close
Nuga Sport

Vinales ke Yamaha? Hampir Pasti

Perguliran spekulasi Maverick Vinales berpindah dari Suzuki ke Movistar Yamaha untuk musim mendatang hampor bisa dipastikan akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang, bersamaan dengan perpindahan balapan ke Europa, yang dimulai dari Jerez, Spanyol.

Vinales sendiri tidak membantah  dirinya akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan Tim Garpu Tala jika memang ada tawaran.

“Saat ini belum ada tawaran. Saya  masih fokus untuk mempersembahkan yang terbaik untuk Suzuki Ecstar,” ujarnya kepada “speedweek,” Kamis, 14 April 2016.

Selain Yamaha, Repsol Honda juga dikabarkan tertarik untuk merekrutnya.

Namun, sejauh ini Yamaha tetap berada di pole position untuk merekrutnya.

Yamaha punya alasan kuat memilih  Vinales untuk menjadi tandem Valentino Rossi.

Pembalap berjuluk Top Gun tersebut memang tampil mengilap sejak musim debutnya pada tahun lalu.

Vinales juga dinilai tepat untuk mengisi pos yang kemungkinan ditinggalkan oleh Jorge Lorenzo ke Ducati.

“Memang sangat sulit untuk memutuskan hal itu. Di satu sisi saya pikir Suzuki memberikan saya peluang dengan merekrut saya,” terang Vinales seperti dikutip dari Gazzetta, Kamis.

“Namun di sisi lain ada motor yang bisa memberikan saya kemenangan. Saya harus berpikir keras dan lama untuk mempertimbangkan jika memang saya menerima tawaran dari Yamaha,” ujar sang pebalap.

Kedatangan Vinales ke Yamaha bersamaan dengan masa depan  Jorge Lorenzo yang  kini menjadi perbincangan.

Peraih gelar juara musim lalu itu disebut-sebut telah melakukan kesepakatan dengan Ducati.

Maverick Vinales sendiri sedang mengupayakan tekadnya meraih podium pertamanya di musim ini.

Top Gun  memang tampil impresif pada tiga seri pembuka.

Di seri Amerika Serikat, Vinales berhasil finis di posisi keempat.

Hasil tersebut dijadikan Vinales sebagai bekal jelang GP Spanyol.

“Kami tahu bahwa kami telah bekerja dengan sangat keras. Saya yakin kami akan segera naik podium. Setelah gagal finis sebelumnya, saya berhasil membalas dengan finis di posisi empat.”

“Saya senang dengan hasil tersebut. Kini, saya siap bertarung untuk naik podium,” ujar Vinales,

“Menurut saya, saya berpotensi unggul di seri selanjunya. Saya merasa dapat tampil impresif di sana,” tambah Top Gun Suzuki ini.

Menanggapi rumor tersebut, bos Tim Yamaha Lin Jarvis tak menampik bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa rencana jika Lorenzo resmi hengkang dari Movistar Yamaha. Namun, Jarvis enggan untuk membocorkan hal tersebut.

“Jika kami sedang mencari pengganti, beberapa pembalap dapat menempati posisi tersebut. Kami memiliki rencana B dan C di benak saya.”

“ Namun, apa yang selalu ada di benak saya tidak selalu menjadi kenyataan,” ujar Jarvis, seperti diberitakan Speedweek.

“Mari sama-sama menunggu keputusan akhirnya. Jika Jorge memutuskan untuk hengkang maka kami akan bekerja sama untuk membentuk tim yang kuat lagi,” tandas Jarvis.

Sementara itu  Jorge Lorenzo tak peduli dengan rumor dan spekulasi yang beredar diseputar dirinya dan lebih memilih fokus ke seri keempat MotoGP yang digelar di Sirkuit Jerez pada Minggu 24 April 2016 malam WIB.

Hal itu wajib demi ambisi mengamankan gelar juara di MotoGP2016.

X-Fuera –julukan Lorenzo– mendapat hasil yang lumayan bagus pada seri ketiga yang dilangsungkan di Sirkuit Austin, Senin 11 April 2016 dini hari WIB.

Rider  asal Spanyol itu itu  berhasil finis di posisi dua, di bawah Marc Marquez yang memenangi balapan.

Karena itu, keberhasilan finis di posisi dua dapat dijadikan modal Lorenzo untuk mengemas hasil positif di Jerez.

Peluang Lorenzo menjadi kampiun di sirkuit yang mulai dibangun pada 1985 terbuka lebar.

Sebab semenjak tampil di kelas MotoGP  sudah tiga kali Lorenzo menjadi yang terbaik di Jerez.

Terakhir kali kemenangan Lorenzo di Jerez diraih pada gelaran MotoGP  tahun lalu.

“Pertunjukkan kembali berlanjut di Jerez!,” kicau Lorenzo akun Twitter-nya

Tags : slide