Yamaha Yakin Pengalaman Dimiliki Rossi

Penulis: Darmansyah

Selasa, 5 Maret 2019 | 11:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Jelang MotoGP Qatar, akhir pekan ini, Yamaha tetap optimistis dengan pengalaman yang dimiliki pembalap andalannya, Valentino Rossi.

Menurut Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli, Rossi punya magis untuk membuat kejutan.

Beberapa waktu lalu, Rossi melakukan tes di Sirkuit Losail, Qatar, selama tiga hari. Bila dikombinasi, Rossi berada di posisi kelima.

Kendati belum dalam top performance, Meregalli tetap optimistis dengan Rossi. Bahkan, rider berusia gaek itu bakal membuat kejutan di Sirkuit Losail,

“Dia belum secepat itu dan belum mencetak catatan waktu yang sangat bagus. Namun saya tidak khawatir karena, mengingat pengalama dia sebelumnya, kami tahu dia ada di depan saat balapan pada Minggu nanti,” ucap Meregalli, dikutip dari Motor Sport.

“Namun, bagaimanapun, masukan Maverick Vinales tentang motor sama dengan Rossi, meski dia (Rossi) mengeluh tentang kurangnya top speed. Itu adalah poin negatif dari motor kami,” katanya menambahkan jelang MotoGP Qatar.

Meregalli menegaskan, Yamaha sendiri selalu berusaha memperbaiki semua masalah yang dikeluhkan pembalapnya. Untuk keluhan Rossi, Meregalli akan mencari solusi secepatnya.

“Yamaha selalu mencoba untuk mengikuti instruksi pembalap. Jika Maverick senang dengan paket ini dan Valentino memilih untuk mengambil jalan lain, Yamaha akan mencoba mencari solusi untuk membuat Rossi merasa nyaman.”

“Masukan dari Valentino selalu konstruktif. Jika kami harus balapan hari ini, saya berani bertaruh dia ada di depan,” ujarnya menegaskan.

Seentara itu Rossi memprediksi para pebalap yang akan menjadi pesaing terberatnya

Ada enam pebalap yang dinilai Rossi berpotensi bersaing di barisan depan pada balapan MotoGP musim ini, jika melihat hasil tes mereka di Sepang dan Qatar.

Nama pertama yang disebutnya adalah rekan setimnya, Maverick Vinales, yang dinilainya masih amat kuat. Vinales sendiri tercatat sebagai pebalap tercepat pada tes hari terakhir pramusim MotoGP  di Sirkuit Qatar.

“Bagi saya, Maverick Vinales dalam kondisi yang sangat bagus. Di sini [Qatar] dan Malaysia, dia selalu berada di depan,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Berikutnya, The Doctor menyebut Alex Rins dan rookie MotoGP  Joan Mir dari tim Yamaha. Dua pebalap itu dinilainya memiliki potensi besar untuk meraih podium tahun ini.

“Ada nama lainnya yaitu Rins, ia sangat cepat dan membalap amat baik. Dan, sepertinya Suzuki mengalami kemajuan juga karena ada [Joan] Mir yang sangat cepat,” kata Rossi dikutip dari Crash.

The Doctor juga menilai dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Daniel Petrucci, bakal menjadi pesaing terberatnya di posisi depan.

“Dovizioso selalu sangat kuat di Qatar, begitu pula Petrucci tampil impresif selama tes [di Malaysia dan Qatar],” ucap pebalap gaek itu.

Terakhir, tentu saja ia tak lupa menyebut nama rival abadinya, Marc Marquez, yang berpeluang menyabet kembali gelar juara MotoGP

Kondisi Marquez sendiri saat ini masih dalam penyembuhan cedera bahu usai menjalani operasi.

“Tentu saja Marquez. Mereka ini bagi saya adalah para pebalap yang bisa berada di atas,” kata Rossi.

Saat ditanya kepuasannya tentang performa motor M1 Monster Energy Yamaha, Rossi menilai belum sepenuhnya puas. Ia menilai masih ada detail-detail yang harus ditingkatkan jika timnya ingin bisa bersaing di balapan sesungguhnya.

“Anda tidak pernah dalam kondisi siap seperti yang diinginkan. Namun hari ini [tes terakhir di Qatar] cukup bagus. Kami bekerja cukup baik dengan sejumlah kemajuan berarti,” terang Rossi.

Rossi sendiri mengungkapkan bahwa  masih terlalu lambat di motor M1 Monster Yamaha pada tes pramusim di Sirkuit Internasional Qatar.

Di saat rekan setimnya meraih catatan waktu tercepat kedua pada tes hari kedua,  Rossi masih harus berjibaku dengan persoalan di ban belakang. Itu merupakan masalah yang sama dihadapinya musim lalu.

“Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk.”

“Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

Sebelumnya, Rossi berharap ada peningkatan pada performa motornya untuk bisa bersaing ketat di posisi depan pada

“Ini hari yang sangat sulit, saya masih terlalu lambat sehingga kami tidak senang. Kedepannya kami akan mencoba mengikuti cara lain, agar lebih kompetitif,” tegas The Doctor.

Beda halnya dengan Rossi, rekan setimnya di Monster Yamaha Maverick Vinales mengaku sudah cukup puas

“Tentu saja konsistensi menjadi jauh lebih baik. Saya bisa membalap lebih baik. Ketika saya memakai ban baru, saya merasa lebih bagus. Saya mencoba menjaga ritme saya, namun akhirnya ada sedikit masalah dan kembali ke boks,” ucap Vinales.

“Tentu motor lebih baik saat ini dan saya pikir ini merupakan motor terbaik yang kami miliki dalam dua tahun terakhir, namun kompetitor membuat kemajuan yang lebih baik lagi sehingga kami harus bekerja keras, terutama dalam hal akselerasi.”

“Saya pikir saat ini, kami kalah bersaing di area itu. Di sepang tak terlalu, tapi di sini [Qatar] kami kalah [dalam hal akselerasi],” ujar Vinales.

Komentar