Cara Mematahkan SMS Berkedok Penipuan

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Februari 2019 | 08:38 WIB

Dibaca: 0 kali

Modus penipuan lewat SMS terus terjadi hingga saat ini.

Pengguna ponsel  sering mendapatkan SMS yang berisi penipuan berkedok hadiah atau permintaan sejumlah uang ke rekening tertentu.

Kendati masih banyak ditemukan modus semacam itu, ternyata masih ada masyarakat yang menjadi korban.

Dewasa ini, modus penipuan mengikuti kecanggihan teknologi. T

Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Pernah ga sih Anda cek handphone dan melihat isinya mayoritas SMS penipuan?

Seiring perkembangan teknologi, modus penipuan pun semakin canggih. Segala cari dihalalkan demi membuat Anda tertipu dan memberikan uang atau data secara cuma-cuma kepada mereka.

Oleh karena itulah, penting bagi Anda untuk mengenal berbagai jenis SMS penipuan agar Anda tidak mudah terkecoh.

Seperti apa sih bentuk-bentuk SMS penipuan tersebut?

Sudah tidak asing lagi bukan banyak kerabat atau keluarga palsu yang SMS minta pulsa? Salah satunya yang paling terkenal adalah mama minta pulsa.

Penipuan ini sempat viral karena beredar di mana-mana

Jika Anda menerima SMS seperti itu, mayoritas kemungkinannya sih penipuan. Tetapi jika Anda penasaran cobalah telepon nomor asli orang terkait (mama/papa/adik/kakak) untuk memastikan keasliannya.

Modus penipuan semacam ini bertujuan untuk memanfaatkan keadaan psikologi sang calon korban dengan menjadikan sang calon korban panik dan segera mengisikan pulsa kepada nomor “mama/papa/adik/kakak”.

Padahal umumnya nomor tersebut adalah nomor penipunya, bukan nomor baru mama/papa/adik/kakak kamu atau bahkan nomor pak polisi.

Memang segala cara dihalalkan, sampai pulsa saja sangat berharga bagi sang penipu. Jadi Anda yang harus cerdas-cerdas mengecek apakah SMS itu asli atau penipuan.

Ini merupakan modus penipuan SMS paling umum kedua, biasanya modusnya adalah memberikan hadiah yang bahkan Anda sendiri tidak pernah mengikuti pendaftarannya dan tidak tahu menahu.

Tapi karena iming-iming hadiah yang menarik, masih ada saja yang tertipu dan kemudian mengikuti panduan si penipu untuk mengunjungi sebuah situs yang terlihat meyakinkan dan ujung-ujungnya Anda akan diminta untuk menelepon dan transfer sejumlah uang untuk bayar pajak hadiah.

Namun sayangnya, meskipun Anda membayar pajak hadiah atau melakukan apapun yang diminta, sang hadiah tidak akan pernah datang.

Bahkan Anda malah kehilangan uang atau berisiko dimanfaatkan data pribadinya untuk penipuan lain atau untuk menguras uang Anda.

Dalam SMS tersebut, biasanya sang penipu mengaku bahwa dirinya adalah orang yang telah melihat rumah atau kosan yang akan dijual ataupun disewa.

Sang penipu kemudian akan mengarahkan Anda untuk menelepon nomor yang diaku adalah kerabat

Namun, jangan sekalipun Anda menelepon nomor tersebut, karena kemungkinan besar Anda kemudian malah diarahkan untuk melakukan transfer sejumlah uang ke rekening tertentu.

Jenis penipuan semacam ini memanfaatkan ketidaktahuan korbannya terhadap teknologi.

Biasanya sang penipu akan menggiring kita untuk mampir ke ATM dan memerintahkan menggunakan bahasa Inggris yang ujung-ujungnya menyuruh transfer ke rekening penipu. Tahu-tahu uang Anda berkurang dan Anda pusing dibuatnya.

SMS penipuan yang satu ini biasanya mengaku telah melakukan transfer ke rekening kita dengan jumlah tertentu. Biasanya bunyinya kira-kira seperti ini:

“Selamat siang, saya sudah transfer sebesar satu juta rupiah ke rekening Anda, mohon diproses orderannya ya.”

Kemudian saat Anda menjelaskan bahwa ia salah nomor, maka Anda akan mulai dibuat bingung dan diarahkan agar mengembalikan sejumlah dana tersebut ke si penipu.

Suatu hal yang fatal adalah sang penipu memang mengirim SMS ini secara acak, tanpa harus mengetahui rekening bank apa yang digunakan oleh sang calon korban.

Dewasa ini, semakin banyak jenis pinjaman uang yang beredar. Mulai dari yang tanpa agunan, dengan agunan, hingga pinjaman uang online.

Sayangnya, variasi yang ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat justru disalahgunakan oleh oknum tertentu dan dijadikan modus penipuan. Salah satunya SMS penipuan yang mengatasnamakan bank atau lembaga keuangan online.

Beberapa ciri dari SMS penipuan yang berkedok pinjaman uang

Untuk mengatasinya, Anda sebaiknya jangan sembarang menerima tawaran pinjaman uang dari kreditur yang tidak jelas asal usulnya seperti ini. Anda justru sebaiknya melakukan beberapa hal ini terlebih dahulu

Nah, itulah beberapa bentuk SMS penipuan yang umum ditemui dewasa ini. Apakah Anda juga sudah pernah menjadi korbannya? Untuk mencegah hal tersebut terjadi kembali, Finansialku akan memberikan beberapa tips untuk mengatasinya di bawah ini!

Seperti telah diketahui sebelumnya, ada-ada saja ide penipu demi memperoleh keuntungan dari Anda. Untuk dapat mengatasinya, cobalah untuk melakukan tips yang satu ini.

Betul sekali, tak lain dan tak bukan pemerintah Indonesia telah mencoba meminimalisasi hal ini.

Berdasarkan info yang diperoleh, kebijakan registrasi ulang akan membawa dampak positif bagi para pengguna kartu prabayar Tanah Air.

Salah satu hal yang paling dikedepankan adalah mengurangi tindak SMS penipuan dari nomor yang tidak dikenal.

Kedua, jika Anda menerima banyak sekali SMS atau telepon penipuan, OJK memfasilitasi pelaporannya. Dengan demikian, saat Anda mengalaminya dan merasa tertipu atau bahkan terganggu, segera saja melaporkannya kepada OJK.

Bagaimana menurut Anda? Apakah fasilitas pemerintah ini akan membantu masyarakat mengatasi SMS penipuan dan meminimalisasi jumlah korban penipuan tersebut? Berikan pendapat Anda pada kolom komentar di bawah ya!

Mencari uang di zaman modern ini memang semakin sulit, sehingga tidak sedikit pula dari mereka yang menghalalkan segala cara untuk dapat bertahan hidup. Sayangnya banyak dari mereka yang memilih cara yang salah, yakni dengan menipu.

Justru karena Anda tahu bahwa mencari uang itu sulit, maka Anda juga harus lebih teliti dan berhati-hati agar tidak mudah menjadi korban penipuan. Kenali dahulu jenis SMS-nya, dan lakukan konfirmasi untuk mengetahui apakah ini benar penipuan atau tidak.

Apabila memang terbukti penipuan, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa tips di atas sesuai bentuk penipuannya. Anda juga bisa melaporkannya ke OJK agar ditindak lebih lanjut.

Dengan demikian Anda sudah menghindari kerugian besar dengan mewaspadai SMS penipuan jenis manapun

Komentar