Duel Pacman v The Money 17 Hari Lagi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 15 April 2015 | 10:57 WIB

Dibaca: 0 kali

Tujuh belas hari, menurut hitungan mundur, menjelang duel besar tinju dunia, antara Floyd Mayweather Jr melawan Manny Pacquiao di MGM Grand Garden, Las Vegas, Texas, bermunculan pernyataan para pengamat tentang prediksi pertandingan itu.

Dalam rilis terbarunya, media global memuat pernyataan para bintang-bintang besar dunia.
Kini giliran ‘Kapten Amerika’ dan ‘Thor’ yang ikut menyampaikan prediksi siapa yang akan memenangkan duel itu.

Chris ‘Kapten Amerika’ Evans dan Chris ‘Thor’ Hemsworth meyakini pertarungan akan berjalan sangat sengit, sehingga sulit menentukan pemenangnya.

“Kami akan bertaruh siapa yang akan memenangkannya. Saya memilih Pacquiao,” kata Hemsworth dalam wawancara dengan FOX, seperti yang dilansir Philipine Entertainment Portal, Rabu, 15 April 2015

“Oke. Kalau begitu saya akan memilih Mayweather. Itu-lah taruhan kami,” sambung Evans.

Evans dan Hemsworth selanjutnya memikirkan apa yang akan dipertaruhkan untuk menjadi hadiah dari ‘perjudian’ kecil tersebut.

Mulai dari uang jutaan dollar hingga hukuman push up sempat diutarakan keduanya.
Setelah berdiskusi cukup panjang, akhirnya kedua ‘pahlawan’ Amerika Serikat itu membuat kesepakatan unik sebagai hadiahnya.

“Kalau Evans menang, dia akan mendapatkan salah satu anak saya. Tapi kalau saya yang menang, saya akan menjadikan Evans anak keempat,” tuntas Hemsworth.

Duel Pacquiao melawan Mayweather akan dilangsungkan 02 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Laga ini disebut-sebut sebagai laga tinju terakbar tahun ini.

Kabar terbaru lainnya, menjelang duel besar itu, mengatakan, Manny Pacquiao diminta pensiun usai duel melawan Floyd Mayweather Jr

Permintaan ini disampaikan langsung oleh sang istri, Jinky Pacquiao.

Seperti dilaporkan Examiner, Rabu, 15 April 2015, Jinky berniat meyakinkan sang suami untuk segera menggantung sarung tinju. Apa yang sudah dilakukan dan dicapai Pacquiao sepanjang kariernya sudah cukup. Sehingga tidak ada lagi yang harus diperjuangkan.

Pernyataan Jinky bertolak belakang dengan pesan yang pernah disampaikan Pacquiao.

Kepada para awak media Filipina, Pacman -julukan Pacquiao- menegaskan akan terus melanjutkan karier setelah bertarung melawan Mayweather. Apa pun hasilnya, petinju Filipina itu masih berniat menghadapi duel-duel lain.

Hingga kini, Pacquiao sudah bertarung sebanyak enam puluh empat kali, dengan lima puluh tujuh kali kemenangan, dua kali imbang, dan lima kekalahan.

Keputusan pensiun Pacquiao dinilai bukan suatu hal yang mengejutkan, mengingat usianya cukup senja sebagai seorang petinju.

Meski demikian, Jinky meyakini ia dan suami tidak akan membicarakan hal itu untuk saat ini. Menurutnya, yang terpenting sekarang adalah fokus memenangkan duel melawan Mayweather. Ia berharap Pacquiao dapat membawa pulang mahkota juara ke Filipina.

Beberapa hari lalu juga diberitakan, Manny Pacquiao telah merilis lagu yang akan mendukung semangat bertarungnya untuk rakyat Filipina.

Lagu ini juga akan dikumandangkan saat pertarungan besar itu diadakan pada 02 Mei 2015.
Pacman merilis lagu yang berjudul Lalan Ako Para Sa Filipino yang artinya ‘Saya akan bertarung untuk Filipina’.

Lagu ini bergenre rock ballad seperti di era 1980 an. Dalam pembuatan video lagu ini, Pacquiao menggandeng banyak rakyat Filipina untuk bernyanyi bersama.

Lagu ini juga tidak hanya menunjukkan semangatnya untuk menang bersama rakyat Filipina, tapi juga menceritakan kondisi sosial Filipina saat ini. Lagu ini juga sudah beredar di lama Facebook resmi Pacquiao pada Senin 13 April 2015 waktu setempat.

Dalam lirik lagu tersebut memang digambarkan semangat Pacquio dalam menjalani laga terbesar dalam sejarah kariernya di dunia tinju. Berikut petikan lagu petinju berusia 36 tahun seperti dilansir Daily Mail, Rabu, 15 April 2015.

“I will fight the whole world for my country bringing your name.
I’m a Pinoy. We are Pinoy.

I will fight the world with my life at stake.

I will fight for all Filipino”

daily mail, fox entertain dan boxing scene

Komentar