“Copy-Paste” Chrome Android Lebih Mudah

Penulis: Darmansyah

Selasa, 25 April 2017 | 14:25 WIB

Dibaca: 1 kali

Google sedang  mengembangkan kemampuan perangkat Android untuk mengerti konteks situasi pengguna saat memakai ponsel.

Selain software asisten pribadi Google Assistant, belakangan juga diketahui Google berencana menerapkan pemahaman konteks ini di aplikasi Chrome dalam fitur baru bernama “Copyless Paste”.

Hal tersebut diketahui dari baris kode bernama sama di Chrome Canary (versi beta yang belum stabil). Flag “Copyless Paste” bisa diaktifkan, tapi untuk sekarang masih belum berfungsi.

Seperti apa kegunaan Copyless Paste ini? Pengguna nantinya tidak perlu meng-copy suatu tulisan dari peramban Chrome untuk ditempel di aplikasi lain.

Software bisa mengerti apa kandungan laman internet yang sedang dibuka, dan bisa memberikan saran berdasarkan informasi kandungan laman tadi, saat pengguna membuka aplikasi lain.

“Apabila Anda sedang melihat situs restoran, lalu berpindah ke Maps, keyboard akan menyarankan nama restoran tersebut sebagai kata kunci untuk dicari lokasinya di Maps,” sebut deskripsi flag Copyless Paste di Chrome Canary.

Seperti ditulis Venture Beat, hari ini Selasa, 25 April,  data soal pengenalan konteks pengguna ini disimpan secara lokal dan tidak dikirim ke server Google.

Selain itu, dikabarkan, para engineer Google juga telah  mulai mengerjakan Copyless Paste untuk kemudian  membenamkan baris kodenya di Chromium

Copyless Paste disinyalir tidak akan tersedia di perangkat Android low end.

Informasi lebih detail kemungkinan akan diungkap pada ajang konferensi Google I/O bulan depan

Banyak layanan streaming video atau musik yang kini bisa dinikmati secara offline. Pengguna bisa mengunduh konten saat terhubung dengan internet dan memutarnya di kemudian hari.

Layanan serupa telah diberikan oleh YouTube, Spotify, dan yang terbaru adalah Netflix. Kini, Google juga akan melakukan hal serupa untuk browser Chrome di Android.

Browser Chrome akan diberi kemampuan mengunduh semua konten video di situs internet. Hal tersebut memungkinkan pengguna memutarnya secara offline, tanpa koneksi internet.

Diungkapkan oleh  Android Central,  fitur download offline ini sebenarnya sudah tersedia di Chrome versi Canary, tetapi belum stabil.

Google akhirnya berhasil membuatnya stabil dan akan merilis fitur tersebut di platform Android dalam waktu dekat.

Untuk mengunduh konten media dari situs internet, Google menyediakan tombol download berupa anak panah ke bawah di menu bar yang bisa diakses dari tombol pojok “sandwich” di pojok kanan atas.

Tombol itu akan muncul saat situs internet mengandung video.

Konten yang diunduh disimpan di bagian Download yang juga disediakan di versi Chrome terbaru nantinya.

Selain download offline, Chrome terbaru juga akan memiliki fitur koreksi teks otomatis (text autocorrect) dan peningkatan dalam hal pencarian kontekstual di antarmuka.

Google terus berusaha meningkatkan kinerja peramban Chrome besutannya.

Salah satu upaya terakhir adalah penerapan optimalisasi baru yang diklaim meningkatkan kecepatan browser itu sebesar lima belas persen.

Optimalisasi baru yang dimaksud adalah teknologi Profile Guided Optimization (PGO) dari Microsoft.

Rinciannya,  pada dua versi tersebut, waktu startup jadi lebih cepat atau ngebut 17 persen dibanding sebelumnya.

Sementara itu, waktu loading laman baru (new tab) dan rata-rata load time masing-masing meningkat lima belas dan enam persen.

PGO adalah fitur Microsoft Visual Studio yang mengukur interaksi pengguna dengan aplikasi.

Data dari pengukuran ini lantas digunakan untuk kompilasi ulang aplikasi dengan fokus pada fungsi yang paling sering digunakan.

Chrome adalah proyek software besar dengan lebih dari sejuta fungsi di dalam source code,” ujar Software Engineer Google Sebastien Marchand.

“Tak semua fungsi itu setara. Beberapa ada yang sering dipakai, lainnya jarang. PGO memakai data dari eksekusi runtime yang melacak fungsi apa yang sering digunakan dalam memandu optimalisasi,” imbuh dia.

Salah satu teknik optimalisasi yang dipakai PGO adalah menyimpan fungsi-fungsi yang sering dipakai di dalam memori instruction cache CPU agar bisa dipanggil dengan cepat.

 

Komentar