close
Nuga Tekno

Android Q Beta Hadir di Banyak Perangkat

Sejak Android Pie, Google sudah menyebar OS versi beta ke beberapa perangkat non Pixel. Jumlah perangkat itu akan bertambah saat Google merilis Android Q nanti.

Pada gelaran Google I/O 2018 lalu, Google membuat pengumuman yang cukup mengagetkan dengan menghadirkan Android Pie — saat itu namanya masih Android P — beta ke sejumlah perangkat non Nexus dan Pixel.

Berkat Project Treble, pengguna Essential Phone, Nokia 7 Plus, OnePlus 6, Oppo R15 Pro, Sony Xperia ZX2, Vivo X21, dan Xiaomi Mi Mix 2S bisa mencicipi OS tersebut lebih cepat layaknya lini perangkat Nexus dan Pixel.

Project Treble sendiri adalah framework anyar yang membuat pabrikan bisa lebih mudah, cepat dan berbiaya lebih murah untuk membuat perangkat buatannya bisa mencicipi Android versi terbaru.

Framework ini pertama diluncurkan pada dua tahun lalu melalui Android Oreo, namun pengembangannya terus berlanjut di Android Pie, dan kini Android Q, seperti ditulisi Digital Trends, Selasa

Iliyan Malchev, bos Project Treble menyebut kalau Android Q beta akan melibatkan lebih banyak ponsel jika dibandingkan dengan Android Pie beta, yang dikatakannya dalam sebuah podcast bertajuk Android Developer Backstage episode 110.

“Jumlahnya akan lebih besar di perilisan Android selanjutnya, yang membuat saya sangat senang. Saya belum bisa mengungkap jumlah pastinya. Namun trennya cukup positif dan kuat, dan saya sangat senang mendengarnya,” ujar Malchev.

Namun tetap saja Google bakal membuat Android Q developer preview eksklusif untuk Pixel, yang akan berjalan selama dua bulan. Lalu program beta akan dimulai setelahnya, kemungkinan besar di ajang I/O 2019 yang digelar pada awal Mei mendatang.

Dan menguji seberapa signifikan pengaruh mode gelap di Android Q terhadap konsumsi daya. (Foto: Dado Ruvic/Reuters)

Salah satu fitur besar yang akan diusung oleh Android Q adalah keberadaan mode gelap alias dark mode. Berkat “gelap-gelapan” itu, konsumsi daya ternyata bisa hemat sampai 50%!

Angka kisaran 50% itu didapat dari sebuah tes yang dilakukan oleh PhoneArena. Tes itu sendiri, seperti dikutip detikINET dari GizChina.com, dilakukan dengan menggunakan ponsel Google Pixel 3.

Dalam tes tersebut, Pixel 3 itu awalnya diset pada tingkat kecerahan rata-rata pada titik yang tetap. Setelah itu konsumsi daya pada perangkat dipantau setelah mengubah tema antarmukanya ke mode gelap.

“Menurut hasil tes tersebut, aplikasi dasar yang terbenam di dalam ponsel bisa berjalan dengan daya lebih hemat sampai 50%!” kata GizChina.com.

Sepanjang tes itu, staf penguji melakukan sejumlah hal seperti membuka kontak buku telepon, daftar telepon, menu pengaturan, juga membuka penelusuran Google dan melihat hasil pencarian.

Hasil pengukuran daya ini menunjukkan bahwa ketika mode gelap digunakan, konsumsi baterai bisa turun sampai 30% saat menjalankan fungsi browsing dan sejumlah aplikasi dasar.

Tidak cuma itu, tes tersebut juga memperlihatkan kecenderungan bahwa konsumsi daya saat memakai aplikasi pihak ketiga pun bisa lebih irit sampai 20% saat mode gelap sudah diterapkan.

Salah satu contoh yang dipaparkan adalah aplikasi Facebook Messenger, yang aslinya punya warna latar belakang putih terang, mampu mengonsumsi data 20% lebih sedikit dalam mode gelap. Ini berimbas pada baterai ponsel yang hemat
“Kesimpulan umumnya adalah mode gelap global pada Android Q berimbas amat signifikan pada konsumsi daya yang lebih irit di smartphone,” sebut GizChina.com.