Rossi Pebalap Tertua di Podium MotoGP

Penulis: Darmansyah

Senin, 27 Maret 2017 | 15:06 WIB

Dibaca: 1 kali

Valentino Rossi mencatatkan dirinya sebagai pebalap MotoGP tertua yang bisa berdiri di podium usai menempati posisi tiga di seri pertama lomba balap itu di Losail Circuit, Qatar, Senin subuh WIB.

“Keberhasilan Valentino Rossi finis di posisi ketiga GP Qatar, , membuat The Doctor menjadi pebalap tertua yang mampu naik ke atas podium dalam ajang MotoGP,” tulis “crash,” Senin, 27 Maret 2017.

Setelah melalui akhir pekan yang buruk, Rossi harus memulai balapan di Sirkuit Losail pada posisi kesepuluh.

Pebalap asal Italia melakukan start yang cukup bagus dengan berada di posisi ketujuh.

Perlahan tapi pasti, dan dibantu kecelakaan yang dialami Johann Zarco dan Andrea Iannone, Rossi akhirnya finis di posisi ketiga.

Dikutip dari situs resmi MotoGP, keberhasilan Rossi finis posisi ketiga membuat The Doctor menjadi pebalap tertua dalam sejarah MotoGP yang mampu meraih podium.

Rossi mengalahkan rekor Troy Bayliss yang naik podium dengan memenangi GP Valencia sebelas tahun silam saat tiga puluh tahun dua ratus tiga belas hari.

Ketika naik podium di MotoGP Qatar dini hari tadi, Rossi berusia tiga puluh delapan  tahun dan tiga puluh delapan  hari.

Rossi juga menjadi pebalap tertua yang mampu meraih podium di kelas primer Grand Prix sejak Jack Findlay memenangi GP Austria emp[at puluh tahun silam kala berusia empat puluh

Rossi sendiri mengaku sangat puas dengan hasil di GP Qatar, terlebih mantan pebalap Ducati dan Repsol Honda itu mengalami masa-masa sulit sepanjang tes resmi pramusim.

Rossi juga senang bisa memulai musim dengan meraih podium, setelah musim lalu hanya finis posisi keempat di GP Qatar.

“Memulai musim dengan podium selalu hebat, dan ini lebih baik dari musim lalu. Saya datang di momen yang sulit setelah tes musim dingin yang buruk. Sejak tes Valencia, saya tidak pernah merasa nyaman dengan motor,” ujar Rossi seperti dilansir Crash.net.

“Saya harus ucapkan terima kasih kepada Yamaha dan semua tim saya. Saya selalu merasa dapat dukungan hebat dan semua orang dalam tim mempercayai saya. Tim berhasil mendapat setelan yang bagus, membuat saya bisa tampil stabil saat balapan,” sambungnya.

Kini Rossi tertinggal sembilan poin dari Maverick Vinales, rekan setimnya di Movistar Yamaha yang mampu memenangi GP Qatar

Valentino Rossi langsung melontarkan candaan ketika memberikan komentar terkait hasil balapan seri pertama MotoGP  musim ini di Qatar.

Pebalap Movistar Yamaha itu memang sedang dalam suasana hati bagus setelah meraih peringkat ketiga di podium balapan di Sirkuit Internasional Losail, Minggu (26/3) malam waktu setempat.

Aksi Rossi di Qatar bisa dibilang sangat menakjubkan. Start di grid kesepuluh, The Doctor mampu finis di urutan ketiga mengalahkan Marc Marquez di peringkat keempat.

Rossi bahkan beberapa kali nyaris mengalahkan pebalap Ducati Andrea Dovizioso di peringkat kedua. Namun, ia tak mendapatkan momen bagus sehingga posisi ketiga dirasa cukup baginya.

Bagaimanapun juga, sukses Rossi seolah mematahkan keraguan banyak orang yang sebelumnya pesimistis ia bisa naik podium karena berada pada start buruk.

“Jika saya harus bertaruh untuk podium saya sendiri, tentu saja saya tak akan bertaruh! “ demikian celoteh Rossi mengomentari raihannya di podium ketiga, seperti dikutip dari Crash.

“Kami mencoba tiga perempat perubahan pengaturan pagi ini (Minggu, 26/3)  Saya tidak tahu yang akan terjadi, tapi itu sangat bagus.”

Rossi sukses memulai balapan yang sangat bagus dengan langsung tancap gas dan berada di urutan keenam pada lap-lap awal di Sirkuit Internasional Qatar.

Pada lap kesepuluh, terjatuhnya Andrea Iannone seolah menjadi berkah bagi Rossi. Posisinya jadi berada di posisi ketiga dan terus membuntuti Dovizioso di posisi kedua.

“Saya bagus dalam pengereman. Semoga saya bisa cukup paham dengan balapan ini untuk meneruskan dengan cara ini,” terang Rossi.

“Kami memulai dengan buruk, tapi berhasil mendapatkan hasil yang sangat memuaskan pada balapan ini.”

Pembukaan MotoGP musim ini pun sepertinya merupakan hari baik baik tim Movistar Yamaha yang mendulang poin besar setelah Maverick Vinales di podium pertama dan Rossi di podium ketiga

Maverick Vinales mulai mengikuti jejak Valentino Rossi di Movistar Yamaha usai memenangi GP Qatar,

Bahkan pebalap  asal Spanyol itu mulai menyamai rekor Rossi bersama Yamaha.

Vinales tampil impresif di debutnya bersama Yamaha di ajang MotoGP. Mantan pebalap Suzuki itu berhasil memenangi GP Qatar meski sempat melakukan kesalahan start.

Vinales mengakhiri balapan dengan mengalahkan Andrea Dovizioso (Ducati) dan Ross

Keberhasilan Vinales memenangi GP Qatar membuat juara dunia Moto3 empat tahun lalu itu menyamai rekor Rossi, sebagai pebalap yang mampu meraih kemenangan di penampilan debutnya bersama Yamaha pada ajang MotoGP.

Sejak era MotoGP dimulai, Rossi sebelumnya merupakan satu-satunya pebalap yang mampu melakukannya pada musim 2004.

Ketika itu Rossi meraih kemenangan di Sirkuit Phakisa, GP Afrika Selatan.

Sejak musim tiga belas tahun  itu, tidak pernah ada yang mampu menang di penampilan debut bersama Yamaha, hingga Vinales menyamainya musim ini. Colin Edwards hanya finis posisi kesembilan di musim debut bersama Yamaha

Sedangkan Jorge Lorenzo hanya finis di posisi runner-up GP Qatar sembilan tahun lalu di penampilan perdana bersama Yamaha.

Vinales juga menjadi pebalap kelima yang mampu meraih kemenangan MotoGP bersama Yamaha, setelah Max Biaggi, Rossi, Ben Spies, dan Lorenzo.

Hasil di GP Qatar juga menjadi kemenangan kedua Vinales di MotoGP, setelah musim lalu menang di GP Inggris bersama Suzuki.

“Saya merasa sangat senang. Sejujurnya, trek ini amat sulit. Saya bahkan sempat terlalu berhati-hati pada awal start. Bagaimanapun juga, motor ini benar-benar hebat. Saya harus berterima kasih kepada tim saya. Saya sangat senang bisa memenangi balapan bersama Yamaha,” ujar Vinales seperti dilansir Crash.net.

Komentar