“Browser” Opera Bisa Buka Situs Apa Saja

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 April 2016 | 15:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Browser Opera untuk komputer kini dilengkapi dengan fitur virtual private network atau pop dengan sebutanVPN. Gratis lagi.

Dan juga bisa dipakai oleh semua pengguna.

Selain cuma-cuma, layanan VPN ini juga bisa digunakan tanpa batasan data.

Dalam peluncuran awal ini, server VPN Opera baru ada di tiga negara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman.

Server di negara lain dijanjikan akan ditambah dalam update versi Opera di masa mendatang.

“Hingga saat ini, kebanyakan layanan VPN dan server proxy cukup terbatas dan berbayar, Opera ingin membuat VPN tersedia untuk semua orang,” tulis Opera dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 April 2016.

Selain bisa dipakai untuk mengakses situs-situs yang dibatasi secara regional, VPN diklaim bisa melindungi browser saat menggunakan internet di Wi-Fi publik.

Penggunaan VPN juga bisa membuat akses ke sebuah situs lebih aman.

“Pengguna Opera desktop kami mendapatkan cara praktis untuk meningkatkan privasi online mereka, serta akses mudah ke semua konten online favorit mereka tidak peduli di manapun mereka berada,” kata SVP Opera, Krystian Kolondra.

Untuk menggunakan fitur VPN, pengguna harus mengunduh aplikasi browser Opera versi developer di situs resminya dengan URL

Setelah diinstalasi, pengguna bisa mengaktifkan fitur VPN dengan klik Menu berlogo “O”, pilih “Settings/Pengaturan” atau “Preference/Kesukaan” kalau di komputer Mac, lalu pilih “Privacy dan Security”, dan aktifkan fitur VPN.

Growth Director Asia, Opera Software, Ivollex Hodiny mengatakan, pengguna internet sekarang mulai tertarik dengan video dengan durasi di atas sepuluh menit.

Riset yang dilakukan perusahaan pembuat browser asal Norwegia itu dilakukan melalui film pendek buatannya yang berjudul “Arah Kisah Kita”

“Lima puluh persen penonton menonton film pendek Arah Kisah Kita hingga akhir cerita dengan durasi selama lima belas menit,” kata

Fakta tersebut sekaligus mematahkan penemuan yang berbeda yang mengatakan kecenderungan netizen selama ini hanya tertarik pada konten video berdurasi di bawah 10 menit saja.

Namun, menurut Hodiny, untuk menjaga agar netizen tetap setia menonton video hingga akhir itu ada syaratnya, yaitu konten yang relevan.

“Dengan konten cerita yang relevan, Opera mampu mengajak netizen untuk menikmati video ini  hingga akhir,” ujar Hodiny.

Film pendek Arah Kisah Kita buatan Opera memang sengaja dibuat “menggantung”. Opera kemudian menggandeng sejumlah YouTubers  untuk membuat alternate ending dari film produksinya itu.

“Semoga konsep serupa dapat kami replikasi di masa mendatang dan menghasilkan lebih banyak lagi karya kolaborasi konten video yang berkualitas,” tandas Hodiny.

Riset terbaru menunjukkan bahwa Indonesia menjadi pengguna VPN terbesar di dunia, akibat banyaknya situs-situs yang diblokir oleh pemerintah.

VPN adalah tool untuk membuat koneksi private dengan data yang dienkripsi. Tool ini sering dipakai untuk membuat alamat IP baru atau browsing internet secara anonim, sehingga bisa dipakai untuk menembus blokir internet di suatu negara.

“Orang menganggap VPN adalah tool yang tidak banyak dipakai, namun kenyataannya banyak pemakainya,” kata Jason Mander, Head of Trends di firma Global Web index.

“Di negara seperti China, Indonesia, dan Thailand, orang-orang memakai VPN untuk mengakali blokir pemerintah,” imbuhnya.

 

Komentar