Rossi Kaget Bisa Gagal Tiga Kali Race

Penulis: Darmansyah

Senin, 8 Agustus 2016 | 11:08 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi tak bisa menyembunyikan rasa  kagetnya usai  jalani sembilan putaran MotoGP musim ini, dan  mengaku tak menyangka jika efek perubahan regulasi motornya ternyata kecil.

Awalnya Rossi menuding perubahan regulasi merusak  banyak terhadap lomba. Ada dua perubahan regulasi di MotoGP musim ini.

Pertama yaitu bergantinya ban dari Bridgestone ke Michelin.

Lainnya penggunaan peranti elektronik ECU merek tunggal dari Magneti Marelli.

Selain itu persoalan ban Michelin juga dikeluhkan pembalap karena menyebabkan banyaknya terjadi insiden.

Namun begitu, usai menjalani sembilan balapan,  Rossi menilai penggunaan Michelin tidak mengubah setelan motornya,  Yamaha M1.

“Saat mengetes ban Michelin tahun lalu kami khawatir karena kami begitu pelan. Tapi ban Michelin banyak berkembang utamanya dengan ban depan .”

“ Kami pada dasarnya gunakan setelan motor yang sama kala pakai Bridgestone,” ujarnya seperti ditulis lamann situs Autosport., Senin, 08 Agustus 2016

Kritikan itu  justru menjadi pemicu bagi produsen asal Prancis tersebut untuk terus mengembangkan produknya.

Ternyata kini Michelin sudah jauh lebih berkembang. Salah satu rider yang paling merasakannya adalah pembalap dari Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi. Bahkan Rossi sampai memberikan pujian tersendiri untuk Michelin.

Pembalap asal Italia itu mengatakan bahwa kini Michelin sudah berkembang sangat pesat. Terutama untuk masalah grip ban depan yang kerap menghantui para pembalap.

Bahkan Rossi menyebut bahwa kini hampir sama dengan Bridgestone, yang merupakan pemasok ban untuk MotoGP pada musim lalu.

Oleh sebab itu, rider gaek  tersebut mengaku kini menggunakan setting-an motor yang menyerupai musim lalu.

“Ban Michelin meningat sangat pesat, terutama di bagian ban depan dan pada akhirnya, pada dasarnya kami menggunakan set-up yang sangat mirip jika dibandingkan dengan Bridgestone, dan ini sangat baik,” jelas Rossi

Michelin sudah jauh lebih berkembang.

Bahkan Rossi menyebut bahwa kini hampir sama dengan Bridgestone, yang merupakan pemasok ban untuk MotoGP pada musim lalu.

Berita lain yang amat mengejutkan Rossi datang dari Bos Tim Ducati Corse, Paolo Ciabatti.

Ciabatti mengungkapkan  timnya tidak pernah memasukkan sosok pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, ke daftar bidikannya.

Pada awal musim ini, Ducati memang sempat dihebohkan dengan isu formasi pembalap untuk musim depan.

Beberapa nama pembalap besar termasuk Rossi sempat disebut-sebut dibidik oleh Ducati.

Namun, Ciabatti menyatakan bahwa timnya tidak pernah memasukkan nama Rossi ke dalam daftar incaran.

“Pada tahun ini, kami memang berencana untuk merekrut satu dari dua pembalap top. Rossi adalah pembalap top, tetapi untuk beberapa alasan tentu kami memahami bahwa dia tidak masuk target,” jelas Ciabatti, sebagaimana dikutip dari Crash.

Pada akhirnya siapa sosok yang mengisi kursi Ducati untuk musim depan terjawab dengan memboyong Jorge Lorenzo lewat  kontrak berdurasi dua musim.

Pada musim depan, Lorenzo akan bertandem dengan Andrea Dovizioso. Kedua pembalap tersebut diharapkan dapat mempersembahkan hasil manis bagi tim yang identik dengan warna merah ini.

Komentar