Rossi Belum “Pede” Balapan Mendatang

Penulis: Darmansyah

Jumat, 30 November 2018 | 14:28 WIB

Dibaca: 1 kali

Valentino Rossi masih menunjukkan rasa tidak puas dengan performa motor Yamaha yang akan digunakan pada musim balap MotoGP  mendatang

Pebalap veteran itu telah menjalani dua sesi tes pramusim di Valencia dan Jerez. Rossi mengakui ada beberapa perubahan positif dan menilai hasil tes cukup baik, namun tetap menagih keseriusan Yamaha untuk memberi motor terbaik demi meraih prestasi tahun depan.

“Saya rasa dari mesin yang kami coba hari ini cukup mudah untuk menentukan pilihan. Hari ini kami bekerja dan sedikit lebih baik. Kami memperbaiki kecepatan,” terang Rossi dilansir Crash.

“Tapi bagi saya masih ada banyak pekerjaan bagi kami jika ingin bersaing khususnya dengan Ducati dan Honda, serta Suzuki. Jadi saya harap Yamaha bisa melanjutkan pekerjaan dan mendorong hasil yang lebih baik pada Februari,” sambung pebalap yang sudah menjalani 18 musim di kelas MotoGP.

Rossi mengungkapkan mesin yang diuji pada hari terakhir tes di Jerez memberikan harapan baru kendati masih ada beberapa persoalan yang mengganjal.

“Saya cukup cepat dan saya memiliki perasaan yang baik tentang motor. Dari barang yang kami miliki kami telah menentukan dan saya rasa situasinya cukup jelas. Tapi kami masih harus terus bekerja. Kami telah berkembang tapi belum cukup.”

“Kami masih kesulitan dalam cengkeraman ketika berakselerasi. Kami telah melakukan sedikit perbaikan. Kami butuh upaya lebih besar untuk tahun depan,” ucap Rossi.

Setelah tes pramusim di Valencia dan Jerez, para pebalap akan menjalani sesi tes lagi pada bulan Januari sebelum MotoGP  dimulai.

Dalam sebuah kesempatan lainnya Rossi mengaku frustrasi setelah meraih hasil terburuk sepanjang kariernya bersama Yamaha di MotoGP musim ini.

Rossi mengakhiri MotoGP  musim ini tanpa mampu meraih kemenangan. Padahal dalam dua balapan terakhir pebalap gaek itu memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan di seri Malaysia dan Valencia.

Pada balapan MotoGP Malaysia, Rossi terjatuh di tikungan satu saat memimpin balapan di empat lap tersisa. Sementara di MotoGP Valencia, akhir pekan lalu, The Doctor terjatuh saat lima lap tersisa ketika sedang bersaing dengan Andrea Dovizioso di posisi terdepan.

Kegagalan meraih kemenangan di Malaysia dan Valencia membuat Rossi untuk kali pertama sepanjang karier bersama Yamaha gagal meraih kemenangan di MotoGP.

Sebelumnya Rossi hanya gagal dua kali meraih kemenangan dalam satu musim MotoGP, yakni ketika memperkuat Ducati

“Perasaannya sangat mengecewakan. Kondisinya sangat buruk,” ujar Rossi mengomentari membuang peluang emas meraih kemenangan di MotoGP Malaysia dan Valencia.

“Sangat disayangkan. Saya minta maaf karena kami membutuhkan podium ini. Saya membutuhkan podium ini, begitu juga Yamaha, karena kami tidak pernah mampu meraih podium sejak MotoGP Jerman,” sambung Rossi dikutip dari Motorsport.

Rossi menyalahkan dirinya sendiri atas kecelakaan di Malaysia dan Valencia, meski pihak Yamaha tidak bisa memastikan apa yang terjadi. Rossi pun menganggap hasil di dua seri terakhir tetap positif bagi Yamaha.

“Saya tidak mampu menang, tapi dalam dua balapan terakhir saya mampu bersaing di posisi terdepan di kondisi basah dan kering, jadi itu perasaan yang bagus. Ketika Anda bersaing meraih kemenangan, itu merupakan hal yang positif,” ucap Rossi.

Sebelumnya Rossi menegaskan masih mengincar gelar juara dunia kesepuluh dalam dua tahun ke depan bersama tim Yamaha.

Rossi sudah sembilan tahun tanpa gelar juara dunia. Sejak MotoGP sembilan tahun lalu, Rossi selalu gagal bersaing dengan pebalap-pebalap seperti Jorge Lorenzo, Casey Stoner, dan Marc Marquez.

Prestasi terbaiknya dalam sembilan musim terakhir adalah menempati peringkat kedua klasemen pebalap

Tahun ini, Rossi kembali gagal menjadi juara dunia.

Kegagalan dalam sembilan musim dan faktor usia tidak menyurutkan ambisi Rossi meraih gelar juara dunia ke sepuluh.

“Peringkat ketiga di klasemen akhir pantas saya dapatkan karena saya selalu berusaha, meski ketika Yamaha tidak dalam performa terbaik,” ucap Rossi dikutip dari tuttomotoriweb.

“Keberhasilan menempati pole position dan tampil di podium Mugello adalah memori terbaik tahun ini. Maaf saya jatuh di Sepang karena saya rasa mampu melakukannya. Besok kami akan memulai kembali, saya masih memiliki kontrak dua tahun dan saya ingin memenangi gelar juara dunia kesepuluh,” sambungnya.

Selakin masalah balapan Rossi juga, mengaku tidak tahu apa yang membuatnya masih menjadi pebalap MotoGP paling tenar di seluruh dunia.

Rossi pengoleksi sembilan gelar juara dunia Grand Prix.

Namun, pebalap asal Italia itu sudah tidak pernah merebut gelar juara dunia sejak MotoGP sembilan tahun silam.

Musim ini, Rossi hanya mampu finis di posisi tiga klasemen akhir.

Meski sudah tidak menjadi juara dunia, Rossi tidak pernah kehilangan karisma di ajang MotoGP. The Doctor masih menjadi pebalap dengan pendukung terbanyak di setiap balapan, meski seri berlangsung di Spanyol sekalipun.

Pendukung Rossi tidak hanya orang dewasa atau sudah lanjut usia. Banyak penonton usia muda yang terlihat mendukung Rossi di setiap seri balapan.

Mereka menggunakan topi, baju, dan membawa bendera kuning dengan logo nomor 46 ciri khas The Doctor.

Rossi mengaku tidak mengerti kenapa masih terus mendapat dukungan paling banyak meski sudah dua puluh tiga tahun berkarier di ajang balapan motor Grand Prix.

“Saya beruntung karena sepanjang karier, saya selalu mendapat dukungan hebat, begitu juga di luar Italia. Saya pikir itu adalah hasil selalu berada di level atas lebih dari 20 tahun,” ujar Rossi dikutip dari The Telegraph.

“Saya pikir banyak orang yang datang ke sirkuit tumbuh bersama saya, melihat televisi, jadi kami tumbuh bersama. Tapi, di luar pendukung [yang] itu, saya tidak tahu kenapa!” sambung Rossi.

Meski termasuk salah satu atlet terhebat sepanjang sejarah, Rossi mengaku tetap kaget banyak orang di seluruh dunia mengenal dirinya.

“Ini perasaan yang hebat. Terkadang saya terkejut karena banyak orang yang mengenal saya di seluruh dunia. Saya melihat banyak orang senang melihat wajah saya. Itu sesuatu yang spesial, karena artinya saya lebih dari seorang pebalap MotoGP,” ucap Rossi.

Komentar