Valentino Rossi Tak Mau Kalah Lagi

Penulis: Darmansyah

Selasa, 14 April 2015 | 11:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Yamaha akan memperbaiki penampilan timnya di lomba MotoGP Argentina, Minggu, pekan depan, setelah di Austin Circuit, Texas, Senin dinihari WIB, 13 April 2015, hanya bisa menempatkan Valentino Rossi di podium ketiga di bawah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Masalah yang dihadapi Movistar Yamaha di Austin, menurut Valentino Rossi adalah tidak bagusnya kondisi ban depan selama lomba berlangsung.

“Secara keseluruhan kami puas dengan capaian di Austin,” kata Rossi ketika akan menuju Beuneos Aires, Argentina, untuk melanjutkan balapan seri ketiga..

Sejak awal, kubu Movistar Yamaha mengaku sudah sulit untuk memprediksi jalannya balapan di Austin.
Pada pagi hari menjelang balapan, mereka tidak bisa melakukan pengecekan terhadap setelan motor yang akan mereka gunakan.

“Ini adalah balapan yang tidak biasa buat kami. Dikarenakan kondisi trek pada pagi hari, kami jadi tidak bisa apakah setelan yang akan kami gunakan bakal bekerja dengan baik atau tidak,” ujar Team Director Massimo Meregalli di situs Yamaha MotoGP.

Kendati demikian, hasil yang diraih justru memuaskan. Rossi, yang sempat bersaing ketat dengan Andrea Dovizioso, akhirnya naik podium dengan finis di urutan ketiga.

The Doctor kini juga tengah memimpin klasemen pebalap dengan koleksi nilai 41, unggul satu angka atas Dovizioso. Padahal, menurut Meregalli, ban motor pebalap asal Italia itu sedikit bermasalah.

“Kami memulai balapan tanpa tahu bakal seperti apa nasib ban kami nantinya, dan itu merupakan masalah yang harus kami hadapi sepanjang akhir pekan kemarin.”

“Hasilnya sendiri cukup bagus. Naik podium selalu jadi hasil yang luar biasa dan dibandingkan musim kemarin, kami membuat kemajuan besar,” kata Meregalli.

Masalah Movistar Yamaha dengan ban juga dapat dilihat oleh Dovizioso.

“Saya mengalami pertarungan yang menyenangkan dengan Valentino Rossi. Tapi, tujuh lap menjelang akhir balapan, saya melihat dia sedikit kesulitan dengan bagian kanan ban motornya,” ucap Dovizioso.

Keinginan Valentino Rossi mendapatkan “akhir pekan sempurna” tak kesampaian karena dia kalah dari Andrea Dovizioso.
Meski demikian, Rossi tetap senang dengan hasil yang dia dapat di MotoGP Austin.

Rossi finis ketiga dalam balapan di Circuit of The Americas, Senin dinihari WIB. The Doctor menyelesaikan lomba di belakang Marc Marquez dan Dovizioso.

Memulai balapan dari posisi keempat, Rossi pada lap-lap awal langsung terlibat duel dengan Dovizioso dan Marquez untuk memperebutkan posisi terdepan. Pada lap ketujuh, Rossi dan Dovizioso beberapa kali saling susul, sementara Marquez melaju sendirian di depan.

Rossi sempat cukup lama berada di posisi kedua. Tapi, enam putaran menjelang finis, pebalap Yamaha itu gagal mempertahankan posisinya dan disalip Dovizioso.

Bagi Rossi, finis ketiga adalah hasil terbaik yang dia dapat di Austin. Pada tahun 2013, dia cuma finis keenam dan pada tahun berikutnya finis kedelapan.

“Saya senang dengan akhir pekan ini karena naik podium adalah target bagus ketika datang ke sini. Di atas kertas, trek ini adalah yang paling buruk untuk motor kami,” ujar Rossi di situs resmi MotoGP.

“Secara umum, saya puas dengan akhir pekan ini karena kami selalu berada di empat-lima besar dan juga tak terlalu buruk dalam kondisi basah. Kalau mau sempurna, saya harus mengalahkan Dovizioso. Tapi, sayangnya dia sedikit lebih cepat,” tutur Rossi.

“Saya tak punya kesempatan untuk berusaha mengejarnya, juga karena setelah menggeber motor selama enam atau tujuh lap, saya harus membalap dengan sangat mulus. Karena beberapa alasan, ban depan aus,” jelasnya.

Meski cuma menempati posisi ketiga di Austin, Rossi masih memimpin klasemen pebalap. Dia mengoleksi empat puluh satu poin dari dua seri, unggul satu poin atas Dovizioso.

“Memimpin klasemen setelah dua balapan tak terlalu penting karena kompetisi masih sangat panjang. Meski demikian, itu bagus karena setelah Austin kami masih berada di puncak dan trek ini adalah salah satu yang paling menyulitkan untuk Yamaha,” ujar Rossi yang dikutip Crash.

Sementara itu, rider Repsol Honda, Marc Marquez, memprediksikan adanya persaingan yang menarik dalam MotoGP musim ini, menyusul hasil yang tersaji dalam MotoGP Austin.

“Sepertinya ini akan jadi musim kejuaraan yang menarik karena Valentino dan Andrea benar-benar konsisten,” kata Marquez di Crash.

“Setelah apa yang terjadi di Qatar, sudah waktunya kembali jadi yang tercepat dan berusaha meraih poin, tapi apapun juga aku gembira karena aku merasa nyaman dengan motor dan hasil ini memberi kami keyakinan menuju balapan berikutnya.”

“Kemenangan ini tidak mudah untuk dinikmati karena kami sudah harus mulai memikirkan Argentina dan tahun lalu itu menjadi sebuah balapan sulit karena sulit memahami tarmac di sana, tapi waktu itu tetap jadi akhir pekan bagus dan kami akan kembali berusaha kompetitif di sana,” tegasnya.

crash, motogp.com dan mcn

Komentar