Bikin Hotspot WiFi dengan Smartphone

Penulis: Darmansyah

Kamis, 4 Januari 2018 | 08:50 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda  tidak menemukan jaringan Wifi?

Jangan khawatir. Anda masih bisa terus “calling” dengan  menciptakan hotspot sendiri berbekal smartphone

Lantas bagaimana  caranya?

Dengan  tethering.

Dan begini caranya seperti ditulis dengan rinci di laman situs “digital trend.”.

Menurut tulisan di laman teknologi itu, cara ini sudah lazim digunakan oleh banyak orang, namun ada pula yang belum mengetahui cara mengaktifkan tethering, apalagi jika pengguna baru saja berganti dari feature phone ke smartphone.

Untuk itu,  “digital trend”  memberikan  cara mengaktifkan personal Wi-Fi atau hotspot tethering lewat perangkat smartphone.

Smartphone yang menggunakan sistem operasi Android dan iOS memiliki pengaturan yang berbeda.

Untuk pengguna Android, Anda dapat mengaktifkannya dengan cara

Membuka setting.dan lantas tekan opsi Network & Internet atau Internet dan jaringan. Kemudian akan muncul beberapa pilihan. Tekan menu hotspot & Tethering.

Selanjutnya setelah menu terbuka, akan muncul beberapa opsi, salah satunya adalah hotspot Wi-Fi.

Geser tombol yang berada di samping opsi tersebut ke kanan untuk mengaktifkan mode hotspot Wi-Fi.

Kemudiannya,  jika Anda ingin membuat sambungan tersebut lebih personal, ketuk pilihan pengaturan hotspot hingga muncul tampilan nama  atau network name  dan password

Masukkan password yang diinginkan dan tekan tombol Save.

Dan selanjutnya, setelah selesai, Anda akan menemukan jaringan Wi-Fi pribadi yang telah dibuat.

Untuk smartphone yang menggunakan sistem operasi iOS, pengaturannya juga cukup mudah dan tidak berbeda jauh.

Anda tinggal membuka Settings. Setelah itu, tekan opsi Personal Hotspot dan  selanjutnya, beralihlah ke menu slider yang ada di samping opsi Personal Hotspot. Ubah tombol tersebut ke posisi On atau berwarna hijau.

Jika ingin menambah password (kata sandi) pada hotspot Wi-Fi, Anda dapat melakukannya di layar yang sama.

Setelah selesai, Anda dapat menghubungkan gadget lain dengan hotspot Wi-Fi pribadi Anda.

Jangan lupa mematikan sambungan hotspot dengan cara yang sama, setelah selesai menggunakan sambungan Wi-Fi dari smartphone.

Perlu diingat ketika menggunakan smartphone untuk menciptakan sambungan Wi-Fi, upayakan baterai dalam keadaan penuh. Sebab, kegiatan ini menguras cukup banyak daya.

Atau bisa juga mengaktifkan fitur ini sembari melakukan pengisian daya. Tapi ini tidak dianjurkan, karena akan membuat ponsel cepat panas dan mempercepat kerusakan baterai.

Begitu juga  bila koneksi nirkabel WiFi yang buruk Anda  tidak perlu panik

Lngkah pertama yang harus dilakukan adalah mengecek router yang Anda gunakan.

Pasalnya, mulai dari posisi sampai pengaturan router ini akan berpengaruh pada kuat atau tidaknya sinyal WiFi.

Saat mengecek router Anda, pastikan Anda mencoba  dengan mengecek posisi router

Router bekerja mengirimkan sinyal ke semua arah. Karena itu, sebaiknya letakkan router di bagian tengah ruangan.

Bila router diletakkan di samping jendela, maka ada sinyal yang dikirimkan ke luar. Ini akan membuat WiFi tersebut sia-sia dan tidak menjangkau seluruh bagian ruangan.

Letakkan router di tempat yang tinggi, misalnya meja atau lemari.

Posisi yang lebih tinggi akan menguntungkan karena router dirancang untuk mengirimkan sinyal ke bawah.

Selain itu, lantai mengandung bahan semen, beton dan logam yang sulit ditembus oleh sinyal WiFi.

Sinyal WiFi akan terpancar lebih kuat di dalam ruangan tempat Anda menyimpan router tersebut.

Atas dasar itu, sebaiknya Anda meletakkan router tersebut dalam ruangan yang sering Anda tempati saat menggunakan internet.

Ada banyak bahan yang bisa menyerap sinyal router dan mengurangi kinerjanya.

Untuk menjaga agar kinerja sinyal tetap optimal, sebaiknya Anda tidak meletakkan router di antara mebel berukuran besar dan dinding, atau di dalam lemari.

Pilihlah posisi yang bebas himpitan serta membuat router tersebut dapat terlihat dari manapun.

Jauhkan router Anda dari perangkat elektronik lain, seperti microwave, telepon nirkabel, serta TV. Perangkat apapun yang menghasilkan sinyal elektromagnetik bisa mengganggu dan melemahkan kinerja sinyal WiFi.

Atur agar antena router berada di posisi vertikal. Posisi ini akan membuat sinyal terpancar secara horizontal sehingga sinyal WiFi lebih mudah menjangkau seluruh bagian ruangan.

Ada sejumlah aplikasi, seperti Cloudcheck atau Amped yang dapat digunakan untuk keperluan ini.

Saat mengecek sinyal, Anda bisa memetakan bagian mana yang menerima sinyal kuat dan mana yang menerima sinyal lemah.

Anda juga bisa mempercepat koneksi WiFi dengan memasukkan pengaturan tertentu pada piranti lunak router.

Akses menuju piranti lunak ini bisa dibuka melalui IP khusus. Anda bisa mengeceknya pada bagian bawah router atau pada panduan yang disertakan dalam boksnya.

Setelah masuk ke dalam menu pengaturan, ubahlah channel frekuensi router tersebut.

Channel tersebut cenderung minim gangguan karena jarang bersinggungan dengan channel yang digunakan orang lain.

Selain pengaturan channel, cek juga pemutakhiran firmware. Biasanya pembuat router akan mengeluarkan pemutakhiran firmware untuk memperbaiki kinerja perangkatnya.

Lakukan speed test untuk mengetahui letak masalah koneksi Anda. Pertama cobalah melakukannya dengan koneksi WiFi, kemudian lakukan hal serupa menggunakan koneksi kabel.

Jika keduanya sama-sama buruk, berarti masalah ada pada penyedia layanan internet Anda.

Ini adalah jalan terakhir. Bila semua sudah dicoba dan Anda sudah memastikan masalah tidak berasal dari penyedia layanan internet, belilah router baru.

Komentar