Rossi Jengkel Hasil Tes Pra Musimnya .

Penulis: Darmansyah

Selasa, 21 Februari 2017 | 09:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Valentino Rossi tak bisa mengusir rasa tidak senangnya terhadap  tiga hasil  tes pra musim MotoGP tahun ini, Valencia, sepang dan Philip Island,  yang mencampakkanya  dari baris elite pebalap

Kepada “crash,” yang khusus mewawancarainya,  Valentino Rossi, mengaku sangat tidak puas dengan hasil tes terakhir,selama tiga hari,  di Sirkuit Phillip Island, Australia, pekan lalu.

The Doctor mengatakan Yamaha harus bekerja keras untuk meningkatkan kinerja motor terbarunya .

Rossi hanya menempati posisi kedua belas pebalap tercepat secara keseluruhan tes di Phillip Island.

Pebalap asal Italia itu mencatatkan terburuk. Sementara rekan setim anyar Rossi, Maverick Vinales, berada di posisi pertama.

Berbicara kepada Crash.net, Rossi mengaku kecewa dengan jalannya tes di Australia.

Pebalap yang baru saja merayakan usia ketiga puluh delapannya itu menganggap motornya belum menunjukkan performa maksimal, terutama berkaitan dengan kolaborasi bersama ban Michelin.

“Saya sangat tidak senang dan kami harus berusaha lebih baik lagi. Saya pikir motor ini punya aspek bagus, terutama mesinnya, tapi tentunya tes di Australia lebih sulit daripada di Sepang,” ujar Rossi.

“Saya mengalami masalah dengan ban, terutama ban depan. Tentunya suhu dan kondisi di Australia jauh berbeda. Ban terlalu lembek, tapi itu bukan masalah utama saya.”

Setelah melalui tes di Sirkuit Sepang, Sepang, dan Phillip Island, Rossi tidak menganggap Vinales sebagai ancaman utama di MotoGP 2017, meski mantan pebalap Suzuki itu mendominasi hasil tes.

“Jika Anda cek catatan waktu lebih mendalam, maka Marc Marquez adalah yang tercepat. Jadi, saya pikir Marquez adalah pebalap yang harus dikalahkan musim ini,” ucap Rossi.

Di hari pertama di Australia, Rossi punya waktu yang lebih baik dan berada di tempat kedua setelah Maverick Vinales.

Sementara itu, Rossi juga tidak pernah jadi yang tercepat ketika di Sepang. Ia mengalami sakit kepala pada hari pertama, kemudian di posisi empat di hari kedua dan merosot satu peringkat pada hari terakhir.

Hasil yang didapatkan Rossi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Vinales yang pada musim ini baru pertama kali menjajal motor M1. Vinales tiga kali jadi yang tercepat pada tes di Sepang dan Phillip Island, serta mencatatkan waktu terbaik di tes Valencia.

Vinales sendiri tak mau buru-buru memberikan vonis bahwa performa buruk Rossi akan menjadi penanda sang pebalap Italia akan menjalani musim yang semenjana.

“Saya tak yakin soal Rossi, saya melihatnya mencoba-coba banyak hal pekan ini. Saya lebih memilih berkonsentrasi dengan motor saya dan membangun kepercayaan diri,” kata VInales seperti dikutip dari GP One.

Sementara itu, Rossi menyatakan bahwa dirinya juga tidak puas dengan hasil yang ia dapatkan di Australia.

“Kami bekerja keras dan mencoba banyak hal, terutama untuk mencari kecepatan yang lebih baik dengan ban yang sudah terpakat. Tapi sejujurnya, saya tak benar-benar puas,” tutur Rossi.

“Saya menyelesaikan banyak sekali putaran dan pada akhirnya saya lelah dan bahkan tak berusaha mendapatkan waktu tercepat.”

Terhadap tampilan Vinales, ia memuji kemampuan rekan setimnya itu.

Dalam tes tersebut, Vinales menunjukkan kualitasnya dengan mencetak waktu putaran tercepat,

Rossi justru menegaskan pebalap yang harus dikalahkan adalah juara dunia tahun lalu, Marc Marquez.

“Di tes ini, Marquez dan Vinales tampil lebih cepat. Vinales tampil sangat baik dengan ban baru. Marquez adalah pebalap yang mesti dikalahkan,” kata Rossi seperti yang dikutip dari Crash.

Dalam tes hari ini, Marquez menjadi yang tercepat

Vinales bergabung di tim Movistar sejak tahun ini. Mantan pebalap Suzuki itu menjadi pengganti Jorge Lorenzo yang memilih bergabung dengan tim Ducati.

Mengenai suasana di garasi bersama rekan tim baru, Rossi mengatakan tidak banyak perbedaan.

“Sama saja, namun karakternya berbeda. Yang terpenting adalah di lintasan balap dan Vinales itu sangat cepat serta memiliki perasaan yang baik dengan sepeda motor,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut, Rossi mengaku tidak lagi terkejut dengan kemampuan Vinales. Ia mengakui Vinales memulai tes pramusim dengan cepat sejak awal.

“Saya pikir kami dapat bekerja dengan baik. Kami berbagi informasi untuk meningkatkan kemampuan motor. Saya pikir dia amat, sangat kuat,” ucap Rossi.

“Dia sangat kuat dari berbagai macam hal. Dia merasa sangat baik dengan motor yang ia kendarai. Tentu saja akan sangat sulit mengalahkannya, tapi Anda tahu juga tidak mudah mengalahkan Lorenzo tahun lalu,” ucapnya menambahkan.

Komentar