Spekulasi Hubungan Lorenzo-Marc di Honda

Penulis: Darmansyah

Senin, 15 Oktober 2018 | 09:01 WIB

Dibaca: 1 kali

Spekulasi hubungan Jorge Lorenzo dengan Marc Marquez ketika keduanya  bergabung untuk musim depan mulai ramai dispekulasikan.

Ada yang mengatakan hubungan keduanya bias baikan.

Tapi tak kurang banyaknya yang memberi komentar bahwa keduanya akan sulit karena punya ambisi yang berbeda.

Direktur umum tim Ducati Corse Gigi Dall’igna memprediksi musim balap MotoGP tahun depan tidak akan berjalan mulus bagi tim Honda yang diperkuat Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

Pada musim balap MotoGP musim depan Honda menjadi tim yang menjanjikan dengan keputusan mendatangkan Lorenzo untuk menemani Marquez.

Kekuatan skuat Honda dirasakan pula oleh Ducati yang dalam dua musim terakhir menampilkan perbedaan signifikan dalam persaingan balap motor kelas premium tersebut.

Tidak puas hanya menjadi tim kuda hitam, Ducati serius mengincar gelar juara dunia tahun depan.

Dall’igna melihat ada celah menjadi kampiun kendati Honda menduetkan Marquez dan Lorenzo.

“Tahun depan dengan keberadaan Jorge, Honda akan lebih kuat. Tapi dua jagoan dalam tim yang sama akan sulit untuk ditangani. Saya harap kami bisa bersaing untuk meraih gelar juara. Ducati ketika mengikuti kejuaraan hanya berpikir untuk menjadi pemenang,” kata Dall’igna dilansir dari tuttomotoriweb.

Musim mendatang Ducati masih akan mengandalkan Andrea Dovizioso yang musim lalu menjadi runner-up dan kembali membuntuti Marquez pada musim balap musim ini

Selain Dovizioso, tim asal Italia itu akan diperkuat Danilo Petruci yang kini memperkuat Pramac Racing dan sudah tidak asing dengan motor Ducati Desmosedici yang sudah ditunggangi sejak tiga musim silam.

Sementara pada musim ini yang masih menyisakan empat balapan lagi, Ducati masih berambisi menahan gelar juara bagi Marquez yang kini memimpin klasemen pebalap

“Kami ingin membuat selebrasi Marquez dan Honda tidak berlangsung sesegera mungkin,” ujar Dall’igna.

Sebelumnya diberitakan, Jorge Lorenzo akan menghapus rasa marahnya ke Marc Marquez usai kecelakaan di MotoGP Thailand karena kehadirannya di Repsol Honda untuk musim depan

Ya, Jorge Lorenzo harus bersyukur dirinya bisa bergabung ke tim Repsol Honda tanpa ada halangan dari Marc Marquez.

Lorenzo memutuskan pindah ke Honda pada pertengahan musim MotoGP

Lantaran performanya masih buruk hingga pertengahan musim, Lorenzo tak lagi mendapat perpanjangan kontrak dengan Ducati.

Lorenzo lalu disebut menghubungi pihak Honda tentang kemungkinan untuk bergabung ke tim tersebut.

Harapan Lorenzo kemudian terwujud karena Honda juga tengah mencari pengganti Dani Pedrosa yang dianggap kurang kompetitif.

Keputusan Lorenzo untuk bergabung ke Honda juga bisa mulus karena adanya persetujuan dari Marquez.

Baby Alien tidak memberikan isyarat keberatan dan takut untuk bersaing dengan Marquez. Ia menyambut terbuka kedatangan rekan senegaranya tersebut.

“Bagi saya hal itu berarti Marquez sangat percaya pada dirinya dan tak mau menunjukkan kelemahan sama sekali.”

“Saya berutang padanya terhadap fakta bahwa saya bisa bergabung ke Honda. Saya sangat bersyukur karena saat itu saya benar-benar menghadapi situasi yang sulit,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Motorsport.

Sebelumnya Marquez sudah beberapa kal mengatakan bahwa dirinya sangat antusias menyambut musim baru dengan Lorenzo tampil sebagai rekan setim.

“Dengan adanya Lorenzo sebagai rekan setim, maka saya tak punya alasan jika kalah,” tutur Marquez,

Lewat duet Marquez-Lorenzo untuk musim balap MotoGP  dua tahun berikutnya, maka bisa dibilang Honda memiliki ‘The Dream Team’ karena mempunyai dua juara dunia.

Di sisi lain, Honda harus bersiap untuk meredam konflik internal yang mungkin terjadi seperti saat Lorenzo satu tim dengan Valentino Rossi di Yamaha dan Andrea Dovizioso di Ducati.

Pada balapan MotoGP Aragon lalu, Lorenzo sendiri berselisih pendapat dengan Marc Marquez dan menganggap pebalap itu sebagai penyebab kecelakaan yang dialaminya.

Sementara itu, Repsol Honda sendiri mengungkapkan tidak akan sulit melayani kedua pebalap itu di musim mendatang.

Tim Repsol Honda menampik anggapan Valentino Rossi beberapa waktu lalu yang menyatakan Honda bakal kesulitan mengatur dua rider gaek Jorge Lorenzo dan Marc Marquez dalam satu paddock.

“Honda akan menyediakan material terbaik untuk keduanya. Mereka adalah profesional hebat dan saya yakin bahwa perilaku mereka akan baik”

“ Mengagumkan, melihat Lorenzo menjadi rekan Marquez adalah tantangan yang tidak akan diterima semua orang. Untuk mengatakannya, Anda harus sangat berani dan percaya diri,” timpal Manajer tim Repsol Honda Alberto Puig.

Bergabungnya Lorenzo ke Honda pada MotoGP 2019 memang menimbulkan banyak pertanyaan.

Selain mendapat cap sebagai “the Dream Team”, Honda juga dipertanyakan apakah bakal mampu melayani keinginan dua rider juara dunia tersebut secara baik. Terutama meminimalisir konflik.

Tapi lagi-lagi Puig meyakinkan, Lorenzo dan Marquez bakal akur di paddock.

“Apalagi, sebelum memutuskan menggandeng Lorenzo kita lebih dahulu berkonsultasi dengan Marquez dan dia memberi lampu hijau dengan harapan Honda akan lebih hebat lagi,” pungkas Puig.

Komentar