Apa Yang Anda Lakukan Bila Blue Screen?

Penulis: Darmansyah

Jumat, 15 April 2016 | 15:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Anda pengguna Windows?

Tahu apa itu dengan “Blue Screen of Death”

Akrab  disingkat Blue Screen.

Blue Screen  akan muncul ketika komputer mengalami crash karena suatu sebab-restart.

Kalau “petaka” itu datang apa yang Anda lakukan?

Restart?

Atau gigit jari untuk pasrah

Memang kalau itu terjadi tak  banyak yang bisa dilakukan ketika layar mengerikan ini tiba-tiba muncul.

Serangkaian penjelasan yang muncul di Blue Screen pun sukar dimengerti.

Nah, di pembaruan Windows 10 berikutnya, Microsoft disinyalir bakal membuat Blue Screen tersebut tampil keren.

Tampilan barunya dinilai keren karena bisa membantu pengguna mencari penyebab pasti ketika sistem crash,berbeda dari tampilan saat ini yang banyak membuat pengguna kebingungan.

Inquirer, sebuah laman situs terkenal, Jumat, 15 April 2016, meencoba memberi  bantuan.

Bantuan yang  dimaksud adalah QR Code yang bisa dipindai oleh ponsel.

QR Code ini berisi URL yang akan mengarahkan pengguna ke laman Microsoft, di mana terdapat penjelasan mengenai penyebab masalah.

Keberadaan QR-Code Blue Screen ini terungkap dari Windows 10 Insider Preview build 14316. Ia tampak berada di bawah karakter smiley ASCII berbentuk wajah sedih.

Untuk sekarang, QR Code yang bersangkutan hanya menuju URL windwos.com/stopcode.

Ke depan, Microsoft mungkin berencana menyediakan laman khusus berisi informasi lebih detail.

Microsoft membatalkan Project Astoria yang mestinya bertujuan memindahkan sejumlah aplikasi Android ke Windows 10.

Project Astoria diumumkan dalam konferensi Microsoft Build pada tahun  lalu.

Dalam acara yang sama, Microsoft juga mengatakan sedang menjalankan proyek lain bernama Islandwood dengan tujuan memindahkan aplikasi iOS ke Windows 10.

Namun kini,  seperti ditulis oleh  Phone Arena,  raksasa software tersebut merasa kesulitan menjalankan dua proyek dengan tujuan serupa.

Karenanya, mereka memutuskan untuk menghentikan salah satunya.

Pilihan pun jatuh ke Project Astoria, sedangkan Project Islandwood tetap dijalankan.

“Kami menerima banyak saran yang mengatakan bahwa menjalankan dua teknologi Bridges untuk memodifikasi kode sistem operasi mobile adalah tindakan sia-sia,” ujar VP Windows Developer Platform Microsoft Kevin Gallo dalam blog resmi Windows.

“Kini kami telah memilih fokus pada Windows Bridge untuk iOS.”

“ Pengembang aplikasi yang ingin mendalami masalah Android Bridge ke Windows bisa melihat iOS Bridge ini atau Xamarin sebagai solusi,” imbuhnya.

Selain soal proyek modifikasi koding ini, Microsoft juga baru mengumumkan akuisisi pengembang aplikasi mobile Xamarin.

Langkah akuisisi tersebut bertujuan memudahkan raksasa software membuat coding aplikasi yang dapat dipakai Windows, iOS dan Android tanpa menghilangkan cita rasa asli masing-masing sistem.

Komentar