Rossi Masih Kuat Bersama Vinales

Penulis: Darmansyah

Selasa, 13 Desember 2016 | 10:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi  diyakini tak akan banyak mengalami perubahan suasana meskipun Jorge Lorenzo telah hengkang dari tim tersebut dan posisinya digantikan Maverick Vinales’

“Rossi bakal tetap mendapat saingan kuat di Yamaha dengan hadirnya Vinales,” ujar manajer Suzuki, Brivio menanggapi suara miring bahwa Rossi akan melecehkan Vinales..

Mmemang, Rossi dan Lorenzo sudah bertahun-tahun menghadirkan tensi tinggi di Yamaha.

Kemampuan keduanya bersaing di papan atas membuat garasi Yamaha tidak pernah benar-benar pada kondisi tenang dan damai.

Setelah kepergian Lorenzo ke Ducati, Brivio yakin Rossi tetap bakal menghadapi suasana yang sama dengan datangnya Vinales.

“Bagi Valentino Rossi saya rasa tak akan banyak perubahan suasana yang terjadi di Yamaha musim depan.”

“ Dia memang kehilangan rekan yang kuat dalam diri Jorge Lorenzo, namun dia bakal mendapatkan pebalap lain yang tak kalah hebat yaitu Maverick Vinales,” ucap Brivio seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Brivio juga optimistis keputusan Vinales datang ke Yamaha bakal berdampak positif untuknya. Kehadiran Rossi justru memberikan keuntungan bagi Vinales.

“Maverick Vinales bisa belajar banyak karena ia bakal tahu bagaimana data motor Valentino Rossi. Dia juga bisa melihat apa yang terjadi di garasi Rossi.”

“Vinales memiliki ambisi besar, namun ia adalah pebalap yang cepat, memiliki talenta yang besar, dan saya yakin dia akan sukses,” kata Brivio.

Vinales datang ke Yamaha untuk menggantikan Lorenzo.

Dengan kondisi tersebut, Vinales tentunya bakal dibebani harapan besar musim depan.

Vinales juga tak butuh banyak nasihat untuk bisa tampil di level terbaik saat menunggangi Yamaha musim depan.

Maverick Vinales tak butuh banyak nasihat karena dia sudah tahu bagaimana caranya memenangkan perlombaan.

Dengan motor yang lebih superior, seharusnya secara teori Vinales akan lebih sering bertarung dalam perburuan gelar seri grand prix dan juga titel juara dunia

Gaya balap Vinales memiliki kesamaan dengan Marc Marquez.

Cara dia memulai karier cukup menjanjikan dan dia memiliki bakat yang serupa dengan Marc Marquez.

Menarik untuk melihat apakah dia bisa meneruskan bakat itu jadi hasil positif untuknya.

Rossi sendiri  yakin Maverick Vinales bakal masuk dalam bursa calon juara MotoGP musim depan seiring dengan kepindahannya ke Yamaha.

Rossi yang hanya mampu jadi runner up dalam dua musim terakhir yakin persaingan bakal lebih sengit di musim depan.

Rossi yakin Jorge Lorenzo tetap masuk daftar calon juara meskipun pindah ke Ducati, begitu pun dengan kedatangan Vinales ke Yamaha yang membuatnya bakal difavoritkan.

“Saya rasa favorit juara untuk musim depan adalah Marc Marquez, Jorge Lorenzo, saya, dan juga Vinales,” kata Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Sebelum bergabung dengan Yamaha, Vinales telah menunjukkan bakat besarnya saat menunggangi Suzuki.

Dengan motor Suzuki, Vinales mampu menyaingi Marquez, Lorenzo, dan Rossi dalam beberapa seri balapan.

Vinales juga sempat berdiri di podium pertama pada GP Inggris dan sukses mengakhiri musim dengan duduk di peringkat keempat.

Rossi juga yakin Yamaha juga bakal menghadirkan motor yang lebih kompetitif di musim depan.

“Situasi saat ini sudah jelas. Kami harus bekerja keras untuk meningkatkan performa motor baru dan sepertinya motor baru ini memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan dengan motor yang saya gunakan di musim lalu,” tutur Rossi.

Rossi sendiri diyakini bakal makin agresif memburu titel juara dunia kesepuluhnya dalam kariernya di tahun depan.

Pasalnya, Rossi tinggal menyisakan dua musim lagi dalam kontraknya bersama Yamaha yang akan berakhir usai musim 2018.

Sementara itu Jorge Lorenzo yakin kepindahannya ke Ducati bakal membuat hubungannya dengan Valentino Rossi lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Lorenzo membuat keputusan besar dengan pindah ke Ducati di musim 2017. Setelah musim balap 2015, hubungan Lorenzo dengan Rossi memang semakin memburuk lantaran mereka terlibat perang kata dengan sejumlah pihak.

Lorenzo kemudian meyakini bahwa hubungan dengan Rossi bakal membaik dan lebih profesional seiring dengan keputusannya pindah ke Ducati.

“Menempatkan dua pebalap andalan di boks yang sama tentu saja bakal menciptakan tensi tinggi, terlebih ketika kedua pebalap tersebut sama-sama membidik titel juara dunia.”

“Ketika kami berada di tim yang berbeda, maka tensi persaingan akan menurun. Itu juga yang terjadi ketika Rossi memutuskan pergi ke Ducati. Jadi saya yakin kali ini akan kembali sama,” ucap Lorenzo seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

Lorenzo datang ke Yamaha sebagai salah satu calon bintang pada 2008, ketika Rossi sedang berada di puncak kariernya.

Namun tak butuh waktu lama bagi Lorenzo untuk keluar dari bayang-bayang Rossi.

Sukses Lorenzo kemudian mendorong Rossi untuk mencari peruntungan baru di Ducati

Namun dua musim Rossi di Ducati penuh dengan kegagalan sampai akhirnya Rossi memutuskan kembali ke Yamaha

Di Yamaha, Rossi kembali mampu bersaing dalam perburuan gelar juara dunia dan hal ini yang membuatnya terlibat dalam sejumlah pertikaian dan perang kata dengan Lorenzo.

Komentar