Vinales Masih Ragu Gabung ke Yamaha

Penulis: Darmansyah

Selasa, 26 April 2016 | 09:49 WIB

Dibaca: 0 kali

Pebalap Suzuki  asal Spanyol, Maverick Vinales, masiih berada di persimpangan jalan untuk memutuskan apakah akan menerima tawaran Movistar Yamaha di musim depan, yang sekaligus menjadi tendem legenda Valentino Rossi.

Hingga hari ini, seperti ditulis “speedweek,” Selasa, 26 April 2016, Vinales berada dalam “pressure”   dengan pilihan menerima tawaran Yamaha Movistar atau tetap berada di Suzuki.

Maverick mendapat tawaran menggiurkan untuk mengisi slot kosong di Yamaha menggantikan Jorge Lorenzo yang resmi menunggangi motor Ducati musim depan.

“Saya ingin membuat segalanya lebih jelas secepat mungkin. Karena Lorenzo sudah membuat keputusan dan sekarang menurut saya penting untuk membuadan berkonsentrasi ke balapan,” ujar Vinales seperti dilansir Crash.net .

“Tentu saja ini membuat saya berpikir, kan? Karena ketika Anda melihat Yamaha  di urutan pertama dan kedua sedangkan saya dan Aleix di urutan keenam dan kelima, Anda jadi berpikir.”

“ Tapi saya percaya pada Suzuki dan saya yakin mereka masih bisa memperlihatkan hasilnya kepada saya,” ucap pebalap muda asal Spanyol  tersebut.

Rumor yang berkembang setelah balapan di Jerez adalah penawaran awal tim Yamaha kepada Vinales dinilai terlalu rendah dan Suzuki dikabarkan memberikan penawaran yang lebih baik dari segi finansial.

Kendati begitu penampilan Yamaha yang ciamik menjadi godaan tersendiri bagi Vinales. Yamaha musim ini sudah memenangkan dua dari empat balapan dengan masing-masing dimenangkan Rossi dan Lorenzo.

Jika Vinales menolak, Yamaha berencana memboyong pebalap tim Repsol Honda Dani Pedrosa untuk menemani Rossi musim depan.

Vinales mengaku ingin menjernihkan pikirannya terkait kabar ketertarikan Movistar Yamaha untuk merekrutnya musim depan.

Menurutnya, ia masih membutuhkan waktu untuk menentukan masa depannya.

Kali ini pembalap asal Spanyol tersebut dihadapkan pada dua pilihan untuk musim depan. Pilihan itu yakni bertahan atau menempati posisi yang akan ditinggalkan Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha.

“Saya ingin menjernihkan segalanya secepat mungkin karena Lorenzo sudah membuat keputusan dan sekarang saya pikir penting untuk giliran saya dan berkonsentrasi ke balapan,” kata Vinales menukil Crash.

Peraih Rookie of the Year musim lalu tesebut menambahkan, apabila dirinya minder melihat hasil yang didapatkan Yamaha. Tak ayal, ia masih yakin dengan apa yang diberikan  Suzuki padanya.

Vinales menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan Jorge Lorenzo di Movistar Yamaha.

Seperti diketahui, Lorenzo meninggalkan Valentino Rossi karena memutuskan untuk bergabung dengan Ducati pada dua musim mendatang.

Sementara itu Rossi telah memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan Yamaha.

Jelang pertengahan musim, Yamaha disibukkan untuk mencari pembalap agar mereka segera mendapat kepastian dan tenang berkompetisi di musim ini.

Menurut kabar yang beredar, Yamaha akan mengumumkan pembalap baru mereka sebelum balapan di Katalunya yang akan diselenggarakan Minggu 5 Juni 2016.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari Vinales. Ia mengatakan ingin segera mendapat kepastian agar bisa segera berkonsentrasi dengan Suzuki musim ini.

Ia mengatakan Suzuki sebagai tim yang mampu bersaing di papan atas. Namun tak cukup baik untuk menjadi juara.

“Ya, saya ingin segera mendapat kepastian mengenai karier saya. Setelah keputusan Lorenzo, maka penting untuk segera membereskan masalah ini agar saya bisa konsentrasi di balapan,” ujar Vinales seperti diberitakan Speedweek.

“Jika melihat hasil di Jerez, pembalap Yamaha berada di posisi satu dan dua sementara kami berada di posisi lima dan enam. Saya percaya Suzuki tetapi mereka juga harus mampu memberikan hasil akhir kepada kami,” tandasnya.

Dalam ujicoba terbaru tunggangannya, Vinales, mengaku senang dengan adanya perubahan yang dilakukan di kuda besi miliknya.

Menurutnya, dengan menggunakan sayap di motor sedikit membantu dalam kondisi tertentu.

Kendati bukan perubahan signifikan pada bagian kuda besinya, Vinales merasa nyaman. Sebab, pada saat perlombaan kemarin, ia belum menggunakan sayap di motornya.

“Dengan adanya sayap pada motor merupakan  sebuah bantuan, bukanlah perbaikan besar. Karena itu, penggunaannya sangat membantu dalam situasi tertentu,” kata Vinales mengutip Autosport.

Komentar