“Saya Bisa ‘Bunuh’ Floyd Mayweather Jr”

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 18 April 2015 | 18:53 WIB

Dibaca: 1 kali

Petinju Manny Pacquioa mengingatkan kubu Floyd Mayweather bahwa naluri membunuhnya masih sangat besar, dan ia akan mampu menjatuhkan lawannya yang lebih tua dua tahun itu dalam duel besar di MGM Garden, Las Vegas, Texas, Amerika Serikat, 02 Mei 2015 mendatang.

Pernyataan Pacquaio dikeluarkan sehubungan dengan banyaknya prediksi yang menyebut kedua petinju dunia ini terlalu lama untuk menggelar pertarungan karena harus tertunda lima tahun.

Keduanya, juga disebut sudah lamban dalam bergerak.

Namun, Pacman” yang memulai kariernya sejak berusia dini ini melihat waktu penundaan lima tahun membuat lebih banyak penonton.

Pertarungan ini bahkan bisa meraup keuntungan sebesar empat ratus juta USD atau sekira lima triliun rupiah.

“Saya sangat termotivasi. Tekad saya sudah bulat dan naluri pembunuh juga ada dalam pertarungan nanti,” kata Pacquiao seperti dilansir AFP.

“Tahun ini, baik-baik saja dibanding lima tahun lalu, karena banyak orang sudah banyak mengenal kami.”

“ Sepanjang karier, semua saya lakukan di tinju. Saya sudah meraih prestasi dan pencapaian yang hebat dalam karier saya. Saya juara pada delapan kelas berbeda,” sambungnya.

Manny Pacquiao mengaku uang bukan menjadi tujuan utamanya dalam pertarungan besarnya versus Floyd Mayweather jr. yang disebut-sebut sebagai laga tinju terbesar abad ini.

Dia berjanji akan memberikan pertarungan terbaik bagi para fans yang sudah mendukung dan membayar mahal tiket masuk MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Pendukung yang ingin menonton langsung juga harus merogoh kocek mereka dalam-dalam lantaran biaya tiket yang sangat tinggi.

“Tinju selalu menjadi passion saya. Saya melakukannya untuk menghibur fans dan memberikan mereka keseruan atas dukungan mereka. Untuk uang saya tidak terlalu materialistis,” kata Pacquiao seperti dilansir Daily Mail.

“Sekarang kami akan menghadapi salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah. Tapi bukan tentang besarnya bayaran kami.”

“ Apakah itu dua dollar atau ribuan dollar, hal ini tentang bagaimana Anda menjalaninya. Kami bukan apa-apa tanpa fans dan pertarungan ini tidak akan sebesar ini. Kami harus menghibur mereka. Ya mungkin ada harga yang harus dibayar, tapi pertandingan ini setara dengan harga yang dibayarkan,” sambungnya.

Pacquiao menilai tinju adalah olahraga terbaik yang bisa memberikan nilai dalam hidupnya. Pacquiao berharap bisa membagikan nilai hidup yang dia dapat dari tinju kepada rivalnya di atas ring, Floyd Mayweather jr.

Kedua petinju dunia ini akan bertemu dalam pertarungan besar sejarah tinju pada 3 Mei 2015 di Grand Garden Arena, Las Vegas Amerika Serikat. Meski berstatus rival, Pacman –julukan Pacquiao- tetap ingin mengajak Mayweather mempraktekkan nilai-nilai kehidupan yang ada dalam dunia tinju.

Petinju asal Filipina yang bergelar Letnan Kolonel ini juga ingin mengajak petinju yang berjuluk The Money yang terkenal dengan harta kekayaan yang melimpah dan sering dia pamerkan untuk beramal.

“Tinju adalah olahraga yang terbaik karena mengajarkan Anda kehidupan. Kalian akan menerima apa yang kalian berikan.”

“ Saat pertandingan akbar ini selesai saya ingin duduk tenang bersama Mayweather. Saya ingin berbicara dengannya tentang keberkahan Tuhan dan bagaimana segala sesuatu yang kami dapatkan adalah karunia dari Tuhan. Bagaimana menggunakan semua hal ini untuk kebaikan,” kata Pacquiao seperti dilansir Daily Mail.

“Floyd berhak atas uangnya karena dia yang sudah menghasilkannya. Dia memiliki hak untuk menggunakannya. Tapi saya ingin memberitahunya bagaimana rasanya untuk membantu orang yang membutuhkan, seperti membantu orang yang tidak memiliki rumah,”sambungnya.

daily mail an boxing scene

Komentar