Chrome Bisa Unduh Video Tanpa Internet

Penulis: Darmansyah

Kamis, 8 Desember 2016 | 15:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Browser Chrome terus datang dengan berbagai pembaruan terutama untuk safety dan kemampuan untuk mengunduh semua konten video di situs internet.

Langkah ini  memungkinkan pengguna memutarnya secara offline, tanpa koneksi internet.

“Fitur download offline ini sebenarnya sudah tersedia di Chrome versi Canary, tetapi belum stabil,” tulis blog resmi “google,” Kamis, 08 Desember 2016.

Lan gkah ini diambil Google sebagai jawaban untuk mensejajarkan Chrome dengan layanan streaming video atau musik  lainnya yang kini bisa dinikmati secara offline.

Dan pengguna bisa mengunduh konten saat terhubung dengan internet dan memutarnya di kemudian hari.

Layanan serupa telah diberikan oleh YouTube, Spotify, dan yang terbaru adalah Netflix. Kini, Google juga akan melakukan hal serupa untuk browser Chrome di Android.

Untuk itu pula Google akhirnya berhasil membuatnya stabil dan akan merilis fitur tersebut di platform Android dalam waktu dekat.

Untuk mengunduh konten media dari situs internet, Google menyediakan tombol download berupa anak panah ke bawah di menu bar yang bisa diakses dari tombol pojok “sandwich” di pojok kanan atas.

Tombol itu akan muncul saat situs internet mengandung video.

Konten yang diunduh disimpan di bagian Download yang juga disediakan di versi Chrome terbaru nantinya.

Selain download offline, Chrome terbaru juga akan memiliki fitur koreksi teks otomatis dan peningkatan dalam hal pencarian kontekstual di antarmuka.

Update Chrome terbaru  akan dirilis Google dalam beberapa hari ke depan secara bergelombang untuk masing-masing negara.

Chrome mulai mengambil tindakan serius terhadap situs-situs web yang tidak menggunakan enkripsi sebagai pengaman.

Versi berikutnya dari peramban besutan Google tersebut bakal menyertakan peringatan baru terhadap situs-situs yang masih menggunakan protokol transfer data HTTP

Menurut tulisan di “the verge,” bentuknya berupa peringatan berbunyi “tidak aman” di jendela di samping kolom alamat website.

Ke depan, Google berencana menerapkan jenis label lain seperti simbol segitiga berwarna merah, supaya lebih terlihat oleh pengguna.

“Studi-studi menunjukkan bahwa pengguna tidak menganggap absennya icon ‘secure’ sebagai peringatan,” tulis Google dalam sebuah posting mengenai soal ini.

“Kami berencana melabeli situs HTTP dengan lebih jelas dan akurat sebagai tidak aman, secara bertahap, dan berdasarkan kriteria yang makin diperketat, lanjut Google.

Laman HTTP yang tidak terenkripsi sangat berbahaya apabila digunakan sebagai sarana login ke suatu layanan online. Informasi login rentan dicegat oleh hacker selagi ditransfer dari komputer pengguna ke server.

Google berencana mulai menerapkan peringatan baru ini pada Chrome 56 yang akan diluncurkan pada Januari tahun depan.

Secara bergelombang Google terus berusaha meningkatkan kinerja peramban Chrome besutannya.

Upaya lain yang mereka lakukan adalah penerapan optimalisasi baru yang diklaim meningkatkan kecepatan browser itu sebesar lima belas persen.

Optimalisasi baru yang dimaksud adalah teknologi Profile Guided Optimization dari Microsoft. PGO sudah mulai diterapkan pada Chrome

Rinciannya, seperti ditulisi TechCrunch,  pada dua versi tersebut, waktu startup jadi lebih cepat atau ngebut tujuh belas persen dibanding sebelumnya.

Sementara itu, waktu loading laman baru dan rata-rata load time masing-masing meningkat lima belas persen dan enam persen.

PGO adalah fitur Microsoft Visual Studio yang mengukur interaksi pengguna dengan aplikasi.

Data dari pengukuran ini lantas digunakan untuk kompilasi ulang aplikasi dengan fokus pada fungsi yang paling sering digunakan.

“Chrome adalah proyek software besar dengan lebih dari sejuta fungsi di dalam source code,” ujar Software Engineer Google Sebastien Marchand.

“Tak semua fungsi itu setara. Beberapa ada yang sering dipakai, lainnya jarang. PGO memakai data dari eksekusi runtime yang melacak fungsi apa yang sering digunakan dalam memandu optimalisasi,” imbuh dia.

Salah satu teknik optimalisasi yang dipakai PGO adalah menyimpan fungsi-fungsi yang sering dipakai di dalam memori instruction cache CPU agar bisa dipanggil dengan cepat

Komentar