Rossi Start dari Posisi Dua di Assen

Penulis: Darmansyah

Minggu, 26 Juni 2016 | 14:35 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi tak memusingkan pole dari posisi dua pada balapanMotoGP seri ketujuh di Assen Circuit, GP Belanda, mala mini, Minggu, 26 Juni 2016, usai dipecundangi pebalap Ducati Andrea Dovizioso dalam kualifikasi kemarin sore, Sabtu, 25 Juni 2016.

“Tak ada masalah. Saya senang saja berada di posisi dua pada malam nanti. Kan masih di barisan pertama,” tutur Rossi seperti ditulis oleh “crash,” Minggu.

Rossi memang gagal meraih pole position di MotoGP Belanda.

Ia akan start dari posisi kedua di balapan yang akan digelar di Sirkuit Assen malam ini. Meski menyayangkan tak dapat posisi terdepan, The Doctor mengaku tetap puas.

Rossi menyelesaikan sesi kualifikasi yang digelar kemarin dengan berada dibelakang joki Ducati Corse, Andrea Dovizioso.

“Saya berhenti karena ban belakang saya sudah terlalu panas,” ungkap Rossi, seperti dikutip Motorsport, Minggu, tentang keputusannya masuk pit di tengah-tengah sesi.

“Dan karena beberapa titik di trek sudah kering, padahal buat saya masih terlalu dini untuk ban intermediate. Ada tiga sampai empat tikungan yang benar-benar masih basah. Ini memang cukup menyulitkan,” terangnya.

“Jadi, kami memasang ban basah lain dan itu merupakan sebuah solusi tepat. Sudah pasti saya menyayangkan tak dapat posisi pole, tapi saya lebih dari gembira akan memulai balapan dari baris terdepan,” pungkas rider kebanggaan Italia

Valentino Rossi berharap perlombaan GP Assen, bisa berlangsung di sirkuit yang kering dan tak terganggu oleh hujan meskipun ia juga menyatakan siap bila itu terjadi.

“Saya berharap lintasan kering karena di situlah saya merasa lebih kompetitif. Dengan ban kering, saya mampu mendapatkan ritme bagus.”

“Namun bila kondisi lintasan basah, saya hanya bisa berharap saya juga tampil kompetitif. Saya tak memiliki waktu untuk mencoba ban intermediate kali ini jadi saya belum tahu bagaimana pengaruhnya,” ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Rossi menilai Assen adalah salah satu sirkuit yang sulit untuk ditaklukkan.

“Semua bisa lihat dari sulitnya menjalani babak kualifikasi bagi semua pebalap. Balapan di sini benar-benar penuh kesulitan karena kondisi bisa berubah.

Dalam lima menit, kondisi lintasan bisa benar-benar berbeda dari sebelumnya,” ujar pebalap asal Italia ini.

Bagi Rossi, pilihan ban yang dilakukan oleh tiap pebalap nantinya bakal memegang peranan penting pada hasil akhir lomba.

“Setiap pebalap harus mengingat tentang kondisi lintasan yang ia lalui. Mana titik yang cepat kering dan mana yang masih basah dalam waktu agak lama.”

“Hal itu akan memberikan perbedaan besar, terutama dengan kondisi yang ada seperti saat ini. Para pebalap juga butuh keberuntungan untuk bisa menebak waktu yang pas untuk masuk ke pit,” tutur Rossi.

Berlainan dengan Rossi yang memulai balapan dari barisan terdepan, Marc Marquez hampir saja celaka  andai ia tak mengendarai skuter untuk menuju pit dan memakai motor cadangannya.

Dalam sesi kualifikasi, Marquez secara mengejutkan terlempar ke luar lintasan saat ia melaju dalam kondisi pelan.

Saat itu, Marquez terlihat kebingungan sebelum akhirnya menemukan skuter milik seorang fotografer di pinggir lintasan.

Marquez kemudian menggunakan skuter itu untuk kembali ke pit dan menggunakan motor cadangannya untuk kembali bertarung di babak kualifikasi hingga akhirnya ia mendapatkan start di posisi keempat.

“Skuter dan tim saya melakukan pekerjaan yang bagus. Motor cadangan saya memang ada pada settingan untuk kondisi kering dan intermediate.”

“Dua hal itu membuat saya mampu start di baris kedua, pada posisi keempat,” tutur Marquez seperti dikutip dari Crash.

Marquez pun kemudian menceritakan momen ketika dirinya menggunakan skuter untuk kembali ke pit.

“Setelah saya jatuh, tujuan saya adalah secepatnya kembali ke pit. Tak ada seorang pun di dekat sana yang bisa mengantarkan saya dan kemudian saya melihat ada skuter dengan kunci masih tergantung.”

“Itu skuter milik Tino, seorang fotografer. Saat saya menghampiri skuter dan berkata untuk meminjamnya, Tino membalasnya dengan mengucapkan ‘oke’. Namun sejatinya bila ia mengatakan tidak, saya tetap akan menggunakannya,” ujar Marquez.

Di balik keberhasilannya mendapatkan posisi keempat, Marquez masih tk bisa menjelaskan mengapa dirinya bisa tergelincir dalam kondisi motor tengah melaju pelan.

“Saya rasa ketika semua pebalap yang jatuh hari ini ditanya alasannya, maka mereka tak akan mengerti karena kondisi lintasan benar-benar licin.”

“Saya terjatuh bukan karena saya kurang konsentrasi. Saya tak tahu namun yang pasti saya sedang dalam kondisi pelan saat itu,” kata Marquez.

Komentar