Android O Milik Google Resmi Jadi “Oreo”

Penulis: Darmansyah

Selasa, 22 Agustus 2017 | 09:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Android O hari ini, Selasa, 22 Agustus,  melenggang dan resmi menyandang nama “oreo” setelah berbagai spekulasi muncul mengenai nama yang akan disandangnya.

Google  melekatkan nama “oreo” ini setelah resmi memperkenalkan sistem operasi  terbarunya, yakni Android Oreo O sebagai Android Oreo versi  versi teraqnyarnya.

Android Oreo akan menjadi penerus OS sebelumnya, Android Nougat.

Sebetulnya, nama Android Oreo sudah mencuat sejak Mei  lalu.

Nama “Oreo” dipilih karena memenuhi kriteria sebagai makanan camilan manis.

Google sendiri selalu menamai OS-nya dengan nama makanan pencuci mulut, seperti Android Marshmallow dan Android KitKat.

Pada tayangan live streaming Android O, Selasa dinihari WIB,  Director of Product Management Android, Sagar Kamar mengungkap bahwa saat ini Android Oreo baru hadir untuk versi developer preview/public beta dan Android Open Source Project.

Sementara, untuk smartphone pabrikan dari vendor pihak ketiga, mulai dari Samsung, LG, Huawei, HTC, Motorola, hingga HMD Global Home untuk Nokia, Android Oreo baru akan meluncur pada akhir tahun ini.

“Pengguna baru bisa menikmati Android Oreo pada akhir tahun,” ungkap Kamar pada tayangan live streaming yang bertepatan pada kemunculan gerhana matahari ini.

Sesuai janji, Android O bakal membawa sejumlah fitur baru antara lain ikon notifikasi pada aplikasi, mode pictureinpicture, hingga daya tahan baterai yang lebih baik.

Kamar menyebut Google akan membatasi penggunaan aplikasi yang bisa membuat baterai smartphone boros.

Kabar yang tak kalah menarik, Google juga mengumumkan bahwa Android Oreo juga akan hadir pula di smartphone besutan Google, pada tahun ini  Android Oreo telah melalui tahap carrier testing.

Sehari sebelumnya, dalam situs resmi  Google membenarkan bahwa peluncuran Android O akan dilakukan bersama dengan momen gerhana Matahari total di Amerika Serikat.

Peluncuran akan mengambil lokasi di New York.

Namun, raksasa teknologi yang berbasis di Mountain View, Amerika Serikat itu belum juga mengumumkan nama yang akan dipakai untuk Android O.

Prediksi terkuat berdasarkan rumor yang beredar, Google akan memakai nama Oreo.

Nama ini bisa jadi masuk akal karena bertempatan dengan gerhana

Matahari total. Sebab, bentuk Orea berwarna hitam dengan olesan krim putih yang ada di pinggiran dinilai mirip dengan bentuk gerhana di mana Bulan menutupi Matahari.

Adapun prediksi pembocor informasi gadget Evan Blass seputar nama Android O juga sama. Ia berpendapat Google akan memakai nama Oreo untuk sistem operasi teranyarnya ini.

Sekadar informasi, setiap sistem operasi Android selalu mengambil nama dari camilan atau hidangan penutup manis.

Nougat sendiri–ambil contoh–sistem operasi Android  itu diambil dari nama camilan manis yang dibuat dengan gula atau madu, ditambah kacang atau buah-buahan kering.

Rasanya sedikit lebih mirip dengan cokelat Snickers dan Mars, tapi porsinya lebih kecil.

Sistem operasi robot hijau yang muncul secara alfabetis ini selalu hadir dengan nama-nama unik dan menarik. Sebut saja Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, KitKat, Lollipop, Marshmallow, dan Nougat.

Ada pula calon nama lain yang sempat terdengar, mulai dari “Oatmeal Cookie”, “Orange Julius”, “Orange Sherbert”, bahkan “Octopus”. Prediksi-prediksi ini dibiarkan mengambang selama berbulan-bulan tanpa konfirmasi.

Kini, dengan resminya Android Oreo sebagai penerus Android Nougat, kapan khalayak ramai bisa menikmatinya?

Google telah menyediakan sistem operasi Android terbaru itu di Android Open Source Project  Belum diakomodir pembaruan software secara over-the-air di smartphone.

Android Oreo membawa beberapa fitur baru seperti background limit untuk menghemat baterai dan data, notification channel dan dots untuk mempermudah akses ke hal-hal penting, picture in picture untuk menunjang produktivitas dengan dua aplikasi pada satu waktu, serta keamanan yang diklaim lebih mumpuni.

Optimisasi sistem operasi pada Android Oreo digadang-gadang bisa menghasilkan performa dua kali lebih cepat dari versi sebelumnya. Bagi pecinta emoji, ada lebih dari enam puluh emoji baru yang tersedia.

Sehari sebelumnya, Google masih galau dengan nama oreo.

Saat itu belum jua ada kepastian ihwal nama sistem operasi teranyar itu. Sejak beberapa bulan lalu sudah ada beberapa nama yang tercuat.

Nama yang paling sering disebut-sebut adalah “Oreo” karena dianggap memenuhi kriteria penamaan berbasis camilan manis. Dugaan ini diperkuat beberapa indikasi, salah satunya yang muncul beberapa jam lalu.

Ada bocoran gambar yang memperlihatkan karakter Android dengan biskuit Oreo di dadanya. Karakter Android itu tak ubahnya super hero yang bisa terbang.

Pasalnya, beberapa saat lalu pada Android O beta muncul sebuah gurita alias octopus virtual. Google agaknya ingin membuat netizen bertanya-tanya apakah “Octopus” bakal jadi nama Android O.

Sebelum kemunculan octopus, petinggi Android juga sempat mengkicaukan GIF Oreo cake. Lagi-lagi ini adalah klu mengambang yang tak berujung konfirmasi pasti.

Berbagai kemungkinan nama Android O masih terbuka lebar. Untuk sementara Oreo masih menjadi kemungkinan terbesar, meski belum pasti. Beberapa calon nama yang juga santer terdengar “Oatmeal Cookie”, “Orange Julius”, hingga “Orange Sherbert”.

Komentar