Valentino Rossi Rela Dikalahkan Lorenzo

Penulis: Darmansyah

Jumat, 5 Oktober 2018 | 08:44 WIB

Dibaca: 1 kali

Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi pesimistis dalam mempertahankan posisi ketiga di klasemen MotoGP  jelang balapan MotoGP Thailand, Minggu .

Rossi terus mengeluhkan performa buruk motor Yamaha M1 sepanjang MotoGP  musim ini yang dianggapnya tidak bisa bersaing untuk meraih gelar juara dunia.

Meski demikian, Rossi tetap mampu bertengger di posisi ketiga klasemen setelah sempat ada di posisi kedua selama beberapa seri.

“Dengan kecepatan kurang baik yang kami tunjukkan selama musim ini, ada di posisi ketiga saat ini merupakan pencapaian besar.”

“Saya punya keunggulan dua puluh sem ilan poin atas Maverick Vinales dan Lorenzo]namun dia tampil sangat kuat di paruh kedua. Jadi saya rasa akan sangat sulit mempertahankan posisi ketiga. Namun tentunya saya akan mencoba untuk konsisten dan meraih poin,” tutur Rossi seperti dikutip dari Crash.

Keberhasilan Rossi ada di peringkat ketiga MotoGP  tak lepas dari sejumlah kesalahan yang dilakukan duo Ducati, Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Di atas kertas, duo Ducati selalu punya kecepatan yang lebih bagus dibandingkan Rossi dan Vinales.

Namun Dovizioso dan Lorenzo beberapa kali gagal finis sehingga hal itu membuat Rossi yang tak pernah gagal finis lebih unggul dari Lorenzo saat ini.

Rossi saat ini hanya unggul 29 poin atas Lorenzo dan Maverick Vinales yang berada di posisi keempat serta kelima. Lorenzo terbilang tidak beruntung setelah terjatuh di MotoGP San Marino dan gagal finis di MotoGP Aragon.

Lorenzo sendiri resmi bisa tampil di MotoGP Thailand, setelah dinyatakan fit untuk berlaga di Sirkuit Internasional Buriram.

Lorenzo tetap hadir di Thailand meski belum pulih seratus persen dari cedera kaki kanan yang didapatnya saat mengalami kecelakaan pada tikungan pertama balapan MotoGP Aragon.

Lorenzo dalam keterangan resmi Ducati mengatakan kaki kanannya masih bengkak. Namun, juara dunia MotoGP tiga kali itu tetap berambisi tampil di MotoGP Thailand akhir pekan ini.

Pihak Dorna selaku pengelola MotoGP memastikan Lorenzo bisa tampil pada balapan di Thailand setelah dinyatakan fit oleh tim medis MotoGP.

Pebalap KTM Pol Espargaro juga dinyatakan fit untuk tampil pada balapan setelah absen di MotoGP Aragon karena kecelakaan di latihan bebas ketiga.

“Setelah mengalami cedera di MotoGP Aragon, baik Jorge Lorenzo dan kompatriotnya Pol Espargaro sudah dinyatakan fit untuk membalap di MotoGP Thailand akhir pekan ini,” demikian pernyataan resmi MotoGP.

Menariknya meski sudah mendapat izin dari tim medis MotoGP untuk tampil di Thailand, Lorenzo masih belum yakin akan tampil pada balapan Minggu.

“Mudah-mudahan saya punya tenaga yang cukup untuk tampil saat balapan. Saya masih merasakan sakit ketika berjalan. Saya yakin akan merasakan sakit saat menunggangi sepeda motor, tapi kita harus menunggu besok,” ucap Lorenzo dikutip dari Motorsport

MotoGP Thailand di Sirkuit Internasional Buriram untuk kali pertama dalam sejarah digelar akhir pekan ini. Thailand menjadi salah satu dari dua negara Asia Tenggara yang menjadi tuan rumah MotoGP  selain Malaysia.

Sebelumnya, Jorge Lorenzomasih merasakan sakit di kakinya yang masih bengkak usai kecelakaan yang dialaminya di MotoGP Aragon. Namun, pebalap Ducati tersebut tetap ingin tampil di MotoGP Thailand, Minggu ini.

Lorenzo mengalami cedera tulang jempol kaki dan retak di bagian metatarsal setelah terjatuh di tikungan pertama pada lap pertama di Sirkuit Aragon.

“Kecelakaan di Aragon tak hanya menghancurkan balapan saya, tapi juga harus realistis pekan ini di Buriram. Saya belum pulih seratus persen.”

“Kaki saya masih bengkak dan saya tidak tahu seberapa sakitnya, apalagi saat menggunakan sepatu. Tapi, saya akan tetap mencoba untuk balapan di Thailand,” ujar Lorenzo seperti dikutip dari Crash.

Lorenzo sendiri masih kecewa karena sebelumnya memiliki harapan cukup besar di MotoGP Aragon, kemudian malah mengalami kecelakaan.

Namun, ia tetap akan berupaya memberikan yang terbaik di lima laga sisa, termasuk di MotoGP Thailand.

“Kami tetap harus berpikir positif meski tes di [Sirkuit] Buriram tak berjalan baik. Situasinya sangat berubah sepanjang musim ini.”

“Pada Jumat [pagi, kami akan mencoba ide yang ide yang lebih baik terkait kondisi saya untuk memastikan bisa kembali balapan. Namun, ini tak akan mudah bagi saya untuk bersaing di situasi seperti ini,” ujar Lorenzo.

Lorenzo sendiri sempat menuding Marc Marquez sengaja memblok jalurnya di MotoGP Aragon sehingga ia langsung terempas pada awal-awal lap pertama.

Meski begitu, pebalap asal Spanyol tersebut tak ingin memperuncing polemik dan mengakui masih berteman dengan kompatriotnya tersebut.

“Bahwa kami beda pendapat terkait insiden dan saya mengungkapkan pandangan saya, bukan berarti kami musuh. Tidak ada perang yang dibuka, dan kami tetap rival [di atas trek],” ucap Lorenzo dikutip dari Marca.

Komentar