Rossi Masih Muak Lihat Wajah Marquez

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 April 2018 | 09:25 WIB

Dibaca: 0 kali

Kasus penabrakan Valentino Rossi oleh Marc Marquez di MotoGP Argentina terus berlanjut menjelang berlangsungnya balapan di MotoGP Amerika serikat.

Ini tercermin dalam konferensi pers menjelang balapan itu berlangung, dan untuk itu otoritas penyelenggara, Dorna, memutuskan untuk mengganti Valentino Rossi dan Marc Marquez dari daftar pebalap yang menghadiri konferensi pers

Dorna memiliki kekuasaan dalam memilih enam pebalap yang hadir dalam konferensi pers jelang seri balapan MotoGP.

Dikutip dari Marca, sebagai pengganti Rossi dan Marquez pihak Dorna memilih Maverick Vinales dan Jack Miller. Empat pebalap lainnya yang hadir adalah Cal Crutchlow, Johann Zarco, Alex Rins, dan Andrea Dovizioso.

Berdasarkan regulasi MotoGP  disebutkan dua pebalap yang wajib hadir di konferensi pers adalah pemuncak klasemen dan pemenang seri sebelumnya.

Sementara empat pebalap lainnya akan dipilih langsung oleh Dorna. Pengelola MotoGP itu juga memiliki hak untuk memanggil direktur masing-masing tim.

Dikutip dari Marca, semula Dorna memasukkan nama Rossi dan Marquez dalam daftar pebalap yang menghadiri konferensi pers jelang MotoGP AS bersama Andrea Dovizioso.

Sementara tiga pebalap lainnya adalah Cal Crutchlow, Johann Zarco, dan Alex Rins yang meraih podium MotoGP Argentina.

Kontroversi di MotoGP Argentina membuat Dorna harus mengubah rencana dengan menghapus nama Rossi dan Marquez. Dorna ingin meredakan tensi menyusul insiden tabrakan yang melibatkan Rossi dan Marquez.

Sebagai pengganti Rossi dan Marquez, Dorna menunjuk Jack Miller dan Maverick Vinales. Sementara Rossi dan Marquez akan memberi pernyataan di garasi tim masing-masing.

Rossi dan Marquez baru akan bertemu di atas trek pada hari pertama sesi latihan bebas MotoGP AS di Sirkuit Americas, Austin, Jumat nanti.

Kedua pebalap juga berpeluang bertemu secara langsung dalam konferesi pers jika berhasil menduduki posisi tiga besar pada babak kualifikasi MotoGP AS, Sabtu.

Sementara itu, pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi masih mengungkapkan kekesalan terhadap Marc Marquez satu pekan setelah insiden kontroversial di MotoGP Argentina.

Kekesalan Rossi diungkapkan melalui dua akun media sosial Instagram dan Twitter.

Pebalap asal Italia itu mengunggah foto sedang beraksi pada balapan MotoGP Argentina dengan menulis kata-kata yang menyindir Marquez.

“Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Minggu. Balapan yang sulit dihancurkan oleh pebalap yang berbahaya,” tulis Rossi melalui Instagram dan Twitter resminya,

Pihak Rossi mengunggah foto di Instagram dan Twitter satu pekan setelah insiden tabrakan di MotoGP Argentina.

Rossi berharap tidak harus bertemu dengan Marquez di sisa musim MotoGP

Pebalap asal Italia itu terkesan muak melihat Marquez.

“Marquez harus menyingkir dari saya dan tidak melihat wajah saya lagi,” ujar Rossi dikutip dari Marca.

Insiden di MotoGP Argentina mengangkat kembali perseteruan Rossi dengan Marquez yang .

Rossi mengaku hubungannya dengan Marquez tidak pernah benar-benar damai usai kontrovesi MotoGP di tiga tahun lalu

The Doctor mengaku hampir tidak pernah bicara dengan Marquez.

“Saya tidak punya hubungan dengan Marquez, jadi insiden di MotoGP Argentina tidak mengubah apapun. Saya hanya mengatakan ‘Ciao’ karena itu lebih mudah,” ujar Rossi dikutip dari Crash.

Lebih lanjut Rossi berharap Race Direction MotoGP memberi hukuman lebih berat kepada Marquez. Jika tidak, maka Marquez akan kembali melakukan manuver berbahaya di seri-seri berikutnya.

“Race Direction harus melakukan sesuai. Saya merasa tidak dilindungi Race Direction. Jika balapan selanjutnya tidak terjadi [hukuman] apapun, Marquez akan melakukan hal yang sama,” ucap Rossi.

Selain Rossi, seperti ditulis media Spanyol Don Balon ada enam pebalap MotoGP  yang membenci Marquez.

Tiga di antaranya adalah pebalap asal Italia kompatriot Rossi: Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, dan Danilo Petrucci.

Dovizioso menganggap Marquez membalap dengan tidak hati-hati saat menabrak Rossi di balapan MotoGP. Sementara Iannone dan Petrucci sudah menunjukkan dukungannya untuk The Doctor saat berseteru dengan Marquez di MotoGP .

Pebalap Ducati Jorge Lorenzo juga diklaim Don Balon membenci Marquez meski Rossi sempat menganggap kedua pebalap asal Spanyol itu bekerja sama pada MotoGP 2015. Lorenzo sudah benci dengan Marquez sejak juara dunia MotoGP empat kali itu promosi ke kelas primer Grand Prix pada lima tahun lalu.

Lorenzo diklaim sejumlah media membenci Marquez karena merebut hati fan asal Spanyol. Marquez juga merebut predikat pebalap nomor satu Spanyol dari tangan Lorenzo.

Pebalap kelima yang membenci Marquez adalah Cal Crutchlow. Pebalap LCR Honda itu dikabarkan benci dengan Marquez karena mencegah kepindahannya ke Repsol Honda untuk menggantikan Dani Pedrosa.

Pebalap terakhir yang membenci Marquez adalah pebalap Tech3 Yamaha Johann Zarco. Pebalap asal Perancis itu mengidolakan Rossi sejak kecil dan berambisi menggantikan pebalap 39 tahun itu di tim Movistar Yamaha.

Komentar