Awas!! Ada Tiruan Window “Movie Maker”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 15 November 2017 | 08:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Software editing video Windows Movie maker telah dihentikan pengembangannya, naum begitu, kini, beredar tiruannya yang merugikan pengguna.

Untuk itu  bagi Anda pengguna OS Windows 10 yang ingin melakukan editing video, jangan pernah mengunduh software Windows Movie Maker.

Untuk diketahui aplikasi edit video besutan Microsoft ini telah dipalsukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Awal tahun ini, Microsoft mengumumkan telah menghentikan pengembangan Windows Movie Maker yang biasanya di-bundling dalam Windows Essential

Meski telah memberikan pengumuman, namun sepertinya tidak banyak pengguna Windows 10 yang tahu.

Seperti ditulis laman SlashGear, hari ini, Rabu, 15 November, beberapa pengguna terkejut saat mendapati Windows 10 mereka tanpa aplikasi Movie Maker.

Aplikasi legendaris tersebut telah diganti dengan software edit video lainnya, Story Remix yang di-bundling dalam Windows 10.

Alhasil, para fan Movie Maker mencari link alternatif agar tetap bisa mendapatkan software ini, melalui mesin pencari Google atau Bing.

Hal ini kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menciptakan aplikasi tiruan.

Mereka menciptakan sebuah laman dengan tampilan meyakinkan, sehingga banyak orang terkecoh dan menganggap tampilan tersebut merupakan laman resmi Movie Maker.

Laman penipuan www. windows-movie-maker.org seringkali muncul di deretan atas hasil pencarian Google dan Bing. Penjahat cyber pun berhasil menipu banyak orang untuk melakukan unduhan berbayar.

Awalnya, software bodong ini akan meminta pengguna untuk membayar tiga puluh dollar AS atau kisaran empat ratus ribu rupiah untuk versi lengkap, saat software itu dijalankan untuk pertama kali.

Hal tersebut bakal terjadi berulang kali, ketika pengguna ingin menyimpan dan membuka kembali editan videonya

Celakanya, meski telah melakukan pembayaran berulang kali, hasil kerja pengguna tetap tidak bisa disimpan.

Pemalsuan ini pertama kali diketahui oleh peneliti keamanan di ESET. Sesaat setelah diketahui, ESET kemudian memblokir situs web tersebut dan melayangkan pemberitahuan kepada Google dan Microsoft tentang pelanggaran yang telah terjadi.

Jika seperti ini caranya, pengguna Movie Maker disarankan untuk beralih pada aplikasi editing video lain.

Selain itu, sebelumnya, dalam update Windows 10 Fall Creators Udpate,  raksasa software tersebut menyisipkan fitur anti-gamer curang, TruePlay.

Cara kerja TruePlay mirip dengan sistem anti-curang yang diterapkan oleh Valve, developer sejumlah game terkenal.

Dalam sebuah posting blog, Microsoft menjelaskan bahwa game yang mendukung TruePlay akan dijalankan dalam protected mode untuk menangkis upaya curang.

Sebuah service Windows akan berjalan di layar belakang untuk memonitor manipulasi dan tindak-tanduk yang umum digunakan untuk curang. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, data akan dikirim ke developer game yang bersangkutan.

“Untuk melindungi privasi sekaligus mencegah salah tuding, data ini hanya dikirim ke developer setelah benar-benar dipastikan bahwa ada upaya untuk curang,” tulis Microsoft.

TrueSwitch bisa dimatikan apabila dikehendaki oleh pengguna. Namun, developer game bisa membatasi apa yang bisa dilakukan oleh gamer apabila mematikan fitur anti-curang ini, misalnya ketika bermain online melawan gamer lain.

Bentuk “hukuman” untuk cheater atau gamer yang tak mau mengaktifkan TrueSwitch diserahkan ke masing-masing developer.

Fitur TrueSwitch hanya bisa digunakan dengan game yang dimainkan via Universal Windows Platform  sehingga efektivitasnya mungkin terbatas.

Tak seperti fitur anti-cheat besutan Steam yang bisa ditemukan di lebih banyak game lantaran developernya, Valve, termasuk dominan di industri.

Namun, tetap saja upaya Microsoft melalui TruePlay berpotensi menambal satu celah sehingga mengurangi ruang gerak cheater.

Lantas apa yang baru dari TruePlay?

Dalam Windows Creators Fall Update ini juga terdapat fitur Mixed Reality.

Fungsinya adalah mengombinasikan dunia nyata dengan dunia digital, untuk menyajikan atau mengolah data dan mempresentasikan laporan

Selain itu, Windows Mixed Realitu juga bisa dipakai untuk melihat berbagai objek 3D, misalnya yang dibuat menggunakan aplikasi Paint 3D.

Namun sebagai catatan, pengguna memerlukan headset virtual reality  untuk bisa merasakan fitur tersebut

Pembaruan minor lainnya adalah fitur yang terkait dengan Microsoft Graph. Kali ini ada tambahan fitur berupa OneDrive Files on Demand yang membuat pengguna bisa menyinkronkan folder tertentu sehingga tetap terlihat di dalam komputer.

Pada pembaruan ini Cortana juga sudah bisa memakai fitur Pick Where You Left Off, yang berguna untuk membuat pengguna bisa langsung mengakses sebuah dokumen tepat di halaman yang terakhir dibuka.

Komentar