Rossi Makin Tegaskan Hijrah dari MotoGP

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 5 Desember 2015 | 09:53 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi secara terang-terangan menyatakan akan “hijrah” dari Movistar Yamaha bersamaan dengan berakhirnya kontraknya dengan principal asal Jepang itu di akhir musim mendatang.

Pernyataan Rossi ini merupakan jawaban dari spekulasi yang selama sebulan terakhir ini mencuat, yang menyatakan “The Doctor” akan bergabung ke Suzuki atau hengkang dari MotoGP ke balapan reli.

Rossi dalam wawancaranya dengan “crash,” Sabtu, 05 Desember 2015, juga menegaskan dirinya sama sekali tak punya niat untuk mundur dari MotoGP setelah gagal meraih gelar juara dunia di musim ini.
Setidaknya The Doctor tidak akan gantung helm di musim 2016.

Saat ini Rossi yang sudah berusia tiga puluh enam tahun merupakan rider tertua di paddock MotoGP.
Selain itu, kontraknya dengan Yamaha Motor Racing akan habis pada akhir musim depan.

Meski sangat kecewa karena gagal meraih gelar kedelapannya di premier class, namun The Doctor mengaku masih semangat menyongsong musim baru.

“Kegagalan ini tak mengubah rencana saya tahun depan. Saya masih bersemangat dan tak akan mundur. Saya masih punya kontrak dengan Yamaha.”

“ Ketika saya menandatangani kontrak – pada awal lalu, alasan saya adalah karena saya masih ingin membalap setidaknya untuk dua musim. Ya, saya akan fokus menjalani tahun terakhir saya di Yamaha,” ucap Rossi, seperti dilansir AutoSport.

Kapankah Rossi berencana pensiun?

Rider kebanggaan Italia itu tak mau memberikan kapan tanggal pastinya. Rossi mengaku hanya fokus pada MotoGP 2016.

“Tahun ini saya tampil kompetitif. Saya bekerja dengan baik, jadi saya optimis masih bisa lanjut tahun depan. Setelahnya, baru saya akan mengambil keputusan soal masa depan.”
“ Mungkin pensiun, mungkin tetap di Yamaha, dan mungkin membela tim lain. Semua bisa terjadi,” jelas Rossi
Sebelumnya Rossi juga menyatakan sangat tertarik untuk beralih ke ajang reli.

Namun, hal itu baru benar-benar akan terwujud usai The Doctor memutuskan pensiun dari ajang MotoGP.

Seperti diketahui usai melakoni MotoGP musim ini, Rossi mengikuti ajang Monza Rally dan jadi juara.

Kondisi itu lantas membuat spekulasi mengenai ketertarikan Rossi beralih ke ajang reli.

Melihat hal itu lantas mendapatkan komentar langsung dari Rossi, ia pun mengaku tak menutup kemungkinan mengenai spekulasi yang sedang berkembang tersebut.

“Saya memiliki gairah yang besar terhadap mobil sejak ayah saya mengenalkan dunia ini. Saya sangat berkeinginan untuk melanjutkan karier di dunia balap mobil setelah karier saya di MotoGP selesai,” ucap Rossi, seperti dikutip Speedweek.

“Saya pastikan itu akan terjadi, namun saya tak tahu apakah karier saya dilanjutkan di reli atau di kompetisi lainnya. Saat ini fokus saya hanya ingin mempersiapkan MotoGP 2016,” ujarnya.

Tentang hubungannya dengan Marc Marquez dan Jorge Lorenzo, Rossi mengatakan akan bisa membaik di musim depan.

“Aku harus menjalani kekecewaan ini, yang aku pikir takkan pernah benar-benar bisa dilupakan,” katanya akhir bulan lalu kepada Motorsport.com.

Akan tetapi, Rossi yakin situasi akan berbeda saat musim baru dimulai, seiring dengan perjalanan waktu sepanjang musim dingin ini. “Sekarang kisahnya masih panas membara,” aku Rossi seperti dikutip Autosport.

“Tapi musim depan akan ada hal-hal yang lebih penting terutama motivasi untuk lanjut dan berusaha lagi. Aku tidak merisaukan tentang musim depan,” sebutnya.

Rossi juga menyatakan akan bergantung pada Marquez mengenai apakah panasnya relasi mereka bakal tersulut lagi.

“Mengenai masa depan dengan Marquez, aku tidak tahu. Apa yang dapat aku katakan? Apa yang bisa aku lakukan? Apa aku harus berhenti karena aku ‘takut’? Aku cuma berusaha menjelaskan apa yang terjadi dari sudut pandangku. Sisanya bukan lagi tugasku,” tegasnya.

“Kisah itu tidak mengubah rencanaku,” jawab Rossi ketika ditanya bagaimana insiden dengan Marquez mempengaruh rencana jangka panjangnya.

“Aku punya kontrak dengan Yamaha. Saat aku menandatangani kontraknya itu dikarenakan aku berencana membalap untuk minimal dua musim lagi. Tahun ini aku kompetitif, melakukan pekerjaan bagus, jadi aku dapat berusaha melanjutkannya tahun depan.”

“Setelah itu aku akan memutuskan apa yang bakal terjadi,” tuturnya.

Komentar