Marc Marquez Minta Maaf Lewat WhatsApp

Penulis: Darmansyah

Jumat, 20 April 2018 | 08:05 WIB

Dibaca: 0 kali

Marc Marquez terus mengupayakan “damai” dengan Valentino Rossi usai menabrak “the doctor”  di MotoGP Argentina.

Upaya Marquez ini terungkap menjelang  balapan MotoGP Amerika Serikat, Senin dini hari WIB mendatang, lewat pesan yang ia kirim lewat WhatsApp usai insiden

Setelah menabrak dan membuat Rossi terjatuh pada balapan MotoGP Argentina, Marquez ditemani Direktur Tim Repsol Honda Alberto Puig berusaha minta maaf dengan datang langsung ke garasi Movistar Yamaha.

Usaha Marquez untuk minta maaf kepada Rossi gagal dilakukan. Pasalnya sahabat sekaligus asisten Rossi, Alessio ‘Uccio’ Salucci mengusir Marquez dari garasi Movistar Yamaha.

Seperti ditulis laman  Diario Gol, Marquez juga berusaha minta maaf kepada Rossi lewat pesan WhatsApp.

Hal tersebut diungkapkan salah satu sumber di dalam tim Movistar Yamaha kepada Diario Gol.

“Sumber dari lingkungan Yamaha mengungkapkan juara dunia MotoGP empat kali [Marquez] itu mengirim pesan WhatsApp meminta Rossi untuk tidak berperang atas apa yang terjadi di Argentina, demi kepentingan kejuaraan dan olahraga MotoGP,” tulis pihak Diario.

Tidak diketahui apakah Rossi membalas pesan Marquez atau tidak.

Namun, Rossi masih menunjukkan kekesalan terhadap Marquez jelang balapan MotoGP Amerika. Kekesalan itu diungkapkan Rossi lewat Instagram.

“Balapan yang sulit dirusak pebalap berbahaya,” tulis Rossi lewat media sosial Instagram sambil mengunggah foto sedang beraksi di MotoGP Argentina.

Diario Gol juga mengklaim pihak Yamaha akan menjaga perseteruan Rossi dengan Marquez sepanjang MotoGP 2018. Pihak Yamaha menyakini Rossi akan punya peluang lebih besar merebut gelar juara dunia musim ini dengan adanya kontroversi dalam kejuaraan.

Selain kepada Rossi, Marquez juga meminta maaf kepada bos Asosiasi Tim Balap Motor Internasional  atau IRTA Mike Trimby di Sirkuit Austin

Adalah Trimby sosok yang memberi perintah kepada Marquez ketika sepeda motor juara bertahan MotoGP itu mati sebelum start MotoGP Argentina.

Trimby dianggap baik hati karena membiarkan Marquez kembali ke grid dan memulai balapan bukan dari pit-lane.

Trimby, sesuai perintah Race Direction MotoGP, sebenarnya sudah memperintah Marquez untuk masuk pit-lane sebagai hukuman.

Tapi, pebalap itu tidak menggubris perintah Race Direction dan baru mendapat hukuman melalui pit-lane di awal balapan.

Secara regulasi Marquez seharusnya mendapat hukuman start dari pit-lane Sirkuit Termas de Rio Hondo karena menghambat jalannya balapan. Pebalap 25 tahun itu juga bersalah menunggangi sepeda motor berlawanan arah.

Dikutip dari Marca, Marquez bertemu Trimby di garasi Repsol Honda jelang balapan MotoGP Amerika. Marquez minta maaf kepada pria asal Inggris tersebut.

“Maaf atas kesalahpahaman di grid MotoGP Argentina,” ujar Marquez kepada Trimby.

Marquez mendapat tiga penalti sepanjang balapan MotoGP Argentina, termasuk penalti 30 detik karena menabrak pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. Insiden tersebut membuat huungan Marquez dengan Rossi kembali memanas.

Marquez sendiri berharap bisa membalas kegagalan mendapat poin di Argentina saat tampil di MotoGP Amerika, Senin dini hari WIB.

Marquez merupakan pemenang MotoGP Amerika sejak kali pertama digelar

“Setelah balapan yang bagus di Qatar, kami tidak mendapatkan poin di Argentina. Tapi, saya merasa nyaman dengan sepeda motor di kedua balapan. Musim masih panjang dan yang penting kami berada di level yang kami inginkan,” ucap Marquez dikutip dari Crash.

Sementara itu,  Valentino Rossi  berhasrat untuk meraih podium di Austin.

The Doctor baru mengoleksi dua podium dari lima balapan di Sirkuit Austin.

Sirkuit Austin baru menggelar balapan MotoGP pada lima musim lalu lalu. Dari lima edisi balapan, belum sekalipun Rossi meraih gelar

Pada lima tahun silam, Rossi harus puas finis keenam dan mengakui keunggulan Marc Marquez yang kali itu menjalani debutnya di MotoGP.

Musim selanjutnya, Rossi justru menyelesaikan balapan di Sirkuit Austin dengan hasil yang lebih buruk.

Pebalap tim Movistar Yamaha itu finis kedelapan dari delapan belas pebalap yang berhasil menyelesaikan balapan.

Podium pertama Rossi di MotoGP Amerika Serikat terjadi pada tiga musim lalu. Kala itu The Doctor berada di belakang Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Pada dua tahun lalu Rossi mengalami balapan terburuk di Austin. Mengawali lomba dari posisi start ketiga, pebalap veteran itu gagal finis karena kecelakaan di lap kedua.

Prestasi terbaiknya menjadi runner up pada balapan musim lalu. Rossi finis di peringkat kedua  dari sang penguasa MotoGP Amerika Serikat Marc Marquez.

Musim ini Rossi datang ke Austin setelah insiden dengan Marquez di MotoGP Argentina yang berbuntut pada kegagalan finis dan perseteruan di luar lintasan.

Menilai Sirkuit Austin merupakan lintasan yang sulit, Rossi berniat tampil maksimal sejak hari pertama mengendarai motor YZR-M1.

“Kembali ke lintasan setelah balapan yang sulit, seperti di Argentina, adalah hal yang penting. Kami harus bekerja memperbaiki M1 kami dan setiap sesi akan sangat krusial,” ujar Rossi dikutip dari MotoGP.

“Austin adalah trek yang sulit buat saya dan M1, tapi atas alasan itu juga saya harus berada di level terbaik bersama tim saya, sehingga saya bisa menemukan setelah terbaik sejak latihan bebas hari pertama,” sambungnya.

Rossi yang mengantongi enam belas poin dari hasil finis ketiga di MotoGP Qatar berada di peringkat kedelapan klasemen pebalap di awal musim.

Komentar