Schumy Sudah Bisa Duduk di Kursi Roda

Penulis: Darmansyah

Kamis, 20 November 2014 | 10:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Legenda balap Formula One, Michael Schumacher, yang mendapat kecelakaan ketika bermain ski di Perancis tahun lalu, dikabarkan sudah bisa duduk di kursi roda dalam proses penyembuhan di rumahnya di Nice, Swiss.

Kabar makin membaiknya kondisi Schumy, begitu ia akrab di panggil, diungkapkan oleh surat kabar “Daily Mail,” yang mengutip keterangan rekannya, seorang pria asal Jerman, Philippe Streiff.

“Ia kini sudah makin membaik. Sudah bisa duduk di kursi roda. Memang reaksinya sangat lambat. Tapi proses penyembuhannya berjalan normal,” kata Philippe kepada media usai mengunjungi sahabatnya itu di rumah peristirahatan keluarga di Nice.

Menurut Philippe Streiff, perkembangan Schmy signifikan. Namun, pria yang juga mantan pembalap F1 tersebut mengatakan bahwa Schumi masih memiliki beberapa masalah.

“Dia semakin membaik tapi segala sesuatunya adalah relatif. Ini sangat sulit. Dia tak bisa bicara,” ungkap Streiff seperti dilansir “Daily Mail.”.

“Seperti saya, dia duduk di kursi roda. Dia memiliki masalah pada memorinya dan kesulitan bicara,” ia menambahkan.

Namun, pernyataan Steiff ini langsung mendapat bantahan dari manajer Schumi, Sabine Kehm. Menurutnya, pernyataan itu hanyalah pendapat dari Steiff.

Kehm pun tak mau berkomentar jauh soal hal ini. “Dia tak memiliki kontak dengan kami,” ujar Kehm.

Sementara itu, kabar baik juga datang dari Jules Bianchi. Pembalap Marussia itu sudah bangun dari koma.

Menurut pengakuan pihak keluarga, Bianchi juga sudah bisa bernapas tanpa alat bantu. Kondisi pembalap asal Prancis itu juga tengah stabil.

“Jules tidak lagi dalam keadaan koma. Namun, dia masih belum sadarkan diri. Dia bernafas tanpa bantuan dan tanda-tanda vitalnya stabil, tapi kondisinya masih tergolong kritis,” ujar pihak keluarga, seperti dikutip Mirror.

Bianchi sudah terbaring koma hampir tujuh pekan setelah kecelakaan di Sirkuit Sizuka. Dia menjalani perawatan intensif akibat kecelakaan itu.

Awalnya dia dirawat di rumah sakit di Jepang. Namun, karena sudah mengalami perkembangan signiikan, Bianchi akhirnya di pindah ke Le Centre Hospitalier Universitaire de Nice.

Mantan pembalap Formula One, Michael Schumacher, dilaporkan bisa pulih dari cedera kepala yang dideritanya. Namun, dibutuhkan waktu tiga tahun untuk pria yang akrab disapa Schumi itu pulih.

Mengenai kondisi Schumy terakhir, berdasarkan diagnosa dokter asal Prancis, Jean-Francois Payen, “Kehidupan setelah cedera kepala adalah sebuah tahapan. Kami berharap, tapi kita harus memberikannya waktu.”

“Sama seperti pasien yang lain, kami memberi waktu satu sampai tiga tahun. Jadi Anda harus bersabar,” ia menambahkan.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Anestesiologi di Rumah Sakit Grenoble ini adalah dokter yang menangani Schumi ketika di Prancis. Payen mengaku rutin melihat kondisi Schumi.

Hal ini untuk mengamati perubahan apa yang terjadi pada mantan jagoan Ferrari tersebut. Payen lantas membeberkan bahwa Schumi berada dalam kondisi yang menguntungkan.

“Saya telah melihat beberapa kemajuan tapi kita harus memberikannya waktu,” tuturnya.

Sejak menghilang dari dunia maya akibat kecelakaan, situs resmi Michael Schumacher akhirnya diaktifkan kembali. Sebelumnya, situs ini terpaksa dihentikan karena pembalap yang akrab disapa Schumi itu mengalami kecelakaan.

“Untuk merayakan ulang tahun ke-dua puluh titel juara dunia pertamanya, kami mengaktifkan kembali situs resmi Michael. Kami berharap bisa memberikan banyak fans di seluruh dunia, yang bersimpati setelah kecelakaan Schumi, sebuah rumah,” kata Kehm seperti dilansir The Telegraph.

Sang manajer menambahkan, tampilan dari situs ini akan sangat berbeda dengan yang sebelumnya. Ada banyak foto dan cerita soal perjalanan Schumi.

Selain itu, situs ini akan dihiasi data dan fakta terkait peraih tujuh kali juara dunia F1 tersebut. “Ada juga area di mana fans dapat mengirimkan pesan Twitter mereka,” tutur Kehm.

Schumi saat ini masih menjalani perawatan di rumahnya di Swiss. Seperti dilaporkan beberapa media, kesehatan pria asal Jerman itu terus mengalami perkembangan.

Komentar