Seruan! Hentikan Dominasi Marc Marquez

Penulis: Darmansyah

Selasa, 12 Agustus 2014 | 10:56 WIB

Dibaca: 0 kali

Aksi sapu bersih kemenangan sepuluh seri yang ditorehkan Marc Marquez di ajang balap MotoGP musim 2014, membuat gerah para publik dan menjadi perdebatan tentang kebaradaan penonton untuk menyaksikan lomba itu.

Dalam wawancaranya dengan “Crash” edisi 12 Agustus 2014, legenda MotoGP Valentino Rossi kembali mengulang seruannya agar dominasi pembalap Repsol Honda tersebut harus segera dihentikan.

Sejak memulai meraih gelar juara dunia pada debutnya di MotoGP tahun 2013, Marquez memang menjadi lawan yang sangat diperhitungkan. Rossi melihat itu sebagai catatan yang baik bagi karier Marquez, namun tidak bagi pembalap lainnya

Untuk Marc, ini sesuatu yang positif. Bagi kami ini sedikit merugikan!” kata Rossi, seperti dikutip Crash.

“Kami harus berusaha mengalahkan dia sebelum kejuaraan berakhir, harus. Dia terlalu mendominasi. Dia luar biasa, tapi kami harus berusaha mengalahkan dia -demi kami dan demi kejuaraan,” sambungnya.

Dari sepuluh seri yang sudah berlangsung, semua sukses disapu bersih oleh Marquez dengan kemenangan. Capaian tersebut membuat Marquez berada di posisi puncak klasemen pembalap sementara dengan raihan 250 poin.

Kemenangan yang diraih Marquez, tak sedikit membuat pihak menilai balapan akan terasa lebih membosankan. Sebab bila Marquez sudah berada di depan, sulit bagi pembalap lain untuk menyusulnya.

Namun, Nicky Hayden tidak setuju jika dikatakan balapan saat ini berjalan membosankan karena dominasi Marquez. Karena yang ditorehkan Marquez di atas lintasan pernah dilakukan oleh pembalap sebelumnya

“Saya tidak berpikir apa yang dia lakukan membosankan. Jika kalian melihatnya, dia selalu membalap dengan sungguh-sungguh. Apa yang dia lakukan pernah terjadi dalam sejarah, tetapi terjadi lama sekali. Dari sisi pembalap, saya tidak ingin ini terjadi!” kata pembalap Drive M7 Aspar ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Aleix Espargaro. Meski begitu, pembalap yang membela tim Forward Racing itu menilai aksi Marquez di atas kuda besinya membuat para pembalap lain terlihat lambat.

“Semua orang ingin mengalahkan dia. Tapi yang pasti, ini tidaklah membosankan. Dia menang di lintasan kering, basah, ketika start dari pit, atau start dari belakang. Banyak cara. Jadi, ini tidak membosankan, tetapi ini membuat kami, para pembalap lain, terlihat sangat lambat. Jadi, seseorang harus menghentikan ini!” ujar Espargaro.

Sementara itu, Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo akui bahwa Marquez adalah pembalap terbaik untuk saat ini dan sulit untuk dikalahkan. Akan tetapi, itu menjadi motivasi tersendiri bagi pembalap lainnya untuk lebih bisa tampil maksimal di setiap serinya.

Legenda balap MotoGP, Mick Doohan, sangat terkesan dengan penampilan Marc Marquez di musim ini. Bahkan, Doohan berani memprediksi bahwa pembalap Repsol-Honda itu akan kembali meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya.

Doohan sendiri melihat bahwa Marquez memang memiliki kemampuan yang cukup hebat saat berada di lintasan dan membuat para rivalnya seperti pembalap amatir. Jawara dunia MotoGP lima kali ini pun yakin bisa menyapu bersih 8 seri yang tersisa di musim ini.

“Marquez membuat para pesaingnya seperti pembalap amatir. Saya tidak meragukan kualitas dan kemampuannya. Jika konsisten maka tanpa ragu ia akan meraih kemenangan di 18 seri MotoGP musim ini,” ucap Doohan, seperti dilansir Washington Times..

Komentar