Rossi Hanya Absen di Dua Balapan MotoGP

Penulis: Darmansyah

Senin, 4 September 2017 | 08:44 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi dipastikan akan absen pada dua balapan MotoGP usai kecelakaan yang menyebabkan kakinya patah dan operasinya berhasil dengan baik.

Rossi sendiri, setelah operasinya yang sukses mengaku ingin segera kembali balapan

Ia menjalani  operasi di Rumah Sakit Riuniti, Ancona, Italia, Jumat  pagi waktu setempat.

“Operasi berjalan baik pagi ini. Ketika saya terbangun, saya merasa dalam kondisi baik,” kata Rossi dalam pernyataan resmi yang dilansir yamahamotogp.

Rossi mengalami kecelakaan saat menjalani latihan enduro di Italia, sehari sebelumnya Dia kemudian dibawa ke rumah sakit di Urbino, Italia sebelum dipindahkan ke Rumah Sakit Riuniti, Ancona.

Kecelakaan tersebut membuat pebalap berusia gaek ini mengalami patah tulang kaki kanan bagian tibia dan fibula. Akibatnya, Rossi harus menjalani operasi untuk memasukan pin logam pada kakinya.

Operasi tersebut ditangani oleh Direktur Divisi Ortopedi dan Traumatologi, dokter Raffaele Pascarella.

“Saya ucapkan terima kasih kepada staf di Rumah Sakit Riuniti, Ancona. Khususnya kepada dokter Pascarella yang telah mengoperasi saya,” ujar Rossi.

“Saya menyesal atas terjadinya kecelakaan ini. Kini yang saya inginkan adalah kembali balapan secepatnya. Saya akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya,” ucap pebalap berusia 38 tahun ini.

Atas kecelakaan ini, Rossi harus menjalani pemulihan selama tiga puluh hingga empat puluh hari. Dalam kurun waktu tersebut, MotoGP  akan memasuki seri GP San Marino  di Sirkuit Misano dan GP Aragon di Sirkuit Motorland Aragon.

Saat ini, pebalap yang memiliki julukan The Doctor itu menduduki peringkat keempat pada klasemen sementara.

Dia tertinggal  dua puluh enam poin dari Andrea Dovizioso yang memuncaki klasemen sementara pebalap.

Rossi  sudah dijadwalkan absen pada dua seri

Lantas siapakah yang akan dipilih Yamaha sebagai pengganti The Doctor di dua seri tersebut?

Hingga kini pihak Yamaha belum menentukan pengganti Rossi, tapi setidaknya ada dua nama pebalap yang masuk radar.

Pertama adalah pebalap tes Yamaha Katsuyuki Nakasuga, dan yang kedua adalah pebalap Tech 3 Yamaha Johann Zarco.

Nakasuga jelas lebih berhak menggantikan peran Rossi di San Marino dan Aragon. Namun, jika Yamaha ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, maka Zarco adalah pilihan yang lebih tepat.

Sepanjang kariernya Nakasuga baru tampil di lima seri MotoGP.

Itu pun menjadi pebalap wildcard di seri GP Jepang secara berutun sejak lima tahun lalu. Prestasi terbaik Nakasuga di MotoGP adalah finis posisi sembilan di GP Jepang musim itu.

Menariknya, Rossi pernah mengkritik Nakasuga. Rossi meyakini Yamaha bisa mengembangkan sepeda motor M1 lebih baik jika memiliki pebalap tes yang lebih mumpuni.

The Doctor menganggap kehadiran sosok Nakasuga tidak banyak membantu Yamaha dalam menguji sepeda motor M1.

“Kami punya Nakasuga. Dia cepat karena sering menang di Superbike Jepang dan berpartisipasi di Suzuka 8-Hour. Tapi, dia tidak secepat saya atau  Vinales,” ujar Rossi seperti dikutip dari Motori News 24.

Minim pengalaman di balapan kompetitif membuat Nakasuga kalah kelas dari Zarco.

Meski berstatus sebagai pebalap rookie, Zarco sudah diklaim sejumlah pihak berpeluang besar menggantikan Rossi secara permanen di Yamaha.

Sebelumnya Zarco mengatakan targetnya di MotoGP adalah menggantikan Rossi di tim pabrikan Yamaha.

Dan pebalap  itu dipastikan akan berusaha mengesankan Yamaha jika diberi kesempatan menjadi pengganti Rossi di San Marino dan Aragon.

“Saya ingin menjadi pebalap tim pabrikan di masa depan. Jadi bisa tampil cepat dan berada di depan Rossi dan Vinales, adalah cara yang pantas untuk mendapatkannya di masa depan,” ujar Zarco seperti dikutip dari Eurosport.

Peluang Zarco menggantikan Rossi cukup besar. Selain berasal dari tim satelit Yamaha, Zarco juga memiliki sponsor yang sama dengan Rossi, yakni Monster Energy.

Yamaha tinggal meyakinkan bos Tech 3, Herve Poncharal, untuk melepas Zarco di dua seri.

Kini tinggal Yamaha yang akan mengambil keputusan. Jika berdasarkan langkah yang benar, maka Yamaha seharusnya memberi kesempatan kepada Nakasuga sebagai pebalap tes. Tapi, jelas Zarco merupakan opsi yang tidak bisa diabaikan Yamaha.

Komentar