Rossi Terseok pada Latihan Bebas di Jerez

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 2 Mei 2015 | 15:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi terseok dalam dua latihan bebas di Jerez Circuit, MotoGP Spanyol, Jumat malam WIB, 01 Mei 2015, dan itu tidak mengkhawatirkannya untuk bisa tampil lebih impresif dalam latihan bebas ketiga serta babak kualifikasi yang berlangsung Sabtu malam, 02 Mei 2015.

Rossi tercampak ke posisi enam pada latihan bebas pertama dengan Jorge Lorenze sebagai yang tercepat. Bahkan di latihan bebas kedua yang masih dimiliki Lorenzo, Rossi tercampak keurutan enam belas.

Rossi seperti tak peduli dengan posisinya itu. Dan seusai latihan bebas ia lebih senang mengomentari hubungannya dengan Marquez usai GP Argentina yang hampir saja mencelakakan dirinya.

Insidennya dengan Marc Marquez, menurut Rossi, tidak mempengaruhi hubungan mereka.

Pebalap Honda itu bersenggolan dengan Rossi di lap-lap akhir balapan di Termas de Rio Hondo. Marquez jatuh dari motornya dan tidak sanggup menyelesaikan balapan yang menyebabkan ia terdampar di posisi kelima dengan tertinggal tiga puluh poin dari pebalap Yamaha itu.

Ketidakberuntungan Marquez nyaris saja berlanjut pasca mengalami kecelakaan saat melakoni dirt-bike pada akhir pekan lalu. Jari kelingking kirinya retak sehingga membutuhkan operasi.

Namun, sang juara bertahan sudah bisa membalap lagi di Jerez walau kondisinya belum sepenuhnya pulih.

“Kami tidak membicarakannya, tapi aku pikir kami berdua sama-sama paham akan apa yang terjadi,” ucap Marquez di Crash.

“Insiden itu terjadi di Argentina dan di sini ada balapan lain. Tidak perlu membicarakannya lagi.”

“Pertarungan di lap-lap seperti itu mungkin jadi hal terbaik mengenai balap motor dan MotoGP. Dan Anda tahu terkadang hal itu bisa terjadi dalam banyak balapan. Anda tidak pernah tahu apakah Anda akan beruntung atau tidak. Tapi OK, lain kali aku akan mencoba membuatnya berjalan sebaliknya.”

Rossi kini memberikan responsnya. “Aku juga sepakat.”

“Tentu saja itu adalah momen dengan tekanan ekstra besar bagi kami berdua. Kami bersenggolan saat perubahan arah dan sayang sekali Marc menyentuh bagian belakang motorku dan dia jatuh. Itu saja,” timpal Rossi.

Selain rumor Rossi versus Marquez, isu ketidak impresifnya Jorge Lorenzo juga sempat mengundang rumor kalau ia akan hengkang dari Yamaha.

Spekulai ini langsung dijawab oleh bos Yamaha bahwa Lorenzo akan tetap di Yamaha pada tahun depan meski dalam beberapa waktu terakhir dia meraih hasil yang tak terlalu menggembirakan.
Lorenzo sendiri ingin membalas kepercayaan timnya dengan kemenangan dan gelar juara.

Kontrak Lorenzo dengan Yamaha memang masih berlaku hingga tahun depan. Meski demikian, ada opsi yang memungkinkan rider berkebangsaan Spanyol itu untuk meninggalkan tim pada akhir musim ini.

Bos Yamaha, Lin Jarvis, memastikan Lorenzo tak akan pergi pada akhir musim ini. Jarvis menyatakan bahwa Lorenzo masih akan menjadi bagian dari Yamaha pada 2016.

“Kami punya kontrak dua tahun. Ada kemungkinan bagi kedua belah pihak kalau mereka memilih untuk melakukan hal lain. Tapi, kami sangat bahagia dengan satu sama lain dan kami yakin Jorge akan bangkit dari awal musim yang sulit dan menjadi pebalap top musim ini, musim depan, dan seterusnya,” kata Jarvis kepada MotoGP.com.

Pernyataan Jarvis itu disambut gembira oleh Lorenzo. Dia berterima kasih kepada Yamaha, yang terus mendukungnya di masa-masa sulit seperti sekarang. Dia pun bertekad kembali mempersembahkan kemenangan untuk Yamaha.

“Kemarin adalah hari yang menyenangkan untuk saya dan saya sangat bersyukur karena Yamaha terus memercayai saya, bahkan dalam momen yang sangat berat,” ucap Lorenzo.

“Juga sejak musim lalu, khususnya pada awal musim lalu. Tidak meraih banyak kemenangan, lalu pada tiga balapan pertama musim ini,” tambahnya.

“Mimpi saya masih sama, yaitu pensiun di Yamaha. Tak terlalu banyak pebalap yang bisa mengatakan bahwa mereka akan bertahan di MotoGP di tim yang sama. Tapi, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi,” lanjut Lorenzo.

“Yang pasti, untuk 2015 dan 2016 saya akan bertahan bersama Yamaha, khususnya saya ingin berterima kasih atas kepercayaan ini dengan hasil bagus, dengan kemenangan, dengan pole position, dan sesegera mungkin berjuang mengejar gelar juara dunia lagi,” kata dia.

Lorenzo berharap peruntungannya bisa membaik. Di Jerez akhir pekan ini dia membidik podium pertamanya.

“Kami kembali ke Eropa dan Spanyol dan saya menyukai itu. Saya tidak sabar untuk membalap di sana di hadapan semua fans Spanyol dan saya akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan podium pertama musim ini. Lintasannya bagus dan saya harap saya bisa tampil dengan baik dengan M1 saya,” sahut Lorenzo di Crash.

Terkait upaya mengejar Rossi dan pebalap lain di papan atas, juara dunia dua kali itu percaya kalau dia masih akan bisa melakukannya. Musim yang masih sangat panjang jadi dasar keyakinannya.

“Setelah tiga balapan saya bisa katakan kalau, meski hasilnya tak sesuai dengan yang diharapkan, musim ini masih panjang, jadi kami sangat fokus dan bekerja keras mencoba meraih hasil yang lebih baik mulai sekarang.”

“Pekan lalu saya banyak berlatih. Di hadapan kami kini ada Jerez, salah satu balapan paling menantang di sepanjang musim dan itu juga salah satu yang paling membuat antusias, karena atmosfernya,” tuntas Lorenzo.

crash, mcn dan motogp.com

Komentar