Tiket Pacman v The Money Ludes 60 Detik

Penulis: Darmansyah

Jumat, 24 April 2015 | 08:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Gila! Tiket pertarungan Manny “Pacman” Pacquiao melawan Floyd “The Money” Mayweather Jr, yang akan berlangsung Minggu pagi WIB, 03 Mei 2015, di MGM Garden, Las Vegas, Texas, yang dijual secara online, Kamis sore WIB, 23 April 2015, habis terjual hanya dalam waktu enam puluh detik.

Sebelumnya, penjualan tiket ini sempat tertunda karena penyelenggara pertandingan masih menata sistem penjualannya secara apik. Keterlambatan penjualan tiket ini sempat mengundang protes dari publik karena sisa waktu menjelang duel ini tinggal sepuluh hari lagi.

Saat tiketnya resmi dijual untuk umum, cuma butuh waktu satu menit untuk mencapai status sold out.
Ludesnya tiket itu dalam satu menit menunjukkaqn bahwa para pecinta tinju nampaknya benar-benar sudah tak sabar menyaksikan duel akbar antara Floyd Mayweather melawan Manny Pacquiao. .

Tiket pertarungan Mayewather kontra Pacquiao untuk pertama kalinya dijual untuk publik pada Kamis waktu setempat. Tiket dijual secara online dan dapat diperoleh melalui situs Ticketmaster.

Banyak pecinta tinju yang gigit jari tak bisa menyaksikan langsung pertarungan bertajuk “duel abad ini” tersebut.

MGM Grand sendiri memiliki kapasitas lima belas ribu lima ratus tempat duduk. Namun panitia cuma menjual tiket untuk umum sekitar seribu lembar. Sisanya tidak bisa dibeli oleh masyarakat umum karena diperuntukan bagi keluarga petinju, sponsor, casino, promotor dan para pesohor

Dengan hanya ada lima ratus kursi tersedia, satu orang hanya diperbolehkan membeli maksimal empat lembar tiket saja.

Meski pertandingan Mayweather dan Pacquiao sudah diresmikan sejak Februari lalu, proses penjualan tiket dilakukan sedikit terlambat. Belum tercapainya kesepakatan antara kedua pentinju soal kontrak.
.
Berita lainnya tentang duel ini datang dari kubu Manny Pacquiao, yang akan berusaha menjadi petinju pertama bisa mengalahkan Floyd Mayweather

Mayweather memiliki rekor bertanding empat puluh tujuh kali dengan dua puluh enam KO dan belum pernah kalah. Petinju yang disapa dengan “The Money”ini mengandalkan keterampilan bertahan yang luar biasa untuk menghindari pukulan lawan.

Keterampilan bertahannya ini sempat bobol ketika melawan Shane Mosley pada 2010. Pukulan tangan kanan Mosley telak mendarat di wajah Mayweather dan sempat membuatnya terhuyung di ronde kedua.

Tapi, ia mampu bangkit sejak ronde keempat dan akhirnya menang dengan angka mutlak.

Mantan petinju Nigel Benn menyarankan Pacquiao untuk menggunakan strategi Mosley saat melawan Mayweather.
“Pacquiao harus bertarung persis seperti Shane Mosley lakukan. Dia harus menyerangnya, ia harus maju ke depan,” kata Benn kepada Sky Sports, Kamis, 24 April 2015.

Mayweather hanya butuh dua kemenangan untuk menyamai rekor kelas berat petinju legendaris Rocky Marciano. Meski demikian, gaya hidup Mayweather yang super mewah tak membuatnya mendapat pengakuan atas prestasinya di ring tinju.

“Pertarungan ini akan membuat dia tahu siapa dia. Saya percaya bahwa dia tidak punya pengakuan,” ucap Benn.

“Semua orang-orang yang telah dikalahkan, Oscar De La Hoya hingga Cotto, ia telah mengalahkan semua orang. Zab Judah, ia telah melakukan semuanya.”

“Tapi, saya tidak merasa dia telah mendapat pengakuan karena bagaimana dia kurang ajar. Orang tidak suka itu,” tukas Benn.

Dalam kesempatan terpisah, Floyd Mayweather Jr. mengaku saat ini adalah masa-masa terbaiknya untuk bisa berduel dengan Manny Pacquiao. Mayweather juga tak tertekan, kendati pertarungannya dengan Pacquiao disebut-sebut sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah tinju.

Pertarungan Mayweather kontra Pacquiao bakal berlangsung di Las Vegas, Nevada pada Minggu pagi WIB, 03 Mei 2015 atau Sabtu malam, 02 Mei 2015 waktu setempat.

Petinju berjuluk The Money ini juga menekankan, dia tak terpengaruh dengan ocehan pelatih Pacquiao, Freddie Roach, yang terus melancarkan psywar.

“Saya tahu ini pertarungan terbesar dalam sejarah tinju, tapi saya sama sekali tak tertekan. Saya akan berada dalam kondisi terbaik,” ujar Mayweather, seperti dilansir Boxingnews24.

“Pada akhirnya saat hari pertarungan tiba, hanya akan ada dua petinju di atas ring, bukan apa yang Freddie Roach katakan atau pikirkan. Pekerjaan saya adalah melakukan yang terbaik, menjadi yang terbaik di olahraga tinju,” bebernya.

Petinju asal Amerika Serikat ini mengaku datang ke pertarungan melawan Pacman dengan kepercayaan diri.

Mayweather juga merasa tak perlu banyak bicara, karena sekarang dirinya sudah terkenal sehingga tak perlu menjual pertarungan agar ditonton banyak orang.

“Saya sudah lama berada di olahraga ini dan saya dapat membaca bahasa tubuh petinju dan mata mereka. Semua bertanya tentang rencana saya di atas ring, rencana saya adalah untuk menang,” tegas Mayweather.

“Manny adalah salah satu petinju bagus yang tersisa dari era sekarang, dan akhirnya pertarungan ini terjadi. Saya senang akhirnya pertarungan ini bisa berlangsung,” jelasnya.

boxing scene, ring dan sky sports

Komentar