Facebook Luncurkan Tombol “Tak Suka”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 16 September 2015 | 10:52 WIB

Dibaca: 0 kali

Facebook, raksasa media sosial, yang telah menghubungkan satu miliar orang perhari untuk saling “share,” seperti diungkapkan oleh CEO-nya, Mark Zuckerberg berencana untuk memberikan fitur yang sudah lama ditunggu-tunggu pengguna, tombol tidak suka atau ‘dislike’.

Ttombol tersebut, menurut Zuckerberg, tidak diciptakan untuk kejahatan, sebaliknya tombol tersebut bertujuan untuk menyajikan pilihan kepada pengguna dalam memberikan reaksi terhadap postingan.

Lebih dari itu, Facebook tidak ingin tombol tidak suka digunakan untuk tidak menghormati atau melecehkan postingan orang lain.

Lebih lanjut, Zuckerberg secara khusus mengatakan bahwa dia tidak ingin Facebook menjadi forum untuk pengambilan suara atau voting, seperti yang dilakukan Reddit.

Sebaliknya, Zuckerberg mengatakan tombol tidak suka ditujukan untuk menyampaikan rasa empati.

Sehingga, jika seseorang berbagi sesuatu yang menyedihkan, seperti kehilangan pekerjaan atau orang yang dicintai meninggal, pengguna dapat menggunakan tombol tidak suka untuk menunjukkan dukungan.

Sayangnya, Zuckerberg belum menyebutkan kapan fitur tersebut akan mulai diluncurkan, seperti yang dikutip “nuga” dari laman situs Phone Arena.

Mark Zuckerberg secara berulang menyatakan itu dalam sesi tanya jawab yang diadakan di markas Facebook di Menlo Park, California.

Zuckerberg mengatakan bahwa tombol itu akan menjadi cara bagi orang untuk mengungkapkan empati.
Ia menyatakan, Facebook “hampir” siap untuk mengetes tombol itu.

Tombol “dislike” terus-menerus diminta oleh para pengguna sejak tombol “suka” atau “like”—yang kini jadi ikon itu—diperkenalkan pada enam tahun lalu.

“Selama bertahun-tahun, banyak yang menanyakan kepada saya soal tombol ‘tidak suka’,” kata Zuckerberg.

“Mungkin ratusan orang telah bertanya soal ini, dan hari ini adalah hari khusus karena saya bisa sampaikan bahwa kami sedang mengerjakannya dan hampir siap untuk mengetesnya.”

Namun, ia mengatakan tidak ingin jika tombol baru itu akan menjadi mekanisme bagi orang untuk “memberi suara buruk” terhadap posting orang lain.

Tombol ini digunakan sebagai ganti “suka” pada peristiwa-peristiwa yang dianggap sedih.

Sebelumnya, Facebook telah meluncurkan asisten virtual yang menggabungkan teknologi kecerdasan buatan dengan tim manusia, untuk bersaing dengan layanan Siri milik Apple, Cortana dari Microsoft dan Google Now ciptaan Google.

Dinamai Facebook M, fitur itu akan hadir dalam aplikasi chat jejaring sosial ini, Facebook Messenger.

Facebook M akan berinteraksi dengan pengguna Facebook Messenger menggunakan pesan seolah-olah teman mereka.

“M adalah asisten digital dalam Messenger yang dapat membantu tugas dan menemukan informasi yang Anda inginkan. M didukung oleh kecerdasan buatan yang terlatih dan diawasi oleh manusia,” kata David Marcus, seorang petinggi Facebook.

“Tidak seperti layanan berbasis AI lainnya di pasaran, M dapat benar-benar membantu Anda. M dapat membantu membeli barang, mengirimkan hadiah ke orang yang Anda cintai, memesan tempat di restoran, mengatur janji dan perjalanan Anda, dan masih banyak hal lainnya,” tambah dia.

Facebook M saat ini sedang dalam uji internal dan dalam tes dengan beberapa pengguna Facebook.

Facebook sendiri belum memastikan kapan fitur ini dapat digunakan di Facebook Messenger.

Screenshot yang diposting Marcus dalam akun Facebook-nya menunjukkan sejumlah contoh permintaan bantuan, antara lain “Bisakah Anda membantu saya memesan bunga untuk ulang tahun ibu saya?” dan “Apakah ada pantai ramah anjing di dekat sini?”, demikian The Guardian.
Facebook sendiri telah mencatatkan penggunanya lebih dari satu miliar orang dalam satu hari.

Jumlah ini disampaikan sendiri oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg, melalui akun Facebook-nya.

“Kami baru saja melewati tonggak penting. Untuk pertama kalinya, satu miliar orang menggunakan Facebook dalam satu hari,” kata dia.

“Pada hari Senin, satu dari tujuh orang di Bumi menggunakan Facebook untuk terhubung dengan teman dan keluarga mereka,” sambung dia.

Komentar