Sensasi Menjelang Formula One Musim Ini

Penulis: Darmansyah

Jumat, 24 Maret 2017 | 15:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Balapan Formula One untuk musim ini segera berputar bersamaan dengan kehilangan dua daya tariknya,. Nico Rosberg yang mundur dari ajang ini, dan tersepaknya Ecclestone dari posisi orang nomor satu.

Dan apakah daya tarik Formula One akan luntur?

Jawabannya, seperti dinyatakan laman balapan itu,”tidak.”

Kompetisi jet darat ini akan tetap menarik dan ini bisa dibuktikan, nantinya,  dari sirkuit Albert Park, Melbourne, Australia.

Kompetisi balap jet darat tahun ini menjadi spesial karena tak ada juara bertahan yang bakal mempertahankan takhtanya.

Juara dunia F1  musim lalu, Nico Rosberg, telah memutuskan pensiun setelah meraih supremasi tertinggi tahun lalu.

Posisinya di tim balap Mercedes pun digantikan mantan pebalap Williams asal Finlandia, Valtteri Bottas .

Selain itu, nama Bernie Ecclestone kini tak lagi bakal disebut sebagai bos

Pasalnya bos Formula One kini beralih ke konsorsium asal Amerika Serikat, Liberty Media.

Walaupun begitu, Ecclestone masih berada dalam jajaran penting karena pengalamannya menjalankan kompetisi balap jet darat tersebut selama empat puluh  tahun yang berakhir tahun lalu.

Hasil-hasil tes di pramusim menunjukkan Mercedes seolah kesulitan mendominasi balap lagi setelah tiga musim terakhir lalu.

Dalam tiga musim terakhir, Mercedes yang kala itu diperkuat Lewis Hamilton dan Nico Rosberg memenangi 50 grand prix, sementara Ferrari tiga grand prix dan Red Bull lima grand prix.

Namun, kini tampaknya persaingan itu sulit didominasi Mercedes lagi. Ferrari yang masih diperkuat Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen menunjukkan taji yang mencengangkan dalam ajang-ajang tes pramusim lalu.

Selain itu, mobil yang lebih besar, daya hambatan angin, dan ukuran ban memberi harapan waktu putaran sirkuit yang semakin cepat dibandingkan tahun lalu.

“Dari titik pengemudi desain mobil tahun ini lebih baik di segala bidang,” kata Vettel seperti dikutip dari AFP.

“Pengereman lebih baik, saat menikung lebih baik, dan anda juga punya grip yang lebih baik. Ia bekerja seperti aspirin,” kata Vettel.

Pebalap hebat di tim baru selalu memunculkan pertanyaan di awal musim. Bagaimana kiprahnya pada musim baru bersama tim baru tersebut?

Sebastian Vettel mengalami musim mengecewakan ketika dia memilih pindah dari Red Bull ke Ferrari pada dua tahun lalu

Fernando Alonso lebih menderita lagi saat memilih tim McLaren ketika putus kontrak dengan Ferrari pada musim itu.

Lalu pebalap termuda sepanjang sejarah Formula One, Max Verstappen, justru makin trengginas saat pindah dari Toro Rosso ke Red Bull Racing pada tahun lalu.

Nah, pada musim ini, Mercedes yang menguasai kompetisi dalam tiga tahun terakhir dengan menempatkan pebalapnya di urutan satu-dua pada akhir klasemen, memiliki pebalap baru.

Nico Rosberg memutuskan pensiun usai menjadi juara dunia tahun lalu. Sebagai gantinya, Mercedes menunjuk pebalap Finlandia, Valtteri Bottas.

Pebalap yang musim lalu finis di urutan ke delapan bersama tim Williams itu yang pasti bakal menantikan tantangan tersebut.

Bottas sendiri baru sembilan kali merasakan berdiri di podium grand prix yakni dalam tiga musim terakhir.

Tahun lalu, Bottas hanya sekali berdiri di podium.

“Mungkin ada yang salah dengan saya karena saya sama sekali tak merasakan ketakutan atau tekanan,” tukas Bottas menanggapi hal tersebut seperti dikutip dari The Guardian.

“Saya tahu tingkat kemampuan saya dan saya masih bisa untuk menjadi lebih baik lagi.”

Risiko kehilangan pebalap yang dua kali juara dunia, Fernando Alonso begitu besar dialami tim McLaren jika tak kompetitif tahun ini.

Pasalnya Alonso bakal habis kontraknya di akhir musim. Mantan pebalap Ferrari itu mengaku kecewa dengan performa McLaren bersama mesin Honda sejak dirinya memutuskan bergabung pada dua tahun silam.

Dua musim terakhir, Alonso terlihat seperti pebalap semenjana yang tak bisa berkompetisi di sirkuit. Hal itu terjadi karena persoalan-persoalan teknis mesin McLaren yang kembali disuplai Honda

Tapi, belum juga musim berjalan, pada ajang pramusim lagi-lagi McLaren dan Honda mengecewakan Alonso karena tak bisa maksimal menggeber kemudi  di ajang pramusim akibat persoalan teknis kembali menghantui.

tu pun menimbulkan spekulasi apakah Alonso atau Honda yang McLaren hilangkan jika sepanjang musim ini kembali mengalami persoalan-persoalan sama. Tapi, sejauh ini tampaknya Alonso akan tetap dipertahankan karena pengalamannya.

“Kami perlu untuk lebih kompetitif lagi untuk menjaga bahagia. Jika kami kompetitif, dia akan bagia, jika tidak dia akan mengambil keputusannya sendiri,” tukas Direktur Balap McLaren  Eric Boullier seperti dikutip dari AS.

McLaren memutuskan kembali bekerja sama dengan Honda setelah selama hampir satu dekade menggunakan mesin dari Mercedes.

Kala menggunakan mesin pabrikan Jerman tersebut, McLaren dan Ferrari bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Gantung setir bukan berarti mundur seutuhnya dari dunia balap. Itulah yang ditegaskan mantan pebalap Formula One  Nico Rosberg.

Rosberg secara mengejutkan mengumumkan pensiun usai merengkuh gelar juara dunia untuk kali pertama

Pria asal Jerman itu mengumumkan keputusannya untuk kali pertama lewat akun media sosial, Facebook.

Dalam wawancara untuk majalah olahraga asal Jerman, Sport Bild, ia mengatakan tak menutup peluang kembali. Namun, Rosberg menegaskan ia tak bakal kembali ke kokpit.

“Saya mencari tantangan baru,” ujar Rosberg seperti dilansir dari Autosport.

“Satu hal yang pasti: saya ingin tetap di balapan dalam kapasitas lain, terserah itu apa. Namun saya tak ingin kembali menjadi pebalap, tak akan.”

“Saya telah mencapai segalanya yang saya ingin capai. Sekarang saya memiliki kehidupan baru sebagai sebuah tantangan besar,” tukas pria

Komentar