Apple Buat Dua Langkah Besar Aplikasi

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 Januari 2016 | 10:00 WIB

Dibaca: 0 kali

Apple melakukan dua langkah besar di bulan Januari 2016 ini dengan mendaftarkan nama domainnya yang berhubungan dengan otomotif dan meluncurkan aplikasi khusus migrasi untuk membantu pengguna android.

Spekulasi yang beredar selama ini soal keinginan Apple mengembangkan sebuah mobil semakin nyata.

Ini dibuktikan dengan langkah perusahaan mendaftarkan nama domain yang berhubungan dengan otomotif, termasuk Apple.car.

Produsen iPhone itu kini tercatat membeli nama domain Internet apple.car, apple.cars, dan apple.auto, pada bulan Desember 2015.

Seperti diungkapkan penyedia informasi domain “Who.is,” Apple menjadikan langkah ini untuk mengamankan nama domain Internet ini

Bisa jadi juga domain tersebut nanti digunakan untuk media informasi Apple CarPlay.

CarPlay memungkinkan pengguna menghubungkan sistem informasi dan hiburan kendaraannya dengan iPhone, lalu membuat panggilan sampai memandu navigasi.

Apple sejauh ini memang tidak pernah terbuka mengungkap rencana untuk membangun mobil, tetapi mereka agresif merekrut para ahli otomotif dari perusahaan Tesla, Ford, sampai Mercedes-Benz.

Sejumlah perusahaan teknologi dan otomotif global saat ini sedang mengarahkan penelitian dan pengembangannya dalam membangun mobil pintar.

Perusahaan teknologi Google telah membangun purwarupa mobil pintar yang memanfaatkan listrik sebagai sumber daya, dan bisa berjalan otomatis tanpa kendali sopir berkat sejumlah sensor dan kamera di mobil untuk mendeteksi objek sekitarnya

Selain membeli domain yang berhubungan dengan “car,” Apple juga telah memiliki aplikasi khusus untuk membantu pengguna Android bermigrasi ke sistem operasi mobilenya, iOS.

Kali ini, perusahaan Cupertino itu disebut sedang mengerjakan aplikasi untuk berpindah ke Android.

Menurut tulisan di laman situs “ubergizmo,” Senin, 11 januari 2016, Apple diminta oleh operator mobile untuk mengembangkan aplikasi tersebut sehingga dapat membantu pengguna iOS bermigrasi ke Android.

Aplikasi akan mampu memindahkan kontak, musik, foto dari iPhone ke perangkat yang menggunakan OS Google.

Laporan tersebut lebih jauh juga menyebut bahwa operator wireless khawatir konsumen mereka tak akan berpindah dari iPhone meski mereka ingin karena terkendala pemindahan data dari perangkat lama ke perangkat baru

Saat Apple membuat aplikasi “Move to iOS”, hal tersebut tentu tak mengejutkan karena aplikasi akan sangat membantu calon pengguna iOS.

Namun aplikasi yang bekerja sebaliknya ini agaknya menjadi sebuah kejutan.

“Move to iOS” tersedia secara gratis di Google Play Store. Aplikasi iOS ke Android ini mungkin nantinya juga akan tersedia secara cuma-cuma di Apple App Store meski tidak bisa dipastikan kapan akan mulai tersedia

Sebelumnya, Apple juga membuat heboh dengan berseteru dengan Samsung, di mana keduanya saling menuntut adanya pelanggaran hak paten.

Hakim Lucy Haeran Koh, yang memimpin sidang kedua atas kasus hak paten pelanggaran yang melibatkan Apple dan Samsung, kembali menggelar persidangan.

Kali ini pengacara Apple menuntut atas gugatan teks pesan.

Koh menolak gugatan terhadap Apple. Gugatan atas menuduh raksasa teknologi tersebut atas blokir pesan teks yang dikirim dari pengguna iOS ke perangkat Android.

Koh sebelumnya telah memutuskan terhadap penggugat dengan tidak memberikan status gugatan class action atau tiada gugatan tanpa kepentingan hukum.

Namun, para penggugat kembali menuduh bahwa pada empat tahun lau, mereka telah menanggalkan ekosistem pengguna iOS ke Android.

Teks kemudian dikirim kepada mereka dari pengguna iPhone, yang tidak pernah diterima pada ponsel Android dengan menandai iMessage sebagai lubang hitam untuk teks pesan.

Kendati demikian, pada November dua tahun lalu Apple memperbaiki untuk masalah bug tersebut lantaran mendapati tanggapan dari pengguna Apple, setelah banyak konsumen yang beralih dari iOS ke Android karena tidak bisa menerima teks pesan dari pengguna iPhone.

Sebelumnya, Apple telah meminta Koh untuk mengabaikan gugatan setelah mengetahui bahwa dua dari tiga penggugat tidak menyingkirkan pengguna iPhone mereka, sampai mereka mengajukan gugatan terhadap perusahaan.

Seperti diketahui, bukan hanya Samsung, Apple juga secara tak langsung menyerang Google dengan rencana menggugat sistem operasi Android 4.1 atau yang dikenal Android Jelly Bean.

Komentar