Batasan Karakter Twitter Resmi Jadi 280

Penulis: Darmansyah

Rabu, 8 November 2017 | 07:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Twitter mengucapkan selamat tinggal pada batasan seratus empat puluh karakter yang selama ini menjadi ciri khas Twitter.

Pengguna kini bisa lebih leluasa ngetweet, karena batasannya telah resmi diperluas menjadi dua ratus delapan puluh karakter.

Setelah melakukan uji coba pada September lalu, hari ini Twitter melalui blognya mengumumkan ketersediaan upgrade itu untuk  seluruh pengguna secara global.

“Lebih banyak ruang akan memudahkan orang untuk menyampaikan pikirannya melalui sebuah tweet. Jadi mulai sekarang, mereka bisa mengatakan apa yang mereka ingin katakan dan mengirim tweet lebih cepat dari sebelumnya,” kata Twitter

Perubahan ini akan efektif di hampir semua bahasa, kecuali bahasa China, Jepang dan Korea, karena pengguna ini sudah lebih dulu menikmati perluasan.

Teknik perhitungan karakter Twitter juga tampaknya berbeda. Sebelumnya, 1seratus empat puluh ditampilkan di sudut kanan bawah kotak tweet.

Namun sekarang, Twitter menggantinya dengan lingkaran bundar di dalam kotak tweet.

Ketika kotak teks kosong, lingkarannya pucat.

Tapi ketika Anda mulai mengetik itu akan mulai terisi warna biru, dan bila Anda melampaui batas dua ratus delapan puluh itu akan menjadi merah.

Fitur baru ini juga akan memberi Anda peringatan dua puluh karakter saat Anda mencapaidua ratus enam puluh karakter.

Konsep tweet dua ratus delapan puluh karakter diperkenalkan oleh Twitter pada bulan September, dan memulai melakukan uji coba untuk beberapa pengguna.

Setelah menjalani uji coba dua bulan, Twitter menganggap perubahan tersebut sebagai perbaikan terhadap layanannya dan melanjutkannya untuk skala yang jauh lebih luas dan lebih permanen.

Dalam uji coba yang dilakukannya, dengan batasan seratus empat puluh karakter, sebanyak sembilan persen tweet melampaui batasan tersebut.

Alhasil, pengguna masih akan menyingkat kata agar tweet-nya tersampaikan.

Sebaliknya selama pengujian dengan batasan dua ratus delapan puluh karakter, hanya satu persen yang melampauinya, sehingga Twitter menyimpulkan ini adalah batasan karakter ideal.

Hasil riset Twitter menyebutkan, bahasa Asia lebih ringkas dan memungkinkan karakter lebih sedikit untuk menyampaikan isi pikiran.

Rencana penghapusan batasan seratus empat puluh karakter sudah pernah beredar beberapa tahun sebelumnya.

Tidak mudah bagi Twitter untuk menyenangkan semua orang, sehingga muncul pro kontra di kalangan netizen.

Baru mendengar rencananya saja, sebagian pengguna sudah memprotes Twitter karena tidak rela kehilangan batasan seratus empat puluh karakter yang sudah menjadi ciri khas Twitter

Komentar