“Saya Tidak Akan Membalap di Dua Kelas”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 22 Agustus 2014 | 15:42 WIB

Dibaca: 1 kali

Marc Marquez menglarifikasi pernyataan media tentang dirinya yang akan turun di dua kelas sekaligus, MotoGP dan Moto2. Juara dunia 2013 itu menyatakan membalap di MotoGP dan Moto2 di musim yang sama dengan bunuh diri. Mustahil dilakukan.

Wacana soal Marquez akan turun juga di Moto2 pada akhir musim ini diembuskan oleh beberapa media Spanyol. Selain karena sangat dominan di MotoGP, secara pribadi Marquez mengaku dirinya tak menutup seratus peluang tersebut.

“Peluangnya sembilan puluh lima persen tidak, tapi lima persen sisanya adalah Anda tidak tahu,” ujar Marquez dua hari lalu.

Pernyataan Marquez tersebut kemudian dianggap sebagai tanda bahwa rider asal Spanyol itu benar-benar akan menjalani dua balapan di satu musim. Beberapa menyebut kalau Marquez akan melakukan itu pada balapan di Valencia.

“Saya bilang kalau masih ada lima persen peluang karena saya tidak menutup pintu seutuhnya. Tapi pada kenyataan itu sudah tertutup,” seru Marquez.

“Itu sesuatu yang ingin saya lakukan di dalam mimpi saya, tapi saat ini hal tersebut tidaklah mungkin,” lanjutnya di MCN.

Ada beberapa tantangan berat yang harus dilalui Marquez jika dia benar-benar mau tarung di dua kelas. Selain kompetisi di Moto2 yang sangat sengit, hal lain yang mungkin tidak bisa dia tolak adalah kalau Honda tak memberikan izin.

“Mungkin Honda tidak akan terlalu gembira karena Moto2 adalah kelas yang sangat berat dan Anda bisa saja finis pertama atau di posisi dua puluh,”ujarnya

Marc Marquez gagal mencatatkan rekor baru untuk rangkaian kemenangan terpanjang di awal musim di Sirkuit Brno, MotoGP Ceska. Tapi di sisa musim ini Marquez masih punya setumpuk rekor lain untuk dia patahkan.

Untuk kali pertama sepanjang kariernya di ajang MotoGP, Marquez gagal naik podium. Finis keempat yang dia dapat di MotoGP Ceko juga membuat Marquez gagal melewati catatan Giancomo Agostini sebagai pebalap dengan rangkaian kemenangan di awal musim. Keduanya kini sama-sama punya catatan 10 kemenangan beruntun.

Tapi Marquez tak perlu kecewa dengan kegagalan tersebut. Soalnya sampai penghujung musim ini saja dia masih punya setumpuk rekor untuk bisa dipatahkan. Salah satunya adalah kemenangan terbanyak dalam satu musim.

Rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim saat ini dimiliki Mick Doohan, yang pada 1997 sukses meraih 12 kemenangan. Marquez kini sudah mengumpulkan sepuluh titel di musim ini, itu artinya dari tujuh seri yang tersisa musim ini Marquez cuma harus memenangi tiga balapan lagi.

Di akhir musim nanti Marquez juga akan bisa mematahkan rekor jumlah podium terbanyak dalam satu musim. Valentino Rossi , Jorge Lorenzo, Casey Stoner kini bersama-sama memegang rekor enam belas podium dalam satu musim. Saat jadi juara dunia tahun lalu, Marquez juga berhasil enam belas kali naik podium.

Jika nantinya bisa mempertahankan keunggulan di puncak klasemen dan kembali menjadi juara dunia, Marquez juga bakal mematahkan rekor lain. Dia akan menjadi rider termuda dengan empat gelar juara dunia Moto2 dan MotoGP). Rekor yang dia patahkan adalah milik Rossi.

Komentar