Rossi Catat Waktu Terbaik di Losail Circuit

Penulis: Darmansyah

Senin, 5 Maret 2018 | 08:27 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi berhasil membalikkan kesuraman yang melandanya,sehari sebelumnya, lewat  catatan t waktu terbaik kedua dalam sesi tes resmi di Qatar Minggu malam WIB, 04 Maret

Walau mencatat waktu terbaik, Rossi mengaku masih ada sejumlah hal yang harus diperbaiki jelang musim bergulir.

Catatan waktu The Doctor ini hanya kalah dari catatan waktu yang ditorehkan oleh Johann Zarco.

Pebalap Tech3 itu mampu mengukir  lebih cepat dari Rossi.

“Kami semua ada dalam jarak yang sangat dekat. Khusus untuk performa saya, tim kami sudah mulai menemukan solusi dari masalah ban depan.”

“Saya masih belum tahu apa yang akan terjadi di perlombaan nanti. Pada paruh awal lomba saya merasa kuat, namun tentunya setelah itu masih ada sepuluh lap tersisa. Kami menderita dalam hal itu pada musim lalu,” ucap Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Selain itu, Rossi juga masih mengeluhkan soal sistem perangkat elektronik di motor Yamaha YZR-M1 miliknya.

“Yamaha harus bekerja keras saat ini, terutama dalam hal perangkat elektronik. Kami sangat termotivasi karena Yamaha ingin menang musim ini.”

“Namun saya tak tahu berapa lama kami bisa menemukan solusi atas masalah ini. Hal tersebut adalah salah satu titik lemah kami,” ujar pebalap berusia tiga puluh sembilan tahun ini.

Pada musim lalu, Rossi hanya sanggup finis di posisi kelima pada akhir musim. ‘The Doctor’ sempat tampil bagus di awal musim namun kemudian penampilannya jauh menurun mulai pertengahan musim.

Di musim lalu, Rossi hanya memenangkan satu seri balapan, yaitu di GP Belanda, dan lima podium lainnya dari total delapan belas seri balapan yang digelar.

Seri pertama MotoGP 2018 akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar pada 18 Maret mendatang.

Berlainan denagn catatan waktu Rossi, Vinales, rekan satu timnya di Yamaha, justru ambruk di tes ketiga ini.

Untuk itu Rossi mencoba menghibur Maverick Vinales yang hanya finis di posisi kelima pada tes resmi di Qatar.

Vinales ada di posisi kelima  sedangkan Rossi ada di posisi kedua

Meski hanya ada di posisi kelima, Rossi menilai catatan waktu Vinales tidaklah buruk.

“Ya, Vinales tidak gembira namun dia ada di posisi kelima. Bila saja saya ada di posisi kedua namun berjarak lebih dari satu detik, maka saya pun tak akan gembira.”

“Memang ada pendekatan yang berbeda. Vinales masih muda dan selalu ingin ada di depan. Namun MotoGP berubah banyak. Batas kemampuan ban di lintasan hampir mirip bagi setiap pebalap jadi masing-masing pebalap akan merasakan kesulitan,” kata Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Rossi sendiri mengaku masih punya tekad tinggi untuk merebut titel juara dunia ke-10 di dunia balap.

“Tentu saja itu adalah tujuan saya. Namun untuk bisa mewujudkan hal tersebut, saya harus lebih kuat dibandingkan tahun lalu dan meraih lebih banyak podium.”

“Saya tak boleh lagi mengalami masalah di sejumlah sirkuit, seperti Jerez atau Barcelona. Saya harus bisa berada setidaknya di posisi lima besar di tiap seri,” ucap Rossi.

Kabar lain yang juga mengejutkan dari Rossi adalah pernyataannya yang belum mau penisun hingga dua tahun mendatang.

Rossi  ingin menunjukkan bahwa usia tak bisa menghalanginya terus berkarier di MotoGP. Pebalap Yamaha itu menegaskan ingin terus bertahan hingga dua musim mendatang.

Kontrak Rossi bersama Yamaha dipastikan berakhir pada akhir musim ini dan banyak pihak mempertanyakan masa depannya di ajang balap roda dua tercepat di dunia tersebut.

“Kami masih membicarakan hal itu (perpanjangan kontrak) tapi saya rasa iya,” kata Rossi menjawab pertanyaan pada sesi tes pramusim terakhir di Qatar seperti dikutip Crash.

Prestasi Rossi di MotoGP memang sudah menurun dalam beberapa tahun terakhir. Namun, itu disebabkan cedera di luar balapan yang kerap dialami Rossi.

Peraih tujuh gelar juara dunia MotoGP itu baru saja memberi sinyal bahwa dirinya belum habis. Pasalnya, sang pebalap itu sukses meraih posisi kedua pada hari terakhir tes pramusim di Qatar.

Rossi menegaskan bakal segera mengumumkan masa depannya ke publik pada saat yang tepat. Sejauh ini ia hanya fokus menjalani persiapan jelang

“Kami akan umumkan (kontrak baru) saat kami sudah siap. Bagaimanapun kami tidak tertunda dan tepat waktu. Kami juga punya tenggat waktu. Saya rasa itu tak akan jadi masalah besar.”

Jika Yamaha resmi memperpanjang kontrak Rossi hingga dua tahun, maka ia akan terus berada di lintasan balap hingga usia empat puluh satu tahun.

Komentar