Schumi Berjuang untuk Hidup Normal

Penulis: Darmansyah

Minggu, 4 Januari 2015 | 11:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai “menolak” dijemput maut, setahun sejak terjatuh ketika bermain ski, pada 29 Desember 2013 lalu, belum ada yang berani menyatakan kapan pensiunan pebalap “jet darat” ini bakal bangkit dari ketidakberdayaannya menghampiri hidup normal.

Schumacer terbaring di rumah sakit tanpa sadar sejak kecelakaan, namun sembilan bulan kemudian diputuskan untuk menjalani perawatan medis di kediamannya. Saat itu banyak spekulasi merebak, juara F1 tujuh kali itu dikatakan mulai siuman dan berangsur membaik.

Menjelang akhir tahun 2014, rumor kembali berkembang, ketika mantan pebalap F1, yang juga pernah mengalami koma panjang, Philippe Streiff, mengungkapkan kepada sebuah surat kabar Perancis bahwa proses pemulihan kondisi Schumacher berjalan bagus.

Dalam wawancara dengan Le Parisien, Philippe Streiff mengatakan Schumacher belum bisa berbicara tetapi sudah bisa mulai mengenali orang-orang terdekatnya.

Streiff yang digambarkan koran itu sebagai teman lama Schumacher, mengatakan dia telah mengumpulkan informasi dari istri Schumacher, Corinne, dan dari dokter bedah Schumacher, Gerard Saillant, yang dikenalnya karena pengalamannya mengalami kecelakaan serupa dua puluh lima tahun lalu.

Menurut Streiff, Schumacher, telah membuat pergerakan meskipun sangat terbatas, tetapi sudah bisa duduk, dan untuk jangka panjang dia harapkan Schumacher bisa kembali berjalan memakai bantuan kruk.

Namun Sabine Kehm, manajer Schumacher yang selama ini menjadi juru bicara keluarga setelah kecelakaan mengklarifikasi dengan mengatakan kepada ESPN F1, “Kita butuh waktu lama, ini akan sangat lama dan perjuangan keras”.

“Schumacher membuat kemajuan yang sesuai dengan tingkat keparahan situasi. Saya tidak bisa mengonfirmasi laporan tersebut. Saya hanya bisa menginfokan bahwa saya tidak mengetahui kapan Streiff mendapatkan informasi itu karena ia tidak pernah bertemu dengan kami dan memang tidak pernah,” ujar Kehm.

Walau pun pemulihan Michaels Schumacher masih memerlukan waktu yang sangat panjang, kondisi terakhirt pembalap legendaris F1 terus menunjukkan kondisi membaik.

Setelah dikabarkan mulai mengenali keluarga serta orang terdekat, legenda yang akrab disapa Schumy itu dikatakan kerap menangis setiap mendengar suara dari keluarganya.

Setelah mengalami kecelakaan pada Desember 2013, walau mengalami pemulihan yang sangat lamban, mantan driver Scuderia Ferrari itu terus menunjukkan peningkatan. Sekarang menurut salah satu jurnalis
“Autosprint,” Alberto Sabattini, pria Jerman itu sudah tak lagi akrab berbaring di tempat tidur.

Jika tidak menjalani beberapa terapi khusus, Schumi selalu duduk di sebuah kursi pada salah satu jendela rumahnya dan menghadap tepat ke pegunungan Alpen dan danau Geneva.

“Mata Michael telah terbuka, tetapi terkadang tatapannya kosong. Baru-baru ini dia dapat mengenali keluarganya namun tidak dapat berkomunikasi, serta melakukan suatu hal. Untuk saat ini dia hanya dapat memberikan respon melalui kedipan mata,” kata Sabbatini, Rabu 31 Desember 2014.

Namun, menurut sebuah artikel yang dikeluarkan Corriere della Sera menyebutkan. “Terkadang air mata turun dari wajah Schumacher. Dia menangis saat mendengar suara dari anaknya atau sang istri, Corinna.
Itu memperlihatkan dia merasakan ikatan emosional dan saraf otaknya telah bekerja,” tertulis di artikel yang dibuat oleh Giorgio Terruzzi.

“Itu merupakan pertanda bahwa dia hidup dan mengerti. Walau saat ini ia terperangkap di tubuh yang tidak dapat bergerak,” tambahnya.

Schumi –begitu biasa ia dipanggil, mengalami kecelakaan parah saat berlibur di pegunungan Alpen, Prancis pada 2013 lalu.

Dunia digemparkan dengan insiden yang dialami Schumi ketika bermain ski bersama kerabatnya. Pria yang akan berusia empat puluh enam tahun pada 03 Januari 2015 mendatang itu terjatuh dan kepalanya membentur batu.

Schumi ingin membantu kerabatnya yang terjatuh di lereng saat itu. Sayang, niat mulianya justru berakhir petaka. Pembalap asal Jerman itu kritis dan hingga kini masih tertidur panjang.

Akan tetapi, pergerakannya masih terbatas dan belum mampu berbicara. Demikian diungkapkan mantan pembalap F1, Philippe Streiff. Ia menceritakan mengenai kabar terbaru Schumi yang ia dapatkan dari istri dan dokter bedah keluarga Schumi.

Komentar