Sejak Siuman, Schumy Belum Membaik

Penulis: Darmansyah

Kamis, 4 September 2014 | 17:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Sejak sadar dari kondisi koma pada pertengahan Juni lalu, legenda balap Formula One asal Jerman Michael Schumacher, tidak menunjukkan kondisi membaik dan rencana pulangnya ke rumah sempat tertunda tapi ia berpeluang merayakan Natal di rumahnya.

Schumacher saat ini masih menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit CHUV, Lausanne, Swiss. Media Jerman, “Bunte.de,” menulis kondisi juara dunia F1 tujuh kali tersebut tidak mengalami kemajuan yang berarti.

Salah satu sumber dari dalam rumah sakit mengatakan, Schumacher masih harus mendapatkan penanganan intensif dan hingga kini belum bisa melakukan komunikasi dengan lancar.

“Schumacher masih bergantung pada bantuan orang lain untuk melakukan sesuatu. Tidak ada yang tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan, hingga sensor motorik, kemampuan berkomunikasi, dan ingatannya kembali normal,” ujar sang sumber seperti dilansir “IB Times”.

Meski tidak menunjukkan kemajuan signifikan, Schumacher rencananya akan merayakan Natal tahun ini di rumahnya di Swiss. Hal itu berdasarkan permintaan istri Schumacher, Corinna Betsch. Namun, hingga kini, pihak rumah sakit belum mengeluarkan jawaban atas permintaan Corinna.

Schumacher sempat mengalami koma selama tiga setengah bulan setelah mengalami kecelakaan saat bermain ski di Pegunungan Alpen, akhir Desember 2013. Selama koma, mantan pembalap Mercedes itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Grenoble, Prancis.

Schumacher hingga kini masih tercatat sebagai pembalap tersukses dalam sejarah F1, dengan tujuh gelar juara dunia

Kabar lain seputar Schumy datang dari istrinya, Corina, yang telah menjual pesawat jet pribadi milik keluarganya. Pesawat berjenis Falcon 2000EX dengan warna abu-abu itu kerap digunakan Schumacher untuk berkeliling dunia saat masih aktif atau pensiun sebagai pembalap.

Seperti dilaporkan oleh Bild, Corinna memutuskan untuk menjual pesawat jet milik suami karena sudah tak terpakai.

Alhasil, pesawat dengan ciri khas logo “MS,” inisial Schumacher, di bagian ekor dengan nomor registrasi pesawat pribadi “M-IKEL” diputuskan untuk dijual. Kabarnya, pembalap yang pernah membela tim Ferrari dan Mercedes itu membeli pesawat itu seharga seharga dua puluh lima juta euro atau sekitar Rp 390 miliar.

Namun, Corinna melepasnya dengan hanya dua puluh juta juta euro atau setara dengan Rp312 miliar. Sebelumnya, pihak keluarga telah melelang baju balap Ferrari milik Schumy yang dipakai pada Grand Prix F1 2006.

Kabar mengejutkan lainnya seputar Schumy datang dari kasus pencurian data medisnya. Tersangka pencuri ditemukan tewas dalam selnya di Zurich, Swiss, beberapa waktu lalu

Dilaporkan The Guardian, tersangka mengakhiri nyawanya dengan gantung diri. Dia ditemukan petugas sel yang hendak mengantarkan sarapan kepadanya.

Menurut penyelidikan pihak polisi, tak ada orang lain yang terlibat dalam kasus gantung diri ini. Polisi Zurich mengatakan kepada media, mereka sudah melihat tanda-tanda mental tersangka tidak stabil dan besar kemungkinan untuk melakukan bunuh diri.

Kejadian ini pun sudah diketahui oleh pihak Schumacher. Manajer Schumacher, Sabine Kehm, mengaku terkejut dengan berita ini.

“Kami kehilangan kata-kata dan sangat terkejut,” kata Sabine kepada AFP.

Tersangka ditangkap kepolisian Zurich sejak pekan lalu. Identitas pria itu hingga kini tak diungkap ke publik oleh pihak polisi.

Namun, kabarnya dia merupakan salah satu petinggi di perusahaan helikopter yang disewa untuk memindahkan Schumacher dari Rumah Sakit Grenoble, Prancis, ke University Hospital Lausanne di Swiss..

Komentar