Sah, Dovizioso Pasangan Lorenzo di Ducati

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 Mei 2016 | 09:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Teka teki tandem Jorge Lorenzo di Ducatu musim MotoGP mendatang akhirnya terpecahkan bersamaan dengan rilis resmi pabrikan asal Italia itu bahwa mereka telah memilih Andrea Dovizioso sebagai tandem “X-Fuera.”

Sebelum rilis resmi Ducati ini teka-teki siapa pendamping dirinya sempat menimbulkan banyak spekulasi.

Sementara itu, kini Ducati masih memilki dua pembalap yakni Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Namun kini Ducati telah memilih Dovizioso sebagai pendamping Lorenzo.

Langkah Ducati memilih Dovi sebagai tandem Lorenzo membuat Iannone diprediksi akan bergabung dengan Suzuki yang akan kehilangan Maverick Vinales.

Vinales sendiri diproyeksikan akan menemani Valentino Rossi yang ditinggal oleh Lorenzo.

Kontrak antara Dovi dan Ducati terjadi diperpanjang sampai dua musim mendatang.

Dovi pun merasa sangat senang bisa mendapat perpanjangan kontrak dari Ducati.

“Saya senang berhasil mencapai kesepakatan dengan Ducati.”

“ Ini memperpanjang hubungan kami sejak 2013. Kami yakin akan segera mendapatkan hadiah dari kerja keras yang telah kami lakukan,” ujar Dovi seperti diberitakan situs resmi MotoGP.

Langkah ini juga  memantapkan  langkah Ducati dalam menetapkan dua pembalap mereka pada musim mendatang

“Jika pada sebelumnya mereka telah mengontrak pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, kini mereka memutuskan untuk memperpanjang kontrak Andrea Dovizioso,” tulis speedweek

Sebelumnya, memang sempat simpang siur mengenai jatah satu kursi lagi di Ducati.

Kedua kursi tersebut diperebutkan oleh Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Namun, kini telah jelas bahwa Iannone dipastikan akan meninggalkan tim pada akhir musim.

Mengenai keputusan tersebut, bos Ducati, Luigi Dall’Igna langsung meminta maaf kepada Iannone.

Menurutnya tak mudah untuk membiarkan pembalap hebat seperti Iannone meninggalkan tim.

“Maaf kepada Andrea Iannone yang pada akhir musim tak akan lagi bersama kami,” ujag Gigi Dall’Igna seperti diberitakan situs resmi MotoGP, Rabu, 18 Mei 2016.

“Iannone telah melakukan pekerjaan hebat bersama kami dan membantu dalam perkembangan motor.”

“ Kami berterima kasih kepada dirinya dan kami tetap akan memberikan yang terbaik pada balapan selanjutnya,” tandas Dall’Igna.

Luigi Dall’Igna mengatakan bahwa tak mudah menentukan pembalap terbaik di antara Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso.

Namun, pada saat yang bersamaan ia juga merasa bangga bisa memperpanjang kontrak dengan Dovizioso.

“Ini tak pernah mudah untuk mengambil keputusan seperti yang kami lakukan. Terutama ketika Anda memiliki dua pembalap hebat seperti Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso,” ujar Gigi Dall’Igna.

“Kami juga merasa bangga bisa menjalin kerja sama untuk dua tahun ke depan bersama Dovizioso.”

“ Kami saat ini bisa memperpanjang kerja keras yang salami ini telah terjadi dan kami akan mengejar ambisi yang sudah kami targetkan,” tandasnya.

Sebelumnya ketenangan  Ducati sedikit terusik bertsamaan dengan datangnya Lorenzo.

Itu terjadi karena keputusan Lorenzo tersebut mendatangkan persaingan antara dua pembalap saat ini yakni Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso.

Namun pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow rupanya sudah memiliki pandangan terkait pemenang persaingan keduanya.

Ketika ditanya mengenai siapa pembalap yang harus bertahan di Ducati, kontan Cructhlow langsung menyebut nama Dovizioso. Baginya, Dovizioso tak perlu panik dengan kedatangan Lorenzo.

Pada saat yang bersamaan, Dovi mengingatkan bahwa Dovi tak hanya akan menjadi pembalap pelapis Lorenzo.

Baginya, Dovi akan memberikan perlawanan untuk menjadi juara MotoGP dalam dua tahun selanjutnya.

“Saya tak ingin memandang Dovi sebagai pembalap pelapis. Ia selalu berada di depan bersama Ducati dan memiliki kesempatan untuk memenangkan balapan,” ujar Cructhlow seperti diberitakan Speedweek.

Namun pada saat yang bersamaan, Crutchlow menyadari bahwa Ducati akan memperlakukan keduanya secara berbeda.

Lorenzo yang memiliki status sebagai juara dunia diprediksi akan mendapat perlakuan lebih dari Ducati.

Komentar