Awas, Google Datang dengan Fitur Khusus

Penulis: Darmansyah

Selasa, 18 Oktober 2016 | 08:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Awas, Google, kini, sedang  menyiapkan satu fitur khusus di ponsel pintar terbarunya, Pixel dan Pixel XL untuk ‘membajak’ pengguna iPhone.

Untuk Anda tahu, dalam kemasan Pixel dan Pixel XL terdapat sebuah adaptor khusus yang berguna untuk memindahkan langsung data dari iPhone ke ponsel Google termutakhir ini.

Fungsi pemindahan bekerja ketika ponsel dinyalakan.

Pemilik iPhone kemudian akan menerima opsi untuk memindahkan seluruh akun email, foto, kontak, hingga pesan iMessage ke dalam Pixel.

Dilengkapi dengan seutas kabel, proses transfer data dapat terjadi secara instan dengan proses yang berlangsung selama beberapa menit.

Meski demikian, transfer hanya dapat berlaku pada konten data.

Sedangkan aplikasi di ponsel Pixel tidak akan berubah setelah proses pemindahan selesai, kecuali sang empunya mengunduh aplikasi yang sama.

Rencana ‘pembajakan’ tidak akan mudah bagi Google.

Bertahun-tahun gagal mengusik dominasi Apple di pasar ponsel premium, fitur ini jadi amunisi baru bagi Google untuk meyakinkan pengguna iPhone beralih ke Pixel.

Google efektif masuk ke dalam persaingan bisnis ponsel pintar global melalui Pixel setelah memperkenalkannya pada awal Oktober ini.

Berbeda dengan seri Nexus yang dirancang Google namun dirakit oleh produsen piranti keras lain, seri Pixel sepenuhnya memanggul nama Google sebagai merek ponsel.

Berbagai fitur unggulan seperti prosesor Qualcomm Snapdragon menjadikan Pixel dianggap mengancam pasar iPhone dan ponsel premium lain.

Namun faktor kecerdasan buatan bernama Google Assistant yang dibenamkan ke dalam mesin Pixel yang membuat ponsel ini lebih menjanjikan ketimbang ponsel-ponsel yang diusung Google sebelumnya sekaligus menonjol di antara kompetitornya.

“Ambisi kami adalah membuat ponsel pintar terbaik di dunia. Kami telah memulai dari Nexus hingga sekarang Pixel, kami ingin merangkul lebih banyak pengguna untuk masuk ke pasar premium kelas atas,” ujar David Burke, VP Engineering Android.

Selain itu, Google  juga bakal membagi indeks pencarian menjadi dua kategori, yaitu mobile dan desktop.

Langkah tersebut seiring dengan makin banyaknya pengguna yang mengakses Google langsung dari ponselnya.

Desas-desus yang beredar menyebut bahwa indeks pencarian mobile akan diubah menjadi indeks primer.

Artinya, semua kata kunci yang dimasukkan pengguna ke dalam kolom pencarian akan memperoleh jawaban dari tumpukan data dalam indeks tersebut.

Sedangkan Google juga akan tetap merawat indeks mengenai hasil pencarian desktop. Namun proses perawatannya tidak akan dimaksimalkan dan informasi di dalamnya tidak akan seaktual indeks pencarian mobile.

Dengan kata lain, pencarian di perangkat mobile akan menghasilkan indeks yang lebih komplit dibanding versi desktop.

Seperti dikutip dari Search Engine Land, , informasi mengenai rencana tersebut diperoleh dari Gary Illyes, seorang Webmaster Trend Analyst yang bekerja sama dengan Google.

Dia juga memprediksi bahwa perubahan indeks akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang.

Hingga saat ini belum ada informasi yang menyebutkan bagaimaan perubahan indeks ini akan bekerja.

Dugaan sementara, penggunaan indeks mobile akan membuat Google lebih mudah menemukan konten yang murni ditujukan untuk pengguna perangkat genggam.

Untuk diketahui, mesin pencari Google memperoleh informasi dengan cara melakukan crawl atau menjelajah internet. Setiap kali melakukan crawl, mesin akan mencatat situs, halaman-halamannya, serta perubahan di dalamnya.

Seiring dengan proses crawl, data akan terkumpul dan dirapikan untuk menciptakan indeks. Bayangkan indeks ini serupa dengan indeks dalam sebuah buku, berisi kata-kata dan lokasi kata tersebut.

Setiap kali Anda memasukkan querry atau kata untuk mencari informasi tertentu, Google akan memakai indeks ini sebagai petunjuk.

Selanjutnya, mesin akan mengantar Anda menuju halaman yang sesuai dengan pencarian.

Selama ini, Google hanya memiliki satu indeks saja, yaitu yang berasal dari pencarian desktop.

Data yang dipakai untuk menentukan peringkat situs mobile pun masih berdasarkan indeks desktop tersebut.

Komentar