Rossi Mengungkapkan Karirnya di MotoGP

Penulis: Darmansyah

Selasa, 27 Maret 2018 | 08:39 WIB

Dibaca: 1 kali

Pebalap gaek, Valentino Rossi, kembali mengungkapkan tentang karir panjangnya di balapan MotoGP dan  tak menduga bakal memiliki karier yang panjang di  Grand Prix.

Pebalap veteran  itu baru saja memperpanjang kontrak dua tahun bersama Movistar Yamaha yang akan membuatnya tampil di MotoGP hingga empat puluh satu tahun.

MotoGP musim ini merupakan musim kedua puluh tiga  tahun  Rossi di ajang balap motor Grand Prix.

Pebalap berjuluk The Doctor itu hingga kini sudah mengoleksi sembilan gelar juara dunia.

“Saya beruntung ada di tim yang fantastis dan membantu segalanya. Tidak ada seorang pun yang menduga pada dua puluh dua tahun lalu kalau karier saya bisa seperti ini,” ujar Rossi.

“CEO Aprilia Ivano Beggio percaya pada saya. Saat itu saya masih anak-anak dan sama sekali tidak memikirkan tentang karier panjang.”

“ Begitu juga ketika saya menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun lalu, saya pikir saat itu akan jadi perpanjangan kontrak terakhir saya,” ucap Rossi kepada Speedweek.

Rossi mengaku tak mau pensiun dari MotoGP dengan rasa penasaran sehingga nantinya memutuskan kembali ke lintasan balap. Rossi ingin ketika pensiun, maka ia tak lagi punya hasrat tersisa di dunia balap.

Demi bisa bersaing di dunia MotoGP dengan usianya yang hampir menginjak kepala empat, Rossi mengaku harus berlatih lebih keras.

“Tentu untuk kepastian perpanjangan kontrak dua tahun hal itu menuntut kondisi fisik. Saya harus berlatih lebih giat.”

“MotoGP lebih banyak menuntut saat ini. Level di MotoGP meningkat dengan luar biasa. Musim ini, mungkin akan jadi musim yang paling kompetitif dibandingkan sebelumnya. Setidaknya ada sepuluh pebalap di atas kertas yang bisa memenangkan sebuah seri,” tutur Rossi.

The Doctor berhasil mengakhiri seri perdana di MotoGP Qatar, pertengahan  Maret lalu, dengan berdiri di podium ketiga.

Rossi tampil apik dan bisa bersaing di rombongan depan sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang finis di depannya.

Dalam balapan di Qatar pekan lalu,  ternyata Rossi mampu  menciptakan rekor setelah meraih podium

Rekor tersebut luput dari pantauan para penggemar MotoGP.

Rossi finis ketiga di belakang Andrea Dovizioso  dan Marc Marquez pada balapan MotoGP Qatar.

The Doctor sukses membungkam kritikan yang menganggapnya sudah terlalu tua untuk bersaing di MotoGP.

Rossi ternyata tidak hanya sukses meraih podium di MotoGP Qatar. The Doctor diberitakan media Italia, Tuttomotoriweb, juga menciptakan rekor baru usai balapan di Sirkuit Internasional Losail.

“Dengan hasil podium ketiga di MotoGP Qatar, Valentino Rossi kembali mencatatkan rekor kecil dalam sejarah balap motor Grand Prix,” tulis Tuttomotoriweb.

Rekor yang diungkap Tuttomotoriweb adalah, Rossi menjadi pebalap pertama dalam sejarah balap motor Grand Prix yang selalu mampu meraih poin untuk dua puluh tiga musim beruntun sepanjang karirnya

Rossi mengalahkan legenda balap asal Spanyol Angel Nieto.

Tentang cibiran banyak pihak bahwa kehadirannya di MotoGP sudah terlalu tua, Rossi hanya bisa tersenyum

Ia tak memungkiri cibiran negative itu

Namun begitu, ia berjanji akan membuktikan diri di lintasan balap.

Kendati sudah menginjak usia tiga puluh sembilan tahun, Yamaha resmi memperpanjang kontrak Rossi hingga dua tahun mendatang

Sebagian orang menyebut ini merupakan keputusan yang salah.

“Ketika ada berita pembaruan kontrak, memang benar ada seseorang yang mengatakan saya terlalu tua,” kata Rossi seperti dikutip Autosport.

Akan tetapi, Rossi membuktikan dirinya masih mampu bersaing di level top MotoGP usai meraih podium ketiga di MotoGP Qatar.

“Yang penting, apa yang terjadi di lintasan. Saya percaya, karena saya tahu saya masih bisa melaju dengan cepat.”

“Masalah terbesar saat kita menua adalah masalah fisik. Tetapi saya percaya bila porsi latihan keras yang rutin saya lakukan lebih dari sepuluh  tahun yang lalu akan membuat saya tetap bisa kompetitif hingga akhir,” tuturnya.

Semula, Rossi berencana akan memutuskan masa depannya di MotoGP usai balapan ketiga MotoGP  untuk mengetahui apakah dirinya masih bisa tampil kompetitif.

Juara dunia Grand Prix sembilan kali itu mengaku sempat tidak yakin akan memperpanjang kontrak dengan Yamaha dan bertahan di MotoGP.

Namun, Rossi mengubah keputusannya jelang balapan di Qatar.

Komentar