Rossi Khawatir dengan Kebangkitan Ducati

Penulis: Darmansyah

Kamis, 19 Februari 2015 | 18:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi menghadapi dua kekhawatiran untuk memenuhi ambisinya menjuarai MotoGP 2015, guna melengkapi gelar kesepuluhnya. Kekhawatiran pertama datang dari dua pebalap andal, Marc Marquez dan Jorge Lorenzo. Sedangkan kekhawatiran lainnya berasal dari kebangkitan Ducati, tim yang pernah menjadi bagian dari karirnya.

Valentino Rossi, mengaku akan terus mengawasi para rival menjelang berlangsungnya gelaran MotoGP 2015. Terdapat dua nama yang disebut sang rider veretan itu, yakni Marc Marquez dan Jorge Lorenzo.

Seperti diketahui, meski sudah berusia tiga puluh enam tahun pembalap berjuluk The Doctor itu tetap berambisi untuk menambah koleksi gelar juara. Secara terang-terangan ia pernah berujar, bahwa di musim ini ingin menggenapkan gelar dunia yang ke-sepuluh.

Namun demikian, untuk mencapainya tak semudah membalikan telapak tangan. Keduanya lebih muda dari dirinya dan memiliki motivasi tinggi untuk membalap.

Mencoba mengambil langkah antisipasi, Rossi mengakui jika dirinya selalu mengawasi perkembangan para pesaingnya. Baik itu Marquez maupun rekan satu tim, Lorenzo yang dianggap menjadi penantang paling serius.

“Lorenzo pasti akan sangat kuat, sejak awal balapan tahun ini. Musim lalu ia punya beberapa masalah, tapi sejak seri Jerman ia melakukan banyak perkembangan. Ia jelas merupakan kandidat juara dunia 2015,” jelas Rossi, seperti dikuti Speedweek, Kamis, 19 Februari 2015.

“Kita juga tak boleh lupa bahwa Marquez yang meraih tiga belas kemenangan beruntun tahun lalu. Saya sendiri selalu mengawasi perkembangan mereka berdua, dan akan mengambil langkah cepat agar mampu bertarung untuk meraih gelar dunia musim ini,” tambahnya.

Selain hadangan dari Marquez dan Lorenzo Valentino Rossi mengakui khawatir dengan kebangkitan mantan timnya, yakni Ducati.

Pada tes pramusim MotoGP yang dilangsungkan di sirkuit Sepang beberapa waktu lalu, tim Ducati memang meraih hasil yang cukup positif.

Bagaimana tidak pada tes tersebut, duet pembalap tim Ducati, Andrea Dovizioso dan Andra Iannone sukses mencatatkan waktu yang baik ketimbang The Doctor.

Melihat hal itu, lantas membuat Rossi pun akhirnya memberikan komentarnya mengenai kondisi tersebut. Ia pun mengaku cukup merasa khawatir dengan peluang kebangkitan eks timnya tersebut di ajang MotoGP musim 2015.

“Saya piker tim Ducati sangat serius menyambut musim baru nanti. Anda dapat melihat bukti itu saat kami sama-sama melakukan tes di Sepang beberapa waktu lalu,” ungkap Rossi, seperti dilansir MCN..

“Para pembalap mereka mencatatkan waktu yang sangat positif. Bahkan, Iannone berada di atas saya, dan itu merupakan indikasi kuat bahwa Ducati akan memberikan gebrakan di musim 2015,” pungkas pembalap asal Italia itu.

Ducati resmi meluncurkan Desmosedici GP 15 di Bologna, Italia, Senin 16 Februari 2015. Dalam acara peluncuran motor baru tersebut, dua pembalapnya Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone mempresentasikan motor baru mereka.

Peluncuran ini sebagai kelanjutan janji dari Gigi Dall’lgna setelah manajer tim yang mengatakan bahwa data yang dibutuhkan saat sesi tes pramusim di sepang pekan lalu sudah mencukupi. Ia juga menyatakan Desmosedici GP15 bakal langsung digunakan pada tes pramusim kedua pada 23-25 Februari 2015.

“Desmosedici GP15 akan debut di tes berikutnya di Malaysia. Ini adalah motor baru, berbeda dengan yang kami gunakan dua pekan lalu di Sepang, meskipun aspek-aspek tertentu dari aerodinamis yang sangat mirip.”

“ GP15 akan mulai dengan pengaturan yang sama seperti GP14.3, tetapi akan memiliki lebih banyak kemungkinan untuk penyesuaian,” ujar Dall’Igna seperti dilansir situs resmi Ducati.

Selain itu, Dall’lgna pun berjanji akan membawa kembali kejayaan yang pernah dialami Ducati pada musim 2007 seperti waktu bersama Casey Stoner. Bahkan, menurutnya dengan dua pebalap Italia yang dimiliki Ducati sekarang.

“Tujuan kami tahun ini sangat ambisius, karena kami ingin menang. Kami tahu bahwa itu tujuan yang sangat sulit, tapi kami menerima tantangan yang paling sulit. Kami bisa mengandalkan Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, yang menurut saya mampu bersaing dengan musuh-musuh mereka,” lanjutnya

Rider andalan Ducati, Dovizioso pun tuturkan komentarnya. “Saya benar-benar menunggu saat ini dan saya sangat senang dengan motor baru ini. Dengan perkembangan yang kami raih musim lalu, sekarang saya percaya bisa bersaing untuk juara dunia.” ujar Dovi.

“Namun, bukan berarti kami bisa langsung mendominasi balapan, setidaknya kami bisa bersaing di baris depan dengan pesaing utama,” tutupnya.

Komentar