Tarung Dendam Pacman untuk Mayweather

Penulis: Darmansyah

Kamis, 9 April 2015 | 13:59 WIB

Dibaca: 0 kali

Manny “Pacman” Pacquiao hanya ingin memuaskan dendamnya terhadap Floyd Mayweather Jr, ketika menerima tawaran “perkelahian” dengan petinju bergelimang uang itu, “The Money,” dalam pertunjukkan besar panggung tinju di dekade terakhir ini.

“Pacman sudah babak belur di lecehkan Mayweather Jr. Dia tidak pernah membalasnya dengan kejelakan pula.
Ia tidak ingin komentar Floyd Mayweather Jr dibalas dengan kata-kata. Ia hanya menginginkan pembuktian bahwa Floyd bisa dikalahkan secara terhormat,” seperti disampaikan langsung pelatih Pacquiao, Freddie Roach.

Roach kagum dengan Pacquiao yang tetap menghormati Mayweather, meski sang lawan beberapa kali melancarkan psywar padanya.

Pacquiao dinilai lebih suka menyembunyikan rasa tidak sukanya pada Mayweather.

“Manny bukan orang seperti Floyd. Tindak kekerasan Floyd adalah alasan Manny tidak menyukainya. Manny sangat benci tindak kekerasan. Mungkin itu adalah masalah terbesar darinya terhadap Floyd,” tutur Roach, mengutip ABS-CBN News, Kamis, 09 April 2015.

Terkadang, mantan petinju itu merasa gemas dengan keengganan Pacman -julukan Pacquiao- membeberkan keburukan Mayweather.

Pasalnya, petinju berjuluk The Money itu sering memberikan komentar buruk untuk Pacquaio di depan publik.
“Tapi saya tahu, Manny memang tidak menyukainya. Itu sudah cukup,” jelasnya.

Berbeda dengan Pacquiao, Roach tidak segan membicarakan kejelekan Mayweather di depan publik.

Sang pelatih itu sering menyebut Mayweather sebagai contoh buruk bagi anak-anak. Bahkan di beberapa kesempatan, Roach menilai duel Pacquiao melawan petinju AS itu bagaikan duel malaikat dengan iblis.

Duel Pacquiao melawan Mayweather akan dilangsungkan 02 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Laga ini disebut-sebut sebagai laga tinju terakbar tahun ini.

Freddie Roach, menilai pertarungan melawan Floyd Mayweather Jr sebagai laga wajib menang bagi anak asuhnya.

Sehingga semua orang akan mencampakkan, bahkan melupakan petinju yang kalah.

Roach merasa banyak tekanan menjelang hari pertarungan anak asuhnya. Tekanan menang semakin sering dirasakannya. Ia tidak ingin ketangguhan Pacman -julukan Pacquiao- dilupakan begitu saja kalau nantinya menderita kekalahan.

“Kami harus memenangkan pertarungan ini. Ini akan menjadi laga wajib menang. Kami tidak ingin menjadi kedua terbaik. Tidak ada orang yang akan ingat status itu,” tutur pelatih 55 tahun itu, seperti dilansir Boxing Scene, Kamis, 09 April 2015.

Roach sangat mengharapkan munculnya ‘insting pembunuh’ Pacquiao di laga nanti. Ia tidak akan rela kalau petinju Filipina itu dikalahkan Mayweather. Pacquiao lebih pantas untuk memenangkan laga.

Meski menghormati The Money sebagai petinju, namun secara personal Roach sangat membencinya. Andai tidak berstatus sebagai pelatih Pacquiao, ia yakin akan tetap ingin melihat Mayweather kalah dan dibuat terkapar dengan cepat.

Duel Pacquiao melawan Mayweather akan dilangsungkan 2 Mei di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Laga ini disebut-sebut sebagai laga tinju terakbar tahun ini.

Freddie Roach, bersyukur duel anak asuhnya dengan Floyd Mayweather Jr dilangsungkan tahun ini. Roach yakin ini adalah waktu yang tepat untuk mengalahkan Mayweather.

Wacana pertarungan empat didiskusikan pada 2009 dan 2010, duel Pacman -julukan Pacquiao- dan Mayweather akhirnya baru akan dilangsungkan tahun ini. Roach menilai penundaan laga tersebut sangat menguntungkan Pacquiao.

“Pada 2010, Manny masih berjuang mencapai level welterweight, sedangkan Floyd) sudah mencapai level itu sejak 2005. Jadi kalau duel terjadi saat itu, Floyd jelas diberikan keuntungan,” ungkap mantan petinju itu, mengutip Sky Sports, Kamis, 09 April 2015.

Beberapa tahun terlewati, Roach yakin Pacquiao saat ini sudah menjadi jauh lebih baik. Pacquiao versi 2015 dinilai sudah menjadi lebih dewasa, lebih pintar, dan tidak ceroboh, tak seperti versi 2010. Kini, tidak ada kesempatan bagi Mayweather mengalahkan petinju Filipina itu.

“Dia akan menjadikan ring layaknya papan catur, mengantisipasi setiap pergerakan Floyd. Dia akan siap memotong pergerakan Floyd dan menyerang kapan pun ia mendapat kesempatan. Saya optimis Manny akan membuat K.O Floyd,” papar Roach.

sumber : boxing scene, sky sports dan abs-cbn news.

Komentar