Valentino Rossi Inginkan Podium di Assen

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Juli 2018 | 08:46 WIB

Dibaca: 1 kali

Gagal meraih podium di seri Assen Minggu lalu membuat pebalap Yamaha Valentino Rossi cemas. Ini karena Yamaha genap setahun belum dapat meraih podium utama di tiap balapan.

Legenda hidup MotoGP tersebut mengungkapkan, dirinya merasa sudah sangat lama tidak merasakan kemenangan meski ia dan rekan satu timnya Maverick Vinales mendapatkan poin dari beberapa kali podium.

“Saya dan Maverick memang mendapatkan poin dari podium. Ia juga mendapatkan posisi kedua (di Assen). Tapi rasanya sudah sangat lama kami memenangi balapan,” ucap Rossi seperti dikutip Motorsport.com.

Rossi berulang kali mengungkapkan masalah tahun ini berada pada komponen elektronik Yamaha M1.

Rossi berharap ia dapat mengejar posisi Marc Marquez di balapan selanjutnya dengan Yamaha dengan seri tersisa.

Rossi berharap dapat merasakan keuntungan dari pengembangan suku cadang yang sudah dilakukan Yamaha saat paruh kedua musim kompetisi dimulai.

“Motor kami masih baik untuk dikendarai, stabil di pengereman. Tapi motor rival kami mengalami peningkatan pesat di akselerasi dengan perangkat elektronik mereka dan kita tertinggal di belakang,” ucap Rossi.

Pebalap Italia itu berharap Yamaha dapat menyelesaikan masalah yang ada sebab perlombaan masih sangat panjang.

Rossi berharap suku cadang di sisa musim dapat memberikan potensi kemenangan, meski hal tersebut tidak mudah.

Saat ini Valentino Rossi menduduki peringkat kedua klasemen MotoGP dengansembilan puluh sembilan9 poin, Marquez di peringkat pertama mendapatkan seratus emat puluh poin.

Hasil seri Assen lalu membuat selisih keduanya menjauh menjadi  empat puluh satu poin.

Sebelumnya, seperti ditulis crash, Valentino Rossi, mengaku sudah menyerah dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP musim ini

Sikap itu diambil Rossi setelah berkaca dari hasil balapan MotoGP Belanda di mana Marc Marquez menjadi pemenang. Dengan kemenangan itu, Rossi akhirnya mengakui bahwa kecepatan Marquez saat ini sangat sulit ditandingi oleh pebalap lain.

“Dia yang tercepat, lebih cepat dari saya dan juga pebalap lain. Saya pikir, bertarung untuk gelar juara dunia akan semakin sulit,” kata Rossi

Meski demikian, pebalap berjulukan The Doctor ini juga mengakui bakal ada persaingan yang sengit untuk posisi runner-up.

“Tapi pada saat yang bersamaan, saya pikir kami dapat bertarung untuk posisi kedua. Dan akan sangat bagus melawan dua atau tiga pebalap lainnya,” ujar pebalap asal Italia ini.

Dari tujuh seri yang sudah digelar, Rossi belum pernah menjadi juara. Pebalap dengan nomor motor 46 itu hanya bisa meraih tiga kali podium saat menjadi peringkat ketiga di Qatar, Italia, dan Spanyol pada GP Catalunya.

Hasil ini tentunya tidak baik bagi Rossi yang masih memiliki ambisi menggenapkan gelar juara menjadi sepuluh

Sementara itu, ayah Rossi, Graziano Rossi, memberikan komentar tentang penampilan anaknya pada MotoGP musim ini.

Diakuinya, motor Yamaha tunggangan Rossi tidak terlalu kompetitif. Rossi gagal naik podium pada balapan terakhir di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu  lalu

Ini sekaligus mengakhiri rentetan podium yang dia raih bersama tim Movistar Yamaha.

Dalam balapan tersebut, The Doctor, julukan Rossi, terlempar dari posisi podium dan harus puas finis di urutan kelima.

Mengenai hasil tersebut, Graziano Rossi mengatakan bahwa saat ini putranya masih memiliki kesempatan untuk memenangkan gelar juara dunia MotoGP

“Saya rasa tahun ini dan dua tahun ke depan dia  masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan gelar juara,” kata Graziano Rossi

Lebih lanjut, sang ayah juga mengungkapkan bahwa Rossi musim ini menjadi sangat kompetitif.

Sayang, penampilan apik peraih tujuh gelar kelas premier itu tidak didukung performa motor tunggangannya.

“Tahun ini dia  sangat kompetitif. Masalahnya, Yamaha justru tidak kompetitif,” ujar Graziano Rossi.

“Yamaha tidak berada dalam level yang sama dengan tiga tim lainnya. Jadi mereka membutuhkan sedikit keberuntungan untuk menjadi juara,” tambahnya.

Tiga tim yang dimaksud oleh ayah Rossi disinyalir merujuk ke tim Repsol Honda, Ducati dan Suzuki.

Komentar