Yamaha Apes di Le Mans, Rossi “Terpeleset”

Penulis: Darmansyah

Senin, 20 Mei 2013 | 10:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Dominasi Repsol Honda di awal musim balapan MottoGP 2013  makin menguat,  bersamaan dengan tampilnya “duo” pebalap mereka di podium satu-tiga, Dani Pedrosa dan Marc Marquez, di Sirkuit Le Mans, Perancis Minggu malam WIB,  dan menyebabkan tim Yamaha, Lorenzo-Rossi terlempar di posisi teratas.

Dalam balapan di GP Perancis, Valentino Rossi harus melupakan impiannya naik podium, akibat kesalahan yang membuatnya terjatuh,  untuk kemudian melanjutkan lomba dan finis di posisi kedua belas.  The Doctor kehilangan kesempatan berdiri di podium. Padahal ia, sebelum lomba sudah mencanangkan akan menempati satu dari tiga trap podium.

Valentino  yang mengawali balapan dari urutan delapan,  tampil cukup baik di bawah guyuran hujan yang membasahi sirkuit Le Mans. Pembalap berusia  34 tahun itu  sukses melewati lawan-lawannya hingga menempati posisi empat di pertengahan lomba.

Namun, petaka menimpanya di  kesepuluh lap terakhir. Di bawah tekanan mantan rekan setimnya, Nicky Hayden dalam perebutan posisi empat, Rossi  kehilangan daya cengkeram ban depan saat melahap tikungan La Chapelle dan terjatuh.

Meski bisa kembali ke lintasan, namun Rossi kehilangan banyak waktu sehingga harus puas berada di urutan kedua belas pada akhir balapan. Insiden tersebut tentu menimbulkan penyesalan mendalam buat peraih sembilan titel juara tersebut.

“Sayangnya, kami kehilangan kesempatan untuk meraih hasil bagus hari ini. Saya rasa, kami punya potensi untuk bisa berada di podium (tiga). Kecepatan motor saya cukup baik, dan saya merasa bisa bertarung dengan pembalap di depan,” ujar Rossi di situs resmi MotoGP.

“Saat memasuki tikungan itu (La Chapelle, saya tidak terlalu cepat dan saya merasa tidak melakukan kesalahan apapun. Tapi, saya merasa ada benturan dan kehilangan daya cengkeram pada ban depan. Jadi, sangat disayangkan kami kehilangan poin dan terutama kesempatan untuk naik podium,” sesalnya.

Hasil ini membuat Rossi poisisi Rossi di klasemen pebalap turun satu tingkat dari empat ke urutan lima.. Rossi  mengoleksi 47 poin. Dengan perolehan angka dan posisinya yang terus turun “The Doctor”  kian sulit merealisasikan ambisi merebut mahkota juara ke-10, menyusul selisih 33 poin dari Pedrosa yang memimpin klasemen sementara pembalap.

Rekan Rossi di Yamaha, Jorge Lorenzo  juga apes. Start dari urutan dua, Lorenzo sempat meramaikan persaingan di barisan depan. Dia sempat membuntuti Andrea Dovizioso,  dan menyulitkan Dani Pedrosa yang tepat berada di belakangnya. Namun, seiring turunnya hujan yang cukup deras, Lorenzo mulai kesulitan mempertahankan performa.

“Di awal balapan, motor tidak sama seperti saat pemanasan, tapi tidak terlalu buruk, sehingga saya bisa terus bersaing dengan Andrea (Dovizioso) dan Dani (Pedrosa),” ujar Lorenzo sebagaimana dikutip situs resmi MotoGP.

“Lalu, setelah tiga atau empat lap, performa motor malah semakin buruk dan saya mendapati masalah di semua area. Mulai dari rem hingga akselerasi. Saya tidak yakin dengan daya cengkeram ban belakang saat melibas tikungan, karena saat melakukan akselerasi, ban belakang selalu spinning, tergelincir. Hal ini membuat saya lebih lambat 1 setengah detik jika dibandingkan pembalap lain,” kata juara musim lalu itu..

“Finish ketujuh tercatat sebagai raihan terburuk Lorenzo sejak terjun ke MotoGP (di luar retired) pada 2008. Ini juga kali pertama Lorenzo finish di luar podium, sejak terakhir kali gagal naik podium pada seri MotoGP Indanapolis musim 2011 lalu.

Dengan hasil ini, Lorenzo harus menerima kenyataan turun ke urutan tiga klasemen sementara dengan koleksi 66 poin. Juara dunia dua kali ini terpaut 11 poin dari Marc Marquez dan 17 angka di belakang Dani Pedrosa yang memimpin klasemen

Tidak seapes Rossi dan Lorenzo, pebalap Yamaha Tech, Cal Cruthlow  tak menyangka bisa naik podium.  Pebalap satelit Yamaha ini berdiri di podium dua MotoGP Prancis. Crutchlow tampil impresif pada balapan di Sirkuit Le Mans.

Hasil ini tentu membuatnya senang. Pasalnya, ini merupakan podium pertamanya di musim ini, setelah pada beberapa race sebelumnya gagal naik podium meski punya peluang bagus. “Saya sangat, sangat senang. Luar biasa rasanya bisa berada di sini podium. Kami melakukan pekerjaan hebat, saya rasa kami pantas mendapatkan podium (dua) ini,” ujar pembalap Yamaha Tech 3 dikutip Autosport.

Dalam kesempatan ini, Cruthlow juga bersyukur balapan berlangsung dalam kondisi hujan karena hal itu meringankan beban cedera retak tulang kering yang dialaminya pada sesi latihan, Sabtu kemarin. “Jelas, setelah kecelakaan hebat saya akan sangat kesulitan jika kondisi lintasan kering,” imbuhnya.

Terakhir, pembalap asal Inggris ini juga mengaku sempat cemas di akhir-akhir balapan, karena dia melihat Marc Marquez mulai menebar ancaman kepadanya. Beruntung, Marquez telah panas sehingga tak bisa mengejarnya.

Komentar