“Saya Senang Dikeroyok di Le Mans”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 14 Mei 2015 | 20:14 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi senaang menjadi target “pengoroyakan” para pebalap Repsol Honda dan Ducati ketika akan menjalani lomba di Sirkuit Lemans, MotoGP Perancis, Minggu, 17 Mei 2015, atau akhir pekan menadatang.

“Saya senang menjadi target keroyokan. Tak ada masalah. Semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Rossi kepada “crash,” sebagaimana biasanya, santai.

Rider Movistar Yamaha itu tak takut kansnya di MotoGP Prancis akhir pekan ini, akan kandas.

“Saya merasa merasa cocok dengan sirkuitnya. Namun balapan akan berkangsung ketat, terutama dengan pebalap Honda, Marc Marquez,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2015..

Usai laju yang cukup mengecewakan di MotoGP Spanyol, di mana harus puas finis ketiga, Rossi optimistis bisa meraih hasil lebih bagus di Le Mans. Pebalap 36 tahun itu merasa karakter sirkuit akan memberikannya keuntungan.

Faktanya, Rossi cukup sering naik podium di trek tersebut. Dari total empat belas balapan di kelas MotoGP, juara dunia tujuh kali itu naik podium di delapan kesempatan di mana tiga di antaranya sebagai juara.

Meski begitu, dia yakin bakal menjalani balapan ketat dengan Marquez yang mulai pulih sepenuhnya dari cedera retak jari kelingking kiri.

“Saya senang bisa pergi ke Le Mans. Ini trek yang menyenangkan tapi setiap tahun situasinya berbeda. Biasanya balapan berjalan baik untuk kami, Yamaha dan saya,” kata Rossi dikutip Crash.

“Tapi tahun lalu para kompetitor kami sangat tangguh. Saya membayangkan Marc juga akan tampil tangguh tahun ini. Tapi saya suka sirkuit ini, saya suka balapan di sini, dan motor kami tampak bakal melaju sangat baik, terutama pada Minggu sore.”

“Ini adalah hal bagus, karena kami harus bertarung untuk posisi di kejuaraan. Di Jerez, kami tidak menjalani akhir pekan yang sempurna. Tempat ketiga itu positif, tapi kami bisa lebih baik.”

Rossi mengaku cukup yakin mampu membawa timnya, Movistar Yamaha meraih hasil positif di MotoGP 2015 seri Prancis

Pada balapan yang bakal berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu 17 Mei 2015 malam WIB, Rossi memang menjadi salah satu unggulan. Terlebih hingga MotoGP 2015 memasuki seri kelima, pembalap asal Italia itu memang sukses memuncaki klasemen sementara pembalap.

Meski diunggulkan, Rossi sejatinya memiliki catatan buruk setiap tampil di sirkuit kebanggaan rakyat Prancis tersebut. Pasalnya, terakhir kali Rossi menjadi pembalap yang tercepat di sirkuit itu, terjadi pada musim 2012 lalu.

Walaupun begitu, tak lantas membuat Rossi merasa pesimis jelang bergulirnya GP Le Mans akhir pekan nanti. Ia merasa cukup yakin dengan pengalamannya akan membawa tim Yamaha berprestasi di seri tersebut.

“Saya merasa sangat senang dapat kembali ke Le Mans. Itu merupakan lintasan yang bagus. Sebab di setiap musim yang bergulir, saya selalu merasakan ada yang berbeda dengan sirkuit ini,” jelas Rossi, seperti dikutip Crash, Kamis, 14 Mei 2015.

“Saya juga merasa sirkuit itu seperti rumah kedua untuk kami (tim Yamaha). Sebab, kami kerap mendapatkan poin yang positif di sini. Meski begitu, jangan lupakan para rival yang akan segera menyiapkan diri sama halnya dengan kami. Jadi, saya rasa akhir pekan nanti akan sangat menarik untuk dilalui,” ujarnya.

Valentino Rossi memberikan dukungan kepada rivalnya di MotoGP 2015, Marc Marquez, dengan mendoakan agar Marquez segera menunjukkan penampilan yang sesungguhnya.

Seperti diketahui, performa Marquez sepanjang musim ini bergulir memang belum mengesankan. Terhitung dari empat serei yang dilangsungkan, pembalap asal Spanyol tersebut baru dua kali naik podium.

Bahkan, Marquez sempat gagal finis kala mentas di Grand Prix Argentina beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat juara bertahan MotoGP 2014 itu saat ini berada di posisi keempat, berjarak dua puluh enam poin dari Rossi yang memuncaki klasemen sementara.

“Saya selalu mendoakan agar Marc menemukan penampilan yang hebat musim ini layaknya tahun lalu. Dia pembalap yang sensasional, dan secara pribadi saya sangat menyukainya,” jelas Rossi, seperti Crash.

Kondisi Marc Marquez terus membaik setelah menjalani operasi. Marquez kini sudah merasa lebih kuat untuk menjalani balapan MotoGP Prancis pada akhir pekan ini.

Jari kelingking di tangan kiri Marquez retak usai kecelakaan dalam sebuah latihan di arena dirt-track, beberapa waktu lalu. Akibatnya, dia harus menjalani operasi.

Cuma sepekan setelah operasi, Marquez sudah ikut balapan MotoGP Spanyol di Jerez. Pebalap Repsol Honda itu mendapatkan hasil yang positif dengan finis kedua, di belakang Jorge Lorenzo dan di depan Valentino Rossi.

“Sejak dari Jerez, saya bisa beristirahat dan sekarang saya merasa jauh lebih kuat untuk akhir pekan ini,” seru Marquez yang dikutip Crash.

“Saya mengunjungi Dr. Mir untuk melakukan check-up dan jari saya pastinya sudah membaik. Saya tidak banyak berlatih dalam sepekan terakhir ini demi memulihkan jari saya 100%, yang menjadi target utama saya,” tambahnya.

“Saya menyukai trek Le Mans. Cuacanya selalu berubah, tapi tahun lalu sangat bagus dan saya meraih kemenangan pertama saya di sana di kelas MotoGP. Jadi, saya berharap cuacanya bagus lagi untuk kami tahun ini,” kata Marquez.

crash, motogp.com, autosports dan mcn

Komentar