“Saya Tak Kecewa Start di Posisi Enam”

Penulis: Darmansyah

Minggu, 27 September 2015 | 13:45 WIB

Dibaca: 0 kali

“Saya tak kecewa ketika tahu harus start dari posisi enam. No problem. Semuanya bisa berjalan aman,” tutur Valentino Rossi kepada “crash,” Minggu siang WIB, 27 September 2015, beberapa jam sebelum dimulainya balapan seri keempat belas MotoGP di Aragon Circuit, Spanyol.

Balapan di Aragon akan berlangsung Minggu malam WIB, 27 September 2015, dengan posisi terdepan ditempati Marc Marquez dengan Dani Pedrosa di posisi dua setelah sesi kualifikasi Sabtu malam WIB, 26 September 2015, usai.

Kepada “crash,” Rossi berterus terang tidak pusing dengan start kurang memuaskan yang didapatnya di sesi kualifikasi.

Namun, Rossi mengaku khawatir motornya tak cukup untuk menyaingi rival-rivalnya.

Rossi masih memuncaki klasemen pebalap dengan keunggulan 23 poin dari rekan setim sekaligus rival utamanya, Jorge Lorenzo. Di Aragon, pebalap Italia itu belum pernah sekalipun menang sedangan Lorenzo dan Marquez ialah pemenang dua tahun terakhir.

“Sesi kualifikasi tidak berjalan fantastis bagiku,” ungkap Rossi yang dikutip Crash.net. “Jelas lebih baik untuk start di posisi yang lebih baik tapi bagaimanapun start dari baris kedua tidak terlalu buruk.”

“Aku tidak menjalani sebuah putaran yang bagus, tapi posisi keenam bukanlah sebuah bencana. Hal yang lebih kukhawatirkan adalah tentang ritme, kecepatan dalam balapan, karena aku 0,5 detik lebih lambat daripada tiga pebalap tercepat dalam balapan.”

“Jadi sekarang kami akan mencoba bekerja dengan tim dan meningkat di putaran pemanasan,” kata Rossi.
Ketidak khawatiran Rossi ini, seperti yang ungkapkan, karena basisnya sudah cukup bagus, tinggal poles di sana sini saja.

Rossi tampil cukup tangguh di dua sesi latihan bebas pertama. Dia menempati urutan tiga pada sesi pertama, lalu duduk di posisi dua di sesi berikutnya.

Hasil ini menandai laju bagus Yamaha di Aragon musim ini.

Rekan setimnya, Jorge Lorenzo, tak kalah cemerlang karena menguasai dua sesi pertama.

Rossi kini mengincar pengembangan setelan dan perbaikan di detail-detail lain untuk menajamkan catatan waktunya.

“Permulaan akhir pekannya tidak terlalu buruh karena kami bisa memulai dengan setelah dasar yang bagus dan di latihan ini baik saya dan Jorge tampil sangat tangguh, tapi Jorge sedikit lebih cepat, jadi kami perlu terus bekerja dan mencoba meningkatkan performa di sejumlah sektor,” ujar Rossi di situs resmi MotoGP.

“Setelah itu pilihan ban untuk balapan akan sangat penting. Anda bisa melaju dengan medium atau hard, untuk saat ini masih terlalu dini untuk mengatakannya. Besok (Sabtu) kami perlu meningkatkan setelan dan membuat pilihan ban yang tepat.”

“Kami sudah mencoba ban yang lebih lunak di akhir sesi, tapi rival kami belum. Jika mereka sudah melakukannya, mereka akan berada di level kami, tapi selama kami bisa bersaing dengan mereka pada hari Minggu, itu oke saja karena mereka biasanya sedikit lebih tangguh di sini.”

“Kami harus memoles sektor pengereman, agar mampu masuk ke tikungan dengan tajam tapi juga punya kelincahan yang bagus,” tandasnya.

Tahun lalu, Lorenzo menjadi juara GP Aragon sedangkan Rossi gagal finis lantaran mengalami kecelakaan di lap ketiga.

Rossi, mengungkapkan rahasia Jorge Lorenzo selalu tampil dominan pada sesi latihan bebas adalah karena rekan setimnya itu memiliki konsentrasi seratus persen.

Lorenzo memang tampil dominan dan unggul lebih banyak di Aragon

Hal ini juga telah berlangsung dalam beberapa balapan terakhir. Bahkan hanya ada dua pebalap yang mampu merebut pole position dalam lima balapan terakhir di Aragon, yaitu Lorenzo dan Marc Marquez dari Repsol Honda.

“Lorenzo lebih kuat dari tahun lalu,” kata Rossi seperti dikutip dari Crash.

“Contohnya tahun lalu, Jorge terkadang memiliki masalah di sesi latihan seperti saya, terkadang ia keenam atau ketujuh. Tahun ini ia selalu kuat dan cepat.”

“Artinya ia memiliki tingkat konsentrasi yang nyaris mendekati 100 persen.”

Rossi juga menuturkan bahwa Lorenzo tak mengubah banyak gaya membalapnya, namun motivasi dan konsentrasi pebalap asal Spanyol itu sangat kuat, termasuk dalam mencari pengaturan motor dalam sesi latihan.

Rossi dan Lorenzo akan bersaing untuk mendapatkan podium pertama di balapan yang berlangsung pada Minggu ini. Jika Rossi memenangkan iai akan mengokokohkan posisinya di puncak klasemen sementara, sementara bagi Lorenzo yang berada di peringkat kedua kemenangan akan berarti ia bisa memperkecil selisih angkanya dengan Rossi.

Saat ini Rossi memimpin klasemen MotoGP , unggul angka dari Lorenzo yang ada di posisi kedua dengan perlombaan menyisakan lima seri lagi.

Komentar