Awas!! “Direct Message” Instagram Diintip

Penulis: Darmansyah

Senin, 15 Februari 2016 | 11:20 WIB

Dibaca: 2 kali

“Direct message” pada fitur multiple account Inbstgram bisa diintip?

“Ya,” tulis laman situs “ubergizmo,” Senin, 15 Februari 2016.

Penyebabnya?

Ada bug dalam fitur itu sehingga membuat orang bisa mengintip direct message milik orang lain.

Untungnya kejadian ini hanya terbatas pada akun yang digunakan bersama sehingga tidak semua pengguna multiple account bisa diintip.

Contoh, pengguna pertama memakai akun Instagram A dan B sedangkan pengguna kedua memakai akun B dan C.
B adalah akun yang dipakai bersama.

Bug ini membuat semua notifikasi dan direct message di akun A milik pengguna pertama bisa dibaca oleh pengguna kedua.

Padahal mestinya hanya notifikasi dan pesan akun B saja yang bisa dilihat bersama, karena memang akun ini dipakai berbarengan.

Menurut “ubergizmo,” Instagram sudah menyadari masalah tersebut dan saat ini sedang mencari cara memperbaikinya.

Mereka juga memberikan catatan bahwa bug tersebut tak terjadi pada semua pemakai multiple account.
Ada juga orang yang mengalaminya selama sehari kemudian akun tersebut tiba-tiba saja kembali normal.

Sebelumnya, Instagram meluncurkan fitur multiple account agar pengguna bisa dengan mudah membagi antara akun pribadi dan akun resmi perusahaan.

Fitur ini diluncurkan seiring media sosial milik Facebook itu sedang gencar menawarkan lapak iklan di platform miliknya.

Belum lama berselang Instagram juga membuat terobosan untuk menyenangkan penggunanya lewat kejutan baru baru di dalam platform videonya.

Usai meluncurkan platform videonya tiga tahun lalu, Instagram kembali mendapat antusiasme tinggi dari para pengguna.

Antusias pengguna tak hanya para individu atau anak muda, namun juga organisasi, perusahaan e-commerce, dan lain-lain yang tujuannya untuk promosi dan beriklan.

Sebuah kejutan baru datang dari tulisan resmi di blognya, dengan menyatakan Instagram segera meluncurkan fitur “video views” untuk publikasi video.

Sebuah postingan video dari pengguna nantinya akan diimbuhi oleh keterangan video views alias angka jumlah berapa kali video tersebut telah dilihat oleh pengguna lain.

Video views ini akan terletak tepat di bawah video, yaitu tempat di mana jumlah likes biasanya ditampilkan. Jadi nanti yang tertera bukan lagi jumlah likes, tetapi video views.

Kendati begitu, para pengguna tetap bisa melihat jumlah likes dengan mengklik di bagian angka video views.

Perusahaan mengungkapkan, fitur ini dibikin berangkat dari pertumbuhan para netizen yang menghabiskan waktu menyaksikan video di Instagram sebanyak lebih dari empat puluh persen dalam waktu enam bulan.

“Kami sering mendapat masukan dari komunitas bahwa mereka ingin mengetahui lebih dalam lagi soal berapa banyak orang-orang yang terikat dengan postingan video mereka,” tulis Instagram.

Facebook yang menjadi induk perusahaan Instagram sejak empat tahun silam, juga menambahkan bahwa nilai dari kampanye video sangat penting.

Dari kalkukasi lembaga riset Nielsen, sekitar empat puluh tujuh persen nilai video iklan terdapat di tiga detik pertama, sementara tujuh puluh empat persen persen nilai iklan video meningkat pada sepuluh detik pertama.

Sekitar Oktober tahun lalu Instagram meluncurkan aplikasi Boomerang yang merekam objek bergerak sebagai video.

Aplikasi ini akan mengubah foto selfie biasa menjadi video yang unik.

Secara global, Instagram memiliki empat ratus juta pengguna aktif bulanan di mana tujuh puluh lima persennya berada di luar Amerika Serikat.

Tercatat ada sebanyak delapan ratus juta foto dan video dipublikasikan ke Instagram dan tiga koma tiga miliar likes setiap hari.

Sehari sebelumnya Instagram juga telah mulai menambahkan fitur di aplikasi untuk beberapa pengguna yang memungkinkan mereka beralih ke akun lain tanpa harus login kembali atau keluar terlebih dahulu.

Seperti pertama kali diperhatikan oleh Latergramme, beberapa pengguna Instagram melihat pilihan baru di pengaturan akun mereka untuk menambahkan akun lain tanpa logout.

Kebanyakan orang mungkin tidak memiliki kebutuhan untuk beberapa akun di Instagram, tapi mereka yang mengelola merek atau akun profesional tentu kini tidak akan kesulitan lagi.

Instagram awalnya mulai menguji login multi-account di Android tahun lalu, tapi sepertinya fitur ini mulai tersedia secara lebih luas.

“Kami selalu menguji fitur baru dalam komunitas kita,” kata seorang juru bicara Instagram namun menolak untuk memberikan informasi yang lebih spesifik.

Sebelumnya juga, Instagram mulai terus mencari cara untuk menghasilkan pendapatan, termasuk dengan cara menambahkan durasi waktu di video iklan miliknya.

Sebelumnya iklan di Instagram dapat memuat video hingga 3tiga puluhdetik di Instagram, kini durasi tersebut diperpanjang menjadi enam puluh detik.

Menurut Instagram, perpanjangan durasi tayang ini demi memberikan fleksibilitas kepada para brand dalam membuat konten.

Komentar