Rossi : Saya Tak Peduli Catatan Waktu

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 Februari 2015 | 15:31 WIB

Dibaca: 2 kali

Mengakhiri tes pramusim kedua di Sepang Circuit, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, 26 Februari 2015, Valentino Rossi mengakui ada yang salah di hari kedua dan ketiga ketika ia menggeber “kuda besi”nya serta mengakhirinya pada posisi kelima.

“Ada yang salah. Saya tidak lagi ngotot setelah dihari pertama menyelesaikannya sebagai yang tercepat. Saya tidak memerlukan kengototan karena saya tahu semua sudah oke,” ujar Rossi seperti ditulis oleh “Crash,” Kamis 26 Februari 2015, tentang kegagalannya mengulang kecepatan seperti di hari pertama.

Menampilkan sedikit nada kecewa dalam jawabannya “The Doctor” mengaku menikmati perolehan posisinya hari terakhirnya tanpa mementingkan catatan waktu tercepat

“itu tidak penting. Saya telah mendapatkan settingan gearbox baru yang menyertakan seamless downshifts ala Honda. Setting-an baru itu memperkuat sistem pengereman motor YZR-M1 saat memasuki belokan,” ujarnya dengan tersenyum.

“Secara umum saya bahagia mengenai tes, karena isu utama kami untuk memahami gearbox, dan kondisinya bagus. Saya menyukainya dan hal itu bisa sedikit membantu kami. Namun, saya sangat tidak menyukai catatan waktu karena bagi saya, potensi saya lebih baik,” tutur Rossi, seperti dikutip dari Crash, Kamis, 26 Februari 2015.

“Saya memiliki potensi untuk berada di tiga teratas. Tapi saya selalu memiliki halangan. Satu waktu Pedrosa, satu waktu Bradley Smith – tapi ini kesalahan saya. Rider harus memutuskan momen untuk memiliki putaran yang jelas. Namun, bagaimanapun juga posisi tes sangat tidak penting, ini hanya untuk senang-senang!” katanya menampik kondisinya mulai menurun di hari kedua dan ketiga.

Dengan kondisi impresif Juara tujuh kali MotoGP itu pun tak sabar untuk melakoni tes berikutnya di Qatar yang berlangsung pertengahan Maret 2015.

Rossi ingin menguji kondisi trek yang berbeda dibandingkan Sirkuit Sepang, Malaysia, guna memaksimalkan potensi motor baru Yamaha.

“Selain catatan waktu, kami bekerja dengan penggunaan ban. Kami mencoba bekerja dengan ban di banyak putaran, karena di trek ini kami sedikit menderita. Secara umum, motor sangat baik. Saya pikir akan sangat menarik dan saya penasaran memahami potensi kami di trek lain seperti Qatar. Untuk memahami perbedaan antara Honda, Ducati dan Yamaha,” tuturnya optimis.

Tes kedua pramusim MotoGP telah berakhir. Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi, sudah bisa sedikit memprediksi gap antara timnya dengan Repsol Honda, terutama dengan Marc Marquez.

Rossi menguasai hari pertama, namun di dua hari Marquez berjaya dan mengukir catatan tercepat.
Joki berjuluk The Doctor itu pun mengakui keunggulan Honda dan Marquez, Rossi bahkan masih menilai lawannya tersebut sebagai tim unggulan musim ini.

“Bagi saya, Marquez lebih kompetitif. Ia bahkan lebih cepat di catatan waktu yang diukir, juga saat melakukan simulasi perlombaan. Saya pikir Marquez dan Honda tim favorit untuk memenangkan MotoGP,” tutur Rossi di Crash.

Rider gaek asal Italia itu bahkan merendah saat ditanya gap antara Yamaha dengan Honda musim ini. Juara tujuh kali MotoGP itu menilai tak ada perubahan jarak dengan Honda seperti musim lalu, namun semua bergantung dengan keadaan di trek pada perlombaan yang sesungguhnya.

“Bagi saya tidak. Tapi itu semua bergantung dengan kondisi trek, dan Anda tahu tes bukanlah lomba akhir pekan. Itu jelas berbeda. Anda bekerja di cara lain, selalu memulai lalu berhenti. Perlombaan hal lain, tapi saya pikir kurang-lebih gap tetap sama,” lanjut Rossi.

Ia mengakui kebangkitan Marc Marquez dan Tim Honda di hari kedua tes pramusim di Sirkuit Sepang sebagai hal positif

Setelah masalah pada rem berhasil diatasi, sang juara dunia menjalani sesi yang positif dan sukses mencatat waktu terbaik.

Di hari pertama tes Marquez menjalani sesi latihan pramusim yang jauh dari memuaskan. Dihadang kendala pada sistem pengereman, dia menyudahi hari dengan finis di posisi.

Masalah pada sistem pengereman tersebut bisa diatasi teknisi Honda pada hari kedua ini Hasilnya mengantarkannya jadi pebalap tercepat, mengalahkan Jorge Lorenzo di posisi kedua.

“Saya senang karena menjalani hari yang positif. Setelah apa yang terjadi kemarin, kami mencoba membayar waktu yang hilang dan mencoba beberapa hal. Besok kami akan melanjutkan menguji beberapa hal, demi bisa melanjutkan pengembangan dan membatasi hal-hal yang tidak berguna,” sahut Marquez di akun Facebook Repsol Honda.

“Hari ini kami fokus pada perangkat elektronik dan besok kami akan lebih banyak bekerja pada sasis. Saya senang dengan bagaiman hari ini berjalan dan dengan kecepatan yang kami capai. Kita lihat apakah besok hujan akan turun sepanjang hari, karena kami butuh udara segar,” lanjutnya.

Hari Marquez sebenarnya tidak sepenuhnya bagus karena dia sempat mengalami kecelakaan usai membukukan waktu terbaik. Honda menyebutnya sebagai ‘kecelakaan kecil’ di tikungan empat dan tidak ada laporan cedera pada rider asal Spanyol itu.

Komentar